Copied to clipboard!

Sepeda motor melaju saat hujan. (shutterstock)



TIPS

Rider, Perhatikan 5 Cara Melakukan Pengereman Saat Hujan

Author : Herdi Muhardi

12 Oct 2020


Berkendara sepeda motor saat hujan memang memerlukan perjuangan. Sebab, jalanan basah akan lebih berbahaya, termasuk ketika hendak melakukan pengereman.

Pasalnya, alih-alih ingin berhenti saah berkendara sepeda motor bukan tak mungkin OLXer akan lebih mudah terjatuh karena genangan air justru menambah jalanan menjadi licin.

Nah, agar melakukan pengereman lebih aman, sebaiknya rider memahami beberapa teknik pengereman yang baik dan benar.

Pertama, pastikan ketika hujan turun atau melintasi di jalanan becek dan licin kita tidak perlu ngebut dan melakukan hard braking atau pengereman mendadak. Sebab hal tersebut justru bisa membuat roda terkunci dan ban selip.

Selain itu, saat melakukan pengereman lepaskan handle gas, agar motor mesin tidak terus menyalurkan daya pada roda.

Kedua, untuk sepeda motor jenis bebek atau motor sport dengan transmisi manual, bisa juga melakukan teknik pengereman dengan cara engine brake sehingga memperlambat laju motor.

Ketiga, pengereman saat hujan bisa juga dengan cara combi brake atau mengkombinasikan pengereman depan dan belakang secara bersamaan. Perlu dicatat jangan mendadak, dan sebaiknya secara perlahan.

Sebab, jika menarik rem sangat kuat, yang terjadi ban depan dan belakang menjadi selip dan kemudian tergelincir. Demikian juga jika ditarik salah satu rem, depan atau belakang.

Keempat, satu hal kerap dilakukan rider yaitu jari telunjuk dan jari tengah  stand by di handle rem. Ternyata cara tersebut salah, karena rider bisa secara reflek menarik handle rem, yang akhirnya terjadi pengereman mendadak dan terjatuh.

Kelima, jika ingin melakukan pengereman saat hujan, jangan lakukan saat menikung. Perlu dicatat mengerem ketika menikung saat aspal kering saja sudah sangat berbahaya, apalagi saat hujan. Maka sebaiknya pastikan stang tidak dalam posisi miring, karena hal itu juga bisa terjadi selip.