Copied to clipboard!

Ilustrasi Isuzu Panther



BERITA

Nafas Isuzu Jual Panther Masih Panjang di Indonesia

Author : Herdi Muhardi

29 Jun 2020


Isuzu Panther, mobil yang dijuluki Rajanya Diesel ini dikabarkan hanya menunggu waktu untuk mengakhiri masa-masa indah di kancah otomotif. Bagaimana tidak, mobil yang hadir pada 1991 itu rencananya akan dihentikan produksinya.

Ya, selain karena penjualannya menurun, Isuzu Panther terkendala soal emisi gas buang, dimana Isuzu Panther yang saat ini dijual belum menerapkan standar Euro 4, melainkan masih Euro 2. Dengan standar Euro 2 mobil ini gas buangnya cukup kotor

Kendati demikian, menurut General Manager Marketing PT IAMI, Attias Asril, soal Panther, saat ini masih ada nafasnya.

“Panther masih ada kesempatan, akan kita tetap jual, dengan mundur satu tahun masih ada nafas. Siapa tahu ngga jadi lagi, berarti Panther masih akan tetap ada,” ungkap Attias saat berbincang di video conference beberap[a waktu lalu

Ya, usia Isuzu Panther akan masih bertahan lama, setidaknya dikarenakan penerapan standar emisi gas buang Euro 4 di Indonesia mengalami penundaan hingga 2021 mendatang. Padahal, rencananya aturan soal Euro 4 ini diberlakukan pada April 2020 lalu.

Attias sendiri mengatakan, dirinya dan anggota Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia sudah menerima surat dari Kementerian Lingkungan Hidup yang menyatakan bahwa implementasi Euro 4 untuk kendaraan diesel itu ditunda sampai dengan April 2022,

“Jadi ditunda satu tahun,” tuturnya.

Isuzu Konsen Kendaraan Komersial

Tak hanya soal Euro4, menghilangkan Isuzu Panther masih menjadi strategi Isuzu. Sebab, mereka hanya ingin bertarung di kancah otomotif nasional berupa kendaraan-kendaraan komersial.

“Sejak 2008 fokus IAMI ke arah komersial. Memang sudah sangat clear iami akan memperbesar kendaraan CV (commercial vehicle),” ucap Attias.

Kata dia, IAMI saat ni masih mengikuti keputusan prinsipal untuk menentukan produk mana yang akan dipasakran.

Passenger kita tetap ikuti ketentuan prinsipal kita. Kita follow lah dengan melihat kondisi market kita, kita berkomunikasi dengan prinsipal untuk menyiapkan yang sesuai dengan pasar kita. Tetapi clear Isuzu di Indonesia fokusnya adalah di komersial.