BERITA

Daftar Mobil Listrik Termurah di Bumi, Cocok untuk Indonesia

10 Sep 2019

Bukan mobil listrik canggih dan kencang dari Tesla yang harusnya disyukuri masyarakat karena telah masuk ke Indonesia, khususnya mereka yang tinggal di ibu kota. Sebab, saat ini mobil listrik berbanderol murah yang seharusnya ditawarkan ke pasar otomotif nasional.

Di Jakarta misalnya, berdasarkan kebijakan pemerintah kota, sistem ganjil-genap membuat mobil listrik mendapat keistimewaan tersendiri. Masyarakat yang memiliki mobil listrik bisa berseliweran di ibu kota tanpa harus takut ditilang polisi karena plat nomor ganjil atau genap.

Bukan, bukan untuk mengakali peraturan yang ada, tetapi menggunakan mobil listrik dengan harga terjangkau sejatinya dapat memicu perkembangan elektrifikasi kendaraan di Tanah Air. Terutama dengan terbitnya Peraturan Presiden No 55 Tahun 2019 tentang Kendaraan Bermotor Listrik, maka dibutuhkan kesadaran masyarakat untuk mulai beralih ke mobil listrik dengan biaya semurah mungkin.

Tentu salah satu caranya adalah ketersediaan kendaraan listrik dengan harga terjangkau di pasar. Bila industri mobil listrik lokal masih membutuhkan waktu untuk menghasilkan model yang dapat dipercaya masyarakat, maka bagaimana jika mulai membangun kepercayaan masyarakat terlebih dahulu akan mobil listrik, meski harus menggunakan produk buatan luar negeri? 

Tentunya ada pro dan kontra, terutama pada mereka yang fanatik dengan produk lokal.

Tetapi bagaimana jika memang takdir di Indonesia agar produk lokal dapat berkembang lebih cepat apabila mencoba menggunakan produk luar terlebih dahulu, lalu kemudian menganalisis kekurangannya dan membuat produk yang lebih baik dari mereka.

Nah, bicara soal mobil listrik namun harga terjangkau, ternyata sudah ada lho OLXer.  Mau tau apa saja mobil listrik dengan harga tergolong murah? Berikut pilihannya yang dilansir dari berbagai sumber:

1. Kaiyun Pickman (Mulai dari US$2.500)

mobil listrik termurah
Sumber: Electrek

Kaiyun Pickman adalah untuk mereka yang butuh mobil listrik berjenis pick up. Kekurangan pick up mungil buatan China ini memang top speed-nya yang hanya 45 km/jam. Tetapi fungsionalitasnya sebagai pick up bisa jadi alternatif menarik di pasar.

Dengan jarak tempuh hingga 120 km dalam sekali pengisian daya, Kaiyun Pickman diproyeksikan segera untuk masuk ke pasar Eropa dan Amerika Serikat (AS). Banderolnya sangat murah di China mulai dari US$2.500 atau kira-kira jika dikonversi sekitar Rp35,1 jutaan. 

2. Baojun/Wuling E100 (Mulai dari US$5.300)

mobil listrik termurah
Sumber: Wuling

Mobil listrik yang sudah cukup dikenal di Indonesia ini sepertinya benar-benar bakal dibawa Wuling ke Tanah Air, hanya masalah waktu.

Sering dipamerkan Wuling di berbagai ajang, terakhir di gelaran Indonesia Electric Motor Show (IEMS) 2019, E100 memiliki jarak tempuh maksimal 155 km dalam sekali pengisian daya. Banderolnya kira-kira mulai dari US$5.300 atau sekitar Rp74,4 jutaan. 

Jangan lupa bahwa E200 di China adalah produksi dari perusahaan patungan SAIC-GM-Wuling. Belum lagi banjir fitur canggih dengan banderol rendah khas Wuling. Bakal jadi the next hits dari Wuling, nih? 

3. Zetta CM1 (Mulai dari US$7.000)

Sumber: EVbite

Pabrikan Rusia juga siap meramaikan pasar mobil listrik murah. Salah satunya adalah Zetta yang menawarkan mobil listrik mungil dengan banderol hanya US$7.000 atau jika dikonversi kira-kira sekitar Rp98,3 jutaan. Dalam sekali pengisian daya, mobil dapat menempuh jarak hingga 200 km.

Nah dengar-dengar sempat ada beberapa pabrikan Rusia yang mau masuk Tanah Air kan? Mudah-mudahan ini salah satunya ya.

4. Baojun/Wuling E200 (Mulai dari US$7.672)

mobil listrik termurah
Sumber: Autoevolution

E200 adalah mobil listrik yang juga harus dibawa ke Indonesia. Mobil ini juga sempat mentas di gelaran IEMS 2019 lalu bersama sang adik, E100.

E200 dapat melaju sejauh 250 km dalam sekali pengisian daya. Menawarkan jarak tempuh yang lebih jauh dari E100, garansi sistem baterainya disebut hingga 8 tahun dengan banderol mobil yang hanya sekitar US$7.672 atau kira-kira jika dikonversi setara Rp107,8 juta.

5. Great Wall Ora R1 (Mulai dari US$8.680)

mobil listrik termurah
Sumber: Inside EV

Great Wall adalah pabrikan beken di China yang sudah memiliki divisi produksi mobil listrik. Pabrikan yang bermarkas di Hebei ini adalah partner BMW dalam menggarap MINI listrik untuk pasar Negeri Tirai Bambu.

Salah satu produk gres mereka dengan banderol murah adalah Ora R1. City car ini dapat melaju maksimal sejauh 351 km dalam sekali pengisian daya dengan banderol mulai dari US$8.680 atau jika dikonversi kira-kira setara dengan Rp121,8 jutaan.

Kekurangan mobil ini adalah desain fascia-nya yang mirip Honda e, mobil listrik pertama Honda.

6. Renault City K-ZE (Mulai dari US$8.684)

mobil listrik murah
Sumber: Renault

Melihat sosoknya, mungkin cukup familiar karena mobil ini berbasis dari Renault Kwid yang juga dijual di Indonesia. Meski Kwid bisa dibilang nggak laku di sini, tetapi versi listriknya bisa menawarkan sesuatu yang baru dan pilihan menarik di antara pasar mobil listrik murah yang terbatas.

City K-ZE dikembangkan bersama pabrikan lokal China, Dongfeng, dan menawarkan jarak tempuh sejauh 271 km dalam sekali pengisian daya. Banderolnya sekitar US$8.684 atau jika dikonversi kira-kira setara Rp122 jutaan. Gimana nih Renault kalau stok Kwid yang ada di Indonesia dikonversi aja jadi mobil ini? Lebih menarik, kan?

Nah, mana nih menurut OLXer dari pilihan mobil listrik termurah di atas yang paling cocok masuk Indonesia? (Dhan/Her)