Copied to clipboard!
Mercedes-Benz

Mercedes-Benz



BERITA

Penjualan Mercedes-Benz di Dunia Turun 14,9 Persen Terpengaruh Pandemi COVID-19

Author : Zainal Abidin

15 Apr 2020


Daimler AG terus mendukung langkah-langkah untuk menghentikan masa pandemi COVID-19 serta mengikuti arahan dan rekomendasi dari otoritas internasional, nasional dan lokal. 

Kesehatan dan keselamatan pelanggan dan karyawan dari merek mobil premium asal Jerman ini menjadi prioritas utama. Sehingga dalam setiap kegiatan yang berlangsung, Mercedes-Benz melakukan tindakan pencegahan yang tepat agar infeksi virus tidak semakin meluas.

Hingga saat ini Mercedes-Benz terus melanjutkan komitmennya kepada pelanggannya dalam menerima layanan penting dan layanan darurat. Peran kunci dimainkan oleh Pusat Logistik Global di Germersheim, yang bertanggung jawab atas pengiriman suku cadang yang cepat ke pusat layanan Mercedes-Benz yang ada di seluruh dunia. 

“Dampak dari coronavirus memengaruhi kita semua dan akan memaksa kita untuk terus di rumah dalam beberapa minggu mendatang. Kami mengambil langkah-langkah untuk melindungi pelanggan dan karyawan kami pada tahap awal. Bersama dengan mitra ritel global kami, kami semakin memperkuat aktivitas online kami,” sebut Britta Seeger, Member of the Board of Management of Daimler AG and Mercedes-Benz AG untuk Marketing and Sales dalam siaran pers internasional Mercedes-Benz, Rabu (15/4/2020).

Dengan platform digital ini Mercedes-Benz selalu siap melayani kebutuhan pelanggannya, terutama dalam situasi saat ini. “Kami tidak melupakan tujuan kami dan terus bekerja untuk perencanaan masa depan dan proyek-proyek strategis, sehingga kami bisa cepat kembali ke jalur setelah krisis,” tambahnya. 

Dalam pengakuannya, meski diterpa bada pandemi COVID-19, Mercedes-Benz masih bisa mencatat hasil penjualan positif di Cina dan Korea Selatan. “Kami melihat peningkatan permintaan yang signifikan di sana. Dan itu memberi kita kepercayaan."

Penjualan Global Mercedes-Benz

Mercedes-Benz mengakhiri kuartal pertama 2020 dengan penjualan ritel di seluruh dunia mencapai angka 477.378 unit atau turun 14,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. 

Sementara untuk penjualan unit van komersial seperti Citan, Vito dan Sprinter hasilnya di Januari cukup baik serta total 64.588 unit pengiriman unit kepada konsumen pada kuartal pertama.

Merek mobil mewah ini memulai tahun 2020 dengan cukup positif berkat peningkatan permintaan yang signifikan dalam pengiriman global. Namun hal ini langsung berubah drastis akibat pandemi di Eropa dan Amerika Serikat yang membawa konsekuensi penutupan sementara bisnis ritel di pasar-pasar yang punya poyensi besar sejak bulan Maret lalu. 

“Tahun 2020 dimulai dengan baik dan kami dapat meningkatkan penjualan seri model inti kami terutama di bulan Januari. Corona secara serius telah melemahkan penjualan unit kami di bulan Maret, dan oleh karena itu kami tidak mencapai target pada kuartal pertama,” terang Marcus Breitschwerdt, Head of Mercedes-Benz Vans. 

Meski demikian, hasil yang sudah dicapai saat ini masih tergolong baik, khususnya di Jerman. 

“Respon pelanggan sangat positif dan kami melihat bagaimana produk kami berkontribusi pada kehidupan sehari-hari, mulai dari penggunaannya sebagai ambulans, mobil kargo, dan lain-lain,” pungkasnya.

Ayo bantu perangi COVID-19 dengan melakukan donasi untuk pembelian APD, caranya klik disini. (Z)