Copied to clipboard!

Ilustrasi pilihan warna Ford Mustang Shelby GT350 dan Bullitt. (Istimewa)



BERITA

Salah Pilih Warna Mobil Bisa Beresiko Mengalami Kecelakaan

Author : Herdi Muhardi

14 Jul 2020


Banyak orang berfikir ketika membeli sebuah mobil harus melihat beberapa, yaitu desain eksterior, interior, performa mesin, dan yang pasti kelengkapan fitur keamanan serta keselamatan di dalamnya.

Namun yang tak boleh OLXer lupakan, warna mobil juga harus jadi pilihan. Mungkin bagi sebagian orang, membeli mobil dengan warna kesukaan bisa sekaligus menjadi kepuasaan tersendiri.

Akan tetapi, seperti dilansir Reader’s Digest, menentukan pilihan warna mobil bisa menjadi faktor atau peluang terjadi kecelakaan.

Menurut penelitian Monash University Accident Research Centre, warna putih dan kuning jadi mobil yang peringkat keamananya  lebih tinggi. Selain itu, mobil berwarna krem, orange dan emas masuk kategori lebih aman dari resiko keterlibatan kecelakaan.

Sebaliknya, mobil dengan kelir warna hitam lebih tinggi resikonya terjadi kecelakaan. Setelah itu, mobil yang dianggap paling bahaya berikutnya adalah warna abu-abu, biru, merah hingga hijau menjadi mobil dengan angka kecelakaannya lebih tinggi.

Alasan Sebuah Warna Sangat Mempengaruhi Terjadi Kecelakaan

Seperti dilansir City Wide law, warna putih cenderung lebih aman karena warna mobil ini akan terlihat kontras ketika dikendarai di jalan raya dan sekitarnya. Mobil warna putih mudah dilihat.

Hal yang sama juga terjadi pada mobil warna kuning, karena warna ini sangat cerah dan tentunya mudah dilihat.

Lain halnya dengan warna hitam, abu-abu, biru, merah dan hijau. Untuk warna hitam dan abu-abu korelasi dengan resiko kecelakaan tak lain karena masalah visibilitas. Kedua warna mobil ini tergolong sulit dilihat.

Untuk warna merah sendiri disebutkan, bahwa warna tersebut ketika dikendarai di jalan raya akan menyerupai lampu lalu lintas, lampu rem, dan sirine. Bahayanya, kemungkinan pengendara mobil yang di belakang mobil akan sulit membedakan kendaraan.