OLX News Logo
Menu Icon OLX News Logo Search Icon
OLX News Logo Close Icon

Home /  Berita /  Perpanjang SIM dan Pembayaran Pajak Lewat Online Bisa Hindari Pungli



Perpanjang SIM dan Pembayaran Pajak Lewat Online Bisa Hindari Pungli

21 May 2021

Ilustrasi aplikasi Digital yang dikeluarkan Korlantas Polri bisa di diunduh melalui App Store ataupun Play Store.

Masyarakat yang berada di wilayah hukum Polda Metro Jaya, akan semakin lebih mudah melakukan layanan perpanjangan SIM A dan C, termasuk pembayaran pajak kendaraan. Ya, hal ini karena dapat dilakukan secara daring atau online bahkan cukup melalui smartphone.

Menurut Kasubdit Regident Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP I Nyoman Yogi Hermawan, tidak hanya layanan SIM dan pajak, Ditlantas Polda Metro Jaya juga telah menerapkan sistem penegakan hukum lalu lintas secara daring dengan sistem tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement/ (ETLE).

Dengan begitu, system online ini diadaptasi sebagai perkembangan teknologi digital 4.0 sekaligus menghapus menghindari perbuatan yang menodai institusi karena menyalahi kewenangan.

"Dengan program ini, tidak ada celah bagi oknum untuk melakukan pungli (Pungutan Liar),” ungkap  Nyoman seperti dalam situs resmi Korlantas Polri, Jumat (21/5/2021).

Dukungan penggunaan sistem digital juga dilakukan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Bahkan menurut dia, Korps Lalu Lintas Polri bertransformasi harus lebih jauh lagi dalam menggunakan sistem digital sehingga dapat memudahkan masyarakat, serta menghindari penyalahgunaan wewenang kepolisian.

“Sehingga masyarakat tidak perlu hadir, cukup dengan menggunakan aplikasi. Setelah selesai, akan dikirim by delivery sistem aplikasi Siondel,” kata Yogi.

Adapun beberapa layanan Korps Lalu Lintas yang diarahkan untuk menerapkan digitalisasi mulai dari pembuatan surat tanda nomor kendaraan (STNK), pembuatan buku pemilik kendaraan bermotor (BPKB), dan sebagainya.

Dengan begitu seluruh lapisan masyarakat dapat dengan mudah menggunakan aplikasi secara daring, sehingga tak perlu lagi datang ke kantor polisi atau samsat.

“Saya minta kepada lantas (polisi lalu lintas) agar mempunyai performa yang bagus dan hal- hal yang berisiko diganti dengan teknologi dan tugas difokuskan pada pengaturan lantas (lalu lintas), mengurai kemacetan,” ucap Sigit.

Terkait soal tilang elektronik, Sigit mengatakan akan dilakukan serentak secara nasional agar dapat membangun kesadaran berkendara, agar tingkat keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas semakin baik.

“Kita terus memperbaiki sistem sehingga ke depan penegakan hukum kepolisian, khususnya lalu lintas di jalan, tidak perlu berinteraksi langsung dengan masyarakat,” tuturnya.

Sistem digital terkait perpanjangan SIM, hingga pembayaran pajak kendaraan dengan cara online memang menjadi program 100 hari Sigit saat dinobatkan sebagai Kapolri. Dengan sistem digital, masyarakat bisa menikmati pelayanan Polri yang lebih baik ke depan.

Perlu diketahui, Direktur Registrasi dan Identifikasi (Regident) Korlantas Polri Brigjen Pol Yusuf mengatakan, layanan dimaksud bisa diunduh melalui App Store ataupun Play Store.

Tidak perlu lagi untuk melakukan pendaftaran di Satpas. Selanjutnya, pemohon memverifikasi nomor telepon seluler dan muncul fitur registrasi untuk mencantumkan nomor induk kependudukan (NIK) sesuai kartu tanda penduduk (KTP) atau nomor SIM sebelumnya.

“Dari data NIK dan nomor SIM itu memang sudah terdaftar belum di data registrasi Polri bahwa dia benar atau tidak sudah membuat SIM. Kalau palsu, maka akan otomatis terdeteksi sistem sehingga dibatalkan,” jelasnya.

Pemohon cukup mengikuti instruksi hingga pembayaran dan memilih mekanisme pengambilan SIM baru. Meski demikian, Dir Regident belum bisa memastikan layanan dimaksud akan menggantikan program Samsat Online Nasional yang tengah berjalan.

 

Herdi Muhardi
Herdi Muhardi

Penulis konten otomotif mulai dari sepeda motor, mobil, bus hingga truk yang sempat menjadi jurnalis sejak 2011 di beberapa media mainstream ternama di Indonesia.



Berita Terkait



Baca Juga