OLX News Logo
Menu Icon OLX News Logo Search Icon
OLX News Logo Close Icon

Home /  Tips /  Mau Ganti Velg Lebih Besar, Berapa Ukuran Idealnya?



Mau Ganti Velg Lebih Besar, Berapa Ukuran Idealnya?

09 Apr 2021

Mitsubishi Xpander menggunakan velg aftermarket HSR. (dok HSR)

Sejumlah mobil kini mengalami penurunan harga karena kebijakan pemerintah akan relaksasi Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM). Tentu saja dengan adanya kebijakan ini, maka dapat menarik hati konsumen untuk membelinya.

Oia, jika OLXer sudah membeli mobil dengan harga lebih terjangkau karena adanya PPnBM, maka tidak ada salahnya apabila masih ada dana sisa, digunakan untuk mengganti velg.

Ya, penggantian velg memang kerap jadi salah satu tahap awal pemilik mobil melakukan modifikasi. Apalagi kalau memilih velg aftermarket yang desainnya lebih beragam sehingga terlihat keren.

Akan tetapi, menurut Community Manager HSR Aldhy Rais selaku  meski mengganti ukuran velg menambah ketampanan mobil, Namun ukuran yang dipilih untuk menaikan dimensinya ada batas maksimal.

“Batas maksimal upgrade velg mobil dari ukuran standar maksimal 2 inchi. Jadi, misalkan ukuran standar velg mobil 14 inchi, maka ukuran velg mobil tersebut bisa diupgrade hingga 16 inchi,” ungkap Rais dalam keterangan tertulis, Kamis (9/4/2021).

Lebih lanjut dia mengatakan, batas maksimal untuk menaikan velg sampai dua inchi  dilakukan agar diameter roda mobil tetap sama, dan tidak mentok ke bagian spakbor atau rongga kolong ban.

Adapun alasan lainnya kenapa standar menaikan velg cuma dua inchi yaitu untuk menyamakan dengan aspek rasio ban, yang ujung-ujungnya ukuran ban pas sangat berhubungan langsung dengan kenyamanan sebuah mobil.

Selain itu, jika ban menggunakan ukuran yang lebih besar, maka dikhawatirkan putar sistem kemudi jadi lebih berat, kemudian roda gigi kemudi cepat aus, serta beberapa komponen seperti tie-rod end, ball-joint dan bearing roda lebih cepat masa pakainya.

Sebaliknya, jika menggunakan ban yang semakin tipis defleksinya kecil, sehingga kemampuannya untuk membantu menyerap getaran jadi berkurang. Efeknya bukan hanya kenyamanan yang berkurang tapi juga bisa memperpendek umur kaki-kaki.

Mobil Baru Boleh Ganti Velg

Sebagai tambahan, jika OLXer berencana membeli mobil dengan harga terjangkau karena PPnBM nol persen, maka setidaknya bisa memilih Honda City, Toyota Yaris, Honda Brio RS, Mitsubishi Xpander, Honda Mobilio, Suzuki Ertiga, Toyota Avanza, Toyota Fortuner, Honda BR-V, Daihatsu Terios, Daihatsu Xenia, Suzuki XL7, Wuling Confero, dan beberapa mobil lainnya.

Nah, kebetulan dari daftar mobil yang mendapatkan potongan PPnBM, perusahaan velg buatan lokal HSR Wheel menyediakan velg dengan berbagai model mulai dari HSR Kailolo, HSR Nagano yang cocok untuk mobil seperti Honda City, Toyota Yaris dan Honda Brio RS.

Sedangkan untuk velg HSR Balige dan HSR Siak yang cocok untuk mobil jenis MPV seperti Mitsubishi Xpander, Honda Mobilio, Suzuki Ertiga dan Toyota Avanza. Serta ada HSR Tandam dan HSR Melawi yang cocok untuk SUV seperti Toyota Fortuner, Honda BR-V dan sekelasnya.

Menurut Marketing Director HSR Wheel, Hendra Wijaya, velg adalah salah satu komponen yang penting pada sebuah mobil. Kehadirannya tak hanya berdampak pada keamanan dan kenyamanan berkendara, melainkan juga berdampak pada tampilan mobil dari sisi luar.

“Velg merupakan komponen yang mempengaruhi tampilan mobil dari sisi luar, tampilan mobil akan menjadi lebih keren dan ganteng apabila menggunakan velg aftermarket. Terutama velg yang berkualitas dan dengan model desain yang ciamik tentunya,” kata Hendra.

Hendra menegaskan, meski brand buatan lokal, namun jika bicara kualitas maka hasilnya sudah terjamin, sehingga mampu melintasi berbagai medan jalan di Indonesia.

Sejumlah velg HSR juga sudah diuji di berbagai medan jalan Indonesia yang diabadikan pada Obri On The Day (OOTD) Vol.2. Perjalanan menuju 13 kota di Pulau Jawa ini diadakan pada 5 Maret 2021 silam dengan perjalanan kurang lebih 17 hari.

 

Herdi Muhardi
Herdi Muhardi

Penulis konten otomotif mulai dari sepeda motor, mobil, bus hingga truk yang sempat menjadi jurnalis sejak 2011 di beberapa media mainstream ternama di Indonesia.



Berita Terkait



Baca Juga