OLX News Logo
Menu Icon OLX News Logo Search Icon
OLX News Logo Close Icon

Home /  Tips /  Sistem Penggerak Roda 4WD dan AWD, Apa Bedanya?



Sistem Penggerak Roda 4WD dan AWD, Apa Bedanya?

11 Feb 2020

4WD vs AWD

Mobil penggerak semua roda dan mobil penggerak 4 roda (AWD dan 4WD)

Dalam dunia otomotif kita mengenal berbagai jenis kendaraan roda empat yang didasarkan pada sistem penggerak roda. Mulai dari kendaraan penggerak roda belakang, kendaraan penggerak roda depan, penggerak empat roda serta penggerak seluruh roda.

Penggerak roda depan biasa disingkat dengan mobil Front Wheel Drive (FWD), kemudian penggerak roda belakang dikenal dengan Rear Wheel Drive (RWD), penggerak empat roda dikenal dengan Four Wheel Drive (4WD) dan terakhir penggerak semua roda atau All Wheel Drive (AWD).  

Untuk dua jenis penggerak pertama sudah jelas berbeda. Namun untuk yang 4WD dan AWD, terkadang masih banyak yang suka salah kaprah dan dianggap sama.

Padahal dari prinsip kerja jelas kedua sistem penggerak ini berbeda cara kerjanya.

Hal ini diungkapkan langsung oleh Jusri Pulubuhu, founder Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) saat memberikan pelatihan Vehicle Dynamic Training di Proving Ground Bridgestone, Karawang, Jawa Barat, yang diinisiasi oleh Forum Wartawan Otomotif Indonesia (FORWOT), Kamis, 6 Februari 2010 lalu.

“Saat berakselerasi, AWD lebih unggul karena traksi terdistribusi secara merata ke semua ban secara bersamaan. Saat mobil berjalan semua roda mobil selalu bergerak dan tidak bisa diubah menjadi 2H atau 4H dan 4L. Distribusi tenaga diatur center differential dan komputer, tergantung kondisi yang dihadapi,” terang Jusri.

“Sementara 4WD lebih banyak digunakan pada mobil dengan ground clearance tinggi, atau mobil offroad,"  lanjut Jusri. 

Dari kesimpulan tersebut, Jusri menerangkan bahwa perbedaan paling mendasar antara kedua jenis kendaraan ini, AWD menerapkan alat differential di ban depan, belakang dan titik tengah mobil untuk mendistribusikan tenaga ke semua ban.

Sebaliknya, 4WD menggunakan dua alat differential dan pemindah tenaga ke semua ban mobil. Jadi saat dibutuhkan mobil 4WD bisa menerapkan 2WD ataupun 4H dan 4L, sesuai dengan kebutuhan. 

Kelebihan dan Kekurangan AWD & 4WD

Bicara soal kekurangan dan kelebihan kedua jenis penggerak roda tersebut, Jusri menyebutkan, kalau dibandingkan dengan FWD dan RWD sudah pasti lebih mahal dari sisi pembiayaan serta perawatan.

“Kenapa lebih mahal? karena untuk mobil AWD dan 4WD butuh yang namanya penggantian pelumas yang teratur dan tidak boleh telat.”

Namun kelebihan dari sistem penggerak AWD adalah maksimal dalam meredam gejala understeer maupun oversteer yang kerap muncul saat berakselerasi dalam kecepatan yang tinggi. 

Kendaraan jenis ini (AWD) juga memiliki kelemahan dibanding 4WD, yakni tidak bisa dirubah sistem penggeraknya dari AWD ke 2H (High Range) atau 4L (Low Range),  sehingga sistem penggerak AWD kalah performa dengan 4WD yang memiliki variable penggerak seperti 2H-4H & 4L. 

“Artinya AWD tidak diperuntukan untuk permukaan lintasan buruk. Sebaliknya 4WD dibuat untuk beragam medan baik on-road hingga heavy off-road,” terangnya.

Terakhir menurut Jusri, mobil penggerak AWD dan 4WD sama-sama boros dalam konsumsi bahan bakar. Kondisi ini dipengaruhi oleh komponen keduanya yang bisa menambah bobot kendaraan menjadi lebih berat. Ditambah dengan traksi ban yang cukup menempel pada permukaan aspal juga ikut memengaruhi konsumsi bahan bakar. 

Kira-kira, OLXers lebih senang yang mana, AWD atau 4WD? (Z)

Zainal Abidin
Zainal Abidin

Merupakan pribadi yang hangat dan suka bercanda membuatnya mudah bergaul dengan siapa saja, serta memiliki hobi bernyanyi dan juga turing sepeda motor. Bergabung di OLX Indonesia sejak dua tahun terakhir dengan role menulis konten-konten artikel seputar otomotif terkini.



Berita Terkait



Baca Juga