Copied to clipboard!

Perelly nasional Rifat Sungkar sedang mencoba memasukan sepedanya ke dalam mobil Mitsubishi Pajero Sport. (Mitsubishi Indonesia)



TIPS

Tips Aman Bawa Sepeda Menggunakan Mobil Ala Rifat Sungkar

Author : Herdi Muhardi

10 Aug 2020


Bersepeda kini jadi trend di berbagai belahan dunia termasuk Indonesia. Terlebih saat masa pandemi Covid-19, sepeda tak hanya sekedar alat transportasi ramah lingkungan yang menyehatkan, tetapi sudah menjadi gaya hidup.

Bersepeda juga tak selalu menggowes tunggangannya dari  rumah, melainkan terlebih dahulu membawanya dengan kendaraan pribadi seperti halnya mobil. Hal ini juga dilakukan pembalap nasional, Rifat Sungkar ketika ingin berkumpul untuk bersepeda bersama teman-temannya.

Menurut Rifat, ada banyak cara untuk membawa sepeda dengan mobil, bisa di dalam kabin, di belakang mobil, di bagasi atau bahkan di atas mobil.

“Tapi memang cara yang paling aman dan ideal adalah dengan memasukkan sepeda ke dalam mobil,” ungkap Rifat seperti dilansir di situs Mitsubishi.

Rifat mengatakan, untuk membawa sepeda di dalam mobil sebaiknya mobil yang digunakan berjenis Sport Utility Vehicle (SUV) atau Multi Passenger Vehicle (MPV) karena lebih mudah memasukkannya ke dalam kabin. Namun untuk jenis sepeda lipat, akan lebih mudah memasukan ke dalam mobil.

Kata Rifat, hal ini kerap dia lakukan ketika harus membawa sepeda jenis road bike (sepeda yang digunakan di jalan raya) dan memasukkannya ke mobil Mitsubishi Pajero Sport atau Mitsubishi Xpander miliknya.

Rifat mengatakan, jika ingin memasukan sepeda ke dalam mobil tidak ada salahnya melipat bangku baris ketiga dan kedua. Setelah itu sepeda berukuran besar sekalipun dapat masuk tanpa masalah. Apalagi untuk sepeda lipat, tidak perlu sampai melipat kursi baris kedua.

Untuk memasukan sepeda jenis road bike, kata Rifat, sebaiknya lakukan dengan posisi berdiri. Namun jangan lupa bagian jok sepeda diatur ketinggiannya terlebih dahulu

Lalu bagaimana kalau membawa sepeda di atas mobil atau di belakang?

Menurut Rifat cara itu masih bisa dilakukan, hanya saja perlu kewaspadaan yang lebih dari sisi pengemudi.

“Bisa-bisa saja bawa sepeda di atas atau di bagian belakang mobil dengan rak khusus sepeda. Tapi kalau sepeda di taruh di atas itu agak riskan untuk kondisi jalanan di sini. Karena hambatannya agak banyak, takut-takut nanti tersangkut pohon atau apalah, terus belum lagi kalau jalanan rumahnya banyak portal,” ungkap Rifat lagi.

Sementara jika sepeda dibawa di bagian belakang mobil, Rifat menjelaskan kalau sekarang ini panjang sepeda umumnya lebih panjang dari lebar mobil itu sendiri. Jadi akan lebih susah, karena harus melepas kedua ban sepeda terlebih dulu.