Copied to clipboard!

Mitsubishi Xpander Cross diuji coba di kawasan Lombok, Nusa Tenggara Barat. (Dok MMKSI)



BERITA

Mitsubishi Xpander Cross Ground Clearance Tinggi, Limbung Nggak?

Author : Herdi Muhardi

13 Feb 2020


Xpander Cross jadi varian tertinggi dari keluarga Mitsubishi Xpander. Namun begitu, ada yang membuat Xpander Cross lebih berbeda dari versi lainnya, yaitu ground clearance dibuat lebih tinggi 20 mm dari Xpander tipe Ultimate, sehingga menjadi 225 mm.

Nah, kebetulan akhir pekan lalu OLX.co.id mencoba menjajal Mitsubishi Xpander Cross dengan melakukan perjalan mengitari Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat. Bagaimana rasa mengemudi dan menjadi penumpang di mobil Mitsubishi Xpander Cross, lihat lebih detail ulasannya di bawah ini.

Jalan-jalan di Pulau Lombok memang lebih asyik mengendarai mobil pribadi. Maklum, di Pulau Seribu Masjid tidak seperti di kota-kota besar, dimana angkutan umum berseliweran dan sangat mudah ditemukan.

Selain itu, jalanan di Pulau Lombok juga faktanya bisa mewakili sejumlah jalanan di Indonesia seperti jalan lurus dan mulus, berliku, tanjakan hingga turunan tajam, serta ada juga kondisi jalan yang tidak rata alias bebatuan.

Nah, ketika mengendarai Mitsubishi Xpander Cross tentu saja pada dasarnya akan terasa sama seperti Xpander yang terdahulu, yaitu tetap tersangat nyaman untuk mobil keluarga dengan kapasitas tujuh orang penumpang. 

Yang menjadi pertanyaan banyak orang yaitu apakah terasa limbung? Hal ini karena Xpander Cross seperti disebutkan di atas ground clearance dibuat lebih tinggi 20 mm dari Xpander tipe Ultimate, sehingga menjadi 225 mm.

Padahal, ground clearance Xpander model biasa saja sudah lebih tinggi 5 mm jika dibandingkan dengan mode Low SUV seperti Toyota Rush dan Terios. Ketinggian ground clearance kedua mobil kembar ini hanya 220 mm.

Menjadi Pengemudi

Mitsubishi Xpander Cross

Ketika berada di belakang lingkar kemudi, kesan pertama duduk di mobil ini jelas sama saja. Dimana stir sangat ringan dan mudah dikendalikan, serta ketika menginjak pedal tergolong cukup responsif. 

Tenaga yang dihasilkan dari mesin MIVEC 4A91 berkapasitas 1.5 liter yang dikawinkan dengan transmisi matik empat percepatan ini mampu memberikan akselerasi yang cukup mengesankan untuk sebuah mobil keluarga. 

Nah, ketika mengemudi di Lombok, ketika Mitsubishi Xpander Cross memang dipacu 60-80 Km per jam, berbagai manuver memang sempat dilakukan. Namun yang perlu dicatat, body roll mobil ini bekerja dengan baik sehingga tanpa terasa limbung ketika mobil dipacu.

Menjadi Penumpang

Mitsubishi Xpander Cross

OLXer juga harus tau, ketika menjadi penumpang ternyata hal yang sama juga terasa. Tak terasa limbung jika berada di baris kedua. Bahkan tergolong nyaman berkat joknya yang empuk.

Tak hanya itu, kabin juga terasa lega ditambah banyaknya kompartemen penyimpanan. Di baris kedua juga sudah dilengkapi port charger USB untuk mengisi daya baterai gadget atau barang elektronik lainnya, sehingga dapat memanjakan konsumen yang tak lepas dari gadget.

Bagian baris kursi ketiga juga kursinya bisa dilipat hingga 90 derajat. Alhasil, bagasi jadi terasa luas.

Kesimpulan

Mitsubishi Xpander Cross
Caption

Jika merasakan langsung di dalam mobil Mitsubishi Xpander Cross ternyata soal ground clearance yang dibuat lebih tinggi ini bukan hal tabu dilakukan, karena dianggap dapat menimbulkan ketidaknyamanan.

Sebaliknya, tim engineer Mitsubishi sudah melakukan pengaturan rebound suspension, di mana pengaturan ini dilakukan pada suspensi depan Mitsubishi Xpander Cross berupa MacPherson Strut with Coil Spring dan belakang Torsion Beam. 

Ground Clearance lebih tinggi ini juga punya keunggulan tersendiri, seperti akan memudahkan ketika melalui jalanan bergelombang atau berlubang.

Adapun dengan Ground Clearance yang lebih tinggi membuat mobil ini jadi terlihat seperti sosok SUV, padahal faktanya Mitsubishi Xpander Cross tetap masih golongan MPV. Karena bentuknya jadi lebih bongsor, mobil ini juga jadi terlihat lebih gagah.