Copied to clipboard!
Mobi Tabrakan

Mengenali ciri-ciri mobil bekas tabrakan (Foto: Google)



TIPS

Kenali 5 Ciri Mobil Bekas Tabrakan dan Kecelakaan Berikut Ini

Author : Zainal Abidin

17 Mar 2020


Bagi beberapa orang, membeli mobil bekas layak pakai bisa menjadi pilihan bijak di tengah keterbatasan bujet. Ragam merek, tipe, dan kondisi mobil bekas yang dijual selain lebih terjangkau juga menawarkan opsi yang lebih banyak.

Jika bujet tidak memungkinkan, membeli mobil memang tidak selalu harus dalam kondisi baru. Mobil bekas pakai juga bisa jadi pilihan menarik apabila kamu tahu cara memilih dan mengenali mobil bekas dengan kualitas yang masih baik.

Satu hal yang perlu kamu ketahui ketika memilih mobil bekas adalah apakah mobil yang sedang kamu incar pernah mengalami tabrakan atau kecelakaan. Mengetahui beberapa cirinya adalah cara bijak supaya kamu tidak terkecoh membeli. Pada artikel ini, kamu bisa mengetahui cara mengenali mobil bekas yang pernah tabrakan dan/atau kecelakaan, simak ya.

Ciri Mobil Bekas yang Pernah Tabrakan dan Kecelakaan

Kenyamanan dan keamanan berkendara adalah dua hal yang mesti berjalan harmonis. Untuk itu, buat kamu yang sedang mencari mobil bekas, adalah penting buat mengetahui ciri mobil bekas incaran kamu, apakah bekas tabrakan atau pernah kecelakaan.

Mengetahui mobil bekas yang kamu incar dari tanda-tanda bekas kecelakaan bisa jadi awalan yang baik untuk menjamin keamanan berkendara di kemudian hari ketika kamu jadi membelinya.

Memang, mobil bekas tentunya sudah tidak dalam keadaan sempurna, tapi setidaknya kamu bisa simak deretan karakteristik apakah sebuah mobil bekas pernah tabrakan dan kecelakaan atau tidak.

1. Bodi Mobil Tampak Pernah Direparasi

Tiap terjadi kecelakaan, bagian yang pertama menerima dampak adalah eksterior mobil, dalam hal ini bodi dan komponen-komponen luar. Ketika mobil incaranmu pernah mengalami kecelakaan, maka kamu bisa dengan mudah mendapati adanya perbaikan kosmetik pada bodi mobil.

Tergantung seberapa parah kecelakaannya, biasanya bodi mobil yang sudah diperbaiki akan memperlihatkan lekuk yang sudah tidak simetris jika membandingkannya dengan sisi kiri dan kanan.

Selain itu, kamu juga bisa mengamati kondisi paintjob atau cat bodi, yang mungkin terdapat perbedaan pada bagian yang pernah didempul dan dicat ulang.

2. Bingkai Pintu yang Sudah Tidak Presisi

Bagian lain yang perlu kamu perhatikan untuk mengetahui sebuah mobil pernah mengalami kecelakaan atau tidak ialah bingkai pintu. Meskipun tergantung dari jenis kecelakaan dan bagian yang langsung terdampak, bingkai pintu mobil sangat mungkin terpengaruh meskipun tidak terdampak secara langsung.

Kamu bisa mencoba membuka dan menutup pintu beberapa kali untuk mengetahui seberapa baik bingkai pintu ‘menahan’ daun pintu, juga bisa kamu perhatikan kestabilan daun pintu ketika dalam posisi tertutup maupun terbuka.

3. Terdapat Bekas Las pada Chassis atau Rangka

Indikator berikutnya untuk mengetahui sebuah mobil pernah tabrakan bisa terlihat dari bagian chassis atau kerangkanya. Jika mobil yang sedang kamu amati pernah mengalami kecelakaan parah, maka sangat mungkin bahwa kondisi kerangka akan terdampak (baca: perlu diperbaiki).

Kerusakan pada bagian chassis bersifat selamanya atau permanen sebab komponen ini tidak dapat diganti seperti layaknya sparepart kecil lainnya.

Umumnya, jika mobil pernah tabrakan, kamu bisa memperhatikannya dengan mengecek kolong, ruang mesin, dan tak luput bagasi. Pertama, pastikan bahwa bentuk bagian-bagian ini masih simetris dan tidak miring, kemudian perhatikan juga apakah ada bekas las pada rangka yang paling kentara di bagian kolong mobil.

4. Tidak Stabil Dikendarai Ketika Test Drive

Melakukan uji coba mengendarai atau test drive pada mobil bekas tabrakan bisa jadi pengalaman unik ketika kamu sedang bertransaksi beli mobil bekas. Pasalnya, ketika calon pembeli ingin menguji mobil bekas tabrakan, ada kemungkinan penjual mengeluarkan berbagai alasan agar kecacatan mobil tidak diketahui.

Agar tidak terkecoh, kamu wajib melakukan test drive, terlebih karena mobil yang ingin kamu beli dalam kondisi bekas pakai. Umumnya, mobil bekas tabrakan akan terasa tidak stabil ketika dikendarai di kecepatan menengah hingga tinggi. Kamu dapat menaikkan akselerasi hingga 40 sampai di atas 60 km/h untuk mengetahui seberapa stabil mobil ini dikendarai.

5. Baret pada Bagian Kolong

Umumnya, jika mobil yang kamu incar bukan mobil offroad, maka aman untuk berasumsi bagian kolong mobil tidak terjamah benda asing; kecuali kecelakaan terjadi.

Berkaitan dengan kondisi chassis yang ada di poin sebelumnya, kamu juga bisa memperhatikan adanya baret pada kerangka di kolong. Baretnya kerangka bisa jadi pertanda bahwa mobil pernah mengalami kecelakaan.

Beberapa ciri mobil yang pernah kecelakaan dan tabrakan di atas tentunya tidak bisa jadi indikator pasti, tapi kamu bisa memulai pengecekan kualitas mobil dari ciri-ciri di atas.

Tidak semua mobil bekas yang beredar bekas tabrakan atau kecelakaan, juga tidak semua penjual mobil bekas akan mencurangi kamu terkait kondisi mobilnya. Namun, waspada dalam membeli tidak ada salahnya. Rutin kunjungi OLX untuk info jual-beli mobil ringkas dengan harga pantas. (OLX)