OLX News Logo
Menu Icon OLX News Logo Search Icon
OLX News Logo Close Icon

Home /  Berita /  Supaya Irit, Nissan, Mitsubishi dan Renault Siap Berbagi Komponen Mobil Listrik



Supaya Irit, Nissan, Mitsubishi dan Renault Siap Berbagi Komponen Mobil Listrik

26 May 2021

Ilustrasi Nissan, Renault dan Mitsubishi. (evspecifications.com)

Pengembangan mobil yang ideal dan sesuai harapan agar banyak disukai konsumen memang tak semudah membalikan telapak tangan. Belum lagi pengembangan sebuah mobil listrik membutuhkan biaya yang sangat banyak.

Nah, hal ini pun membuat Nissan dikabarkan akan berbagi komponen EV pentingnya dengan Renault. Langkah itu diambil untuk memangkas biaya sekaligus menjaga hubungan baik dengan produsen asal Prancis tersebut. 

Diberitakan Carscoops, Nissan dan Renault sudah lebih dulu berbagi platform, mesin, dan komponen lainnya. Begitu pula dengan rekan barunya Mitsubishi. 

“Kami sudah melakukan hal yang semaksimal mungkin,” jelas COO Nissan Ashwani Gupta. 

“Itulah mengapa kami mengubah stratgei untuk menjadikan elektrifikasi sebagai pilar utama,” tambah Gupta. 

Seperti diketahui Nissan dan Renault juga menjalin kerja sama dengan Mitsubishi. Oleh karena itu, ketiganya juga akan fokus dalam berbagi komponen kendaraan listrik seperti baterai, motor listrik, dan mengadopsi standar baru yang bisa digunakan ketiganya.

Ya, dengan berkolaborasi tentu hal itu dipercaya dapat meningkatkan nilai ekonomis dari ketiga merek. 

Apalagi sial baterai. Bagi ketiga pabrikan otomotif ini pengembangan baterai merupakan salah satu titik kelemahan yang belum dimiliki aliansi tersebut. Pasalnya, selama ini Nissan dan Renault diketahui mengembangkan baterai secara terpisah. 

Sementara itu, CEO Renault Luca de Meo belum lama ini membeberkan bahwa dua pabrikan tengah dalam diskusi untuk menguatkan strategi kendaraan listrik seperti pengembangan teknologi baterai. 

Pernyataan itu kemudian ditegaskan oleh Gupta yang menyebut dua pabrikan telah menentukan spesifikasi khusus untuk pengembangan baterai yang digunakan nantinya. 

Gupta juga menambahkan bahwa elektrifikasi bukan tantangan suplai bagi Nissan. Ini lantaran Nissan sudah menjadi sumber komponen untuk suplai global. 

Dirinya menyebut bahwa pabrikan asal Jepang itu sudah memiliki banyak supplier dari seluruh dunia seperti China, Jepang, Eropa, dan juga Amerika Serikat. 

Gupta juga Kembali menegaskan meski ada kolaborasi, masing-masing merek harus mempertahankan ciri khasnya. 

“Dapat mengeliminir duplikasi dari sumber,” ujar Gupta soal kolaborasi dengan Renault dalam komponen mobil listrik. 

 

Herdi Muhardi
Herdi Muhardi

Penulis konten otomotif mulai dari sepeda motor, mobil, bus hingga truk yang sempat menjadi jurnalis sejak 2011 di beberapa media mainstream ternama di Indonesia.



Berita Terkait



Baca Juga