BERITA

Presiden Jokowi Pilih Mercy Untuk Mobil Dinas, Ini Komentar BMW

11 Oct 2019

Pemilihan calon mobil dinas kepresidenan telah usai. Mobil Mercedes-Benz S600 Guard terbaru siap menemani Joko Widodo selama menjabat sebagai Presiden RI periode 2019-2024.

Namun usut punya usut, sebelum Mercedes-Benz S600 Guard terpilih, nyatanya ada beberapa mobil mewah lainnya yang disodorkan para pabrikan otomotif untuk dijadikan kendaraan dinas orang nomor satu di Indonesia, salah satunya BMW yang menawarkan BMW Seri 7 sebagai senjata andalan.

Bahkan Kamis (10/10/2019) BMW Indonesia juga kembali meluncurkan model terbaru dari BMW Seri 7 yang mereka sebut The New 7. Meski tergolong sangat mewah, BMW Seri 7 nyatanya tak terpilih sebagai mobil presiden. Lantas bagaimana tanggapan hal tersebut?

“Tidak terpilihnya BMW sebagai kendaraan kepemimpinan negara, biarkan hal itu menjadi kenangan yang indah,” kata Vice President of Sales BMW Indonesia Bayu Riyanto saat ditemui di Jakarta.

Kendati demikian, Bayu mengatakan, bahwa BMW Seri 7 menjadi salah satu mobil yang menawarkan mobil dengan tingkat keamanan tinggi atau High Security Guard.

“Mobil ini punya tingkat spesifikasi yang sama dengan Mercy S-Series yang ditawarkan. BMW 7 Series diusulkan kemarin juga digunakan oleh orang yang sangat penting. Salah satunya mobil itu dipakai Perdana Menteri Singapura,” ujar Bayu.

Hal serupa juga diungkapkan Director of Communications BMW Group Indonesia, Jodie O'Tania. Meski BMW Seri 7 tidak menjadi mobil presiden, namun dirinya tak terlalu ambil pusing. Sebab, BMW masih digunakan untuk pejabat lainnya.

“Ada beberapa kedutaan yang memiliki The New 7, karena memang sudah kita lakukan handover (pengiriman) untuk mereka," ucap Jodie.

Jodi mengatakan, untuk menjadi mobil kedutaan, BMW Indonesia mengimpornya secara utuh dari Jerman dengan spesifikasi berbeda. Selain itu mobil untuk para duta besar juga memiliki security vehicle berbeda dengan model mobil pada umumnya

Kendati demikian, BMW Indonesia tidak menutup diri jika ada konsumen di luar pemerintahan dan kedutaan yang ingin memiliki mobil dengan keamanan nomor wahid, termasuk korporasi.

“Makanya kita bilang for those to drive the world, maksudnya adalah untuk mereka yang sudah berada di level itu, mereka adalah pemilik bisnis yang ingin memiliki kenyamanan saat menggunakan kendaraan," jelas Jodie.

Seperti diketahui, mobil BMW Seri 7 yang diusulkan untuk pemerintah merupakan BMW 760Li High Security.  Mobil ini diklaim telah dilapisi material baja serta kaca berkekuatan tinggi anti peluru hingga ledakan granat, serta sudah tersertifikasi Bullet Resistant Vehicles.

BMW Seri 7 ini juga disebut-sebut mampu menahan peluru VR7 hingga peluru VR9. Serta dapat juga menahan peluru kaliber 0,44 Magnum, dan serta rentetan senjata dari AK-47.

Kaca jendela mobil ini juga jika pecah, serpihannya tidak langsung menyebar karena dilapisi polikarbonat. Sedangkan tangki mobil didesain kuat dan anti ledakan.

Selain itu, apabila ban terkena masalah, mobil tetap melaju hingga sejauh 50 km dengan kecepatan 80 km/ jam. Hal ini dikarena ban sudah menggunakan teknologi Run Flat Tyre.

Untuk dapur pacu, mobil ini dibenamkan mesin berkonfigurasi V12 yang mampu menghasilkan daya 544 Tenaga kura dan torsi maksimal 750 Nm. Untuk melajukan mobil dari 0-100 km/jam, hanya butuh waktu 6,2 detik.

Sedangkan untuk mobil yang dipasarkan secara umum oleh BMW Indonesia yaitu BMW 740Li Opulence dengan banderol Rp 2,29 miliar dan BMW 730Li Sport Rp 1,829 miliar, keduanya dengan status off the road. (End/Her)