OLX News Logo
Menu Icon OLX News Logo Search Icon
OLX News Logo Close Icon

Home /  Berita /  Toyota Kucurkan Dana Rp 28 Trilun di Indonesia Sampai 2024, Mau Buat Apa Ya?



Toyota Kucurkan Dana Rp 28 Trilun di Indonesia Sampai 2024, Mau Buat Apa Ya?

13 Mar 2021

Ilustrasi Toyota sedang mempersiapkan pengiriman Fortuner melalui kapal laut. (TMMIN)

Toyota mungkin jadi merek mobil yang paling laris di Indonesia. Mereka juga cukup serius menggarap pasar otomotif nasional di tengah serbuan produk-produk baru yang ditawarkan beberapa rivalnya, mulai dari Suzuki, Honda, hingga Mitsubishi.

Namun begitu, Toyota rupanya memang tak pernah puas jika memang harus menaklukan pasar otomotif di Indonesia. Hal inilah membuat Toyota Motor Corporation akan merealisasikan investasi sebesar US$ 2 miliar atau mencapai Rp 28 triliun sampai tahun 2024.

Kabar komitmen Toyota dalam menancapkan kembali kuku bisnisnya di Indonesia disampaikan langsung Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita saat lawatan kerja ke Tokyo, Jepang, Rabu-Kamis, 11-12 Maret 2021

“Komitmen Toyota tidak ada perubahan, karena perusahaan ini terus menerus melakukan hubungan secara sejarah salah satu paling lama di Indonesia dan investasi yang terbesar,” ungkap Agus dalam video conference.

Kata Agus, salah satu komitmen Toyota untuk menggarap pasar otomotif nasional yaitu dengan tetap memproduksi mobil hybrid, dan juga meningkatkan kapasitas produksi dari 250 ribu unit per tahun menjadi 411 ribu unit per tahun. 

“Toyota juga sudah memberikan komitmen untuk memberi komitmen memperluas pasar ekspor dari 80 negara sampai saat ini, dan akan dikembangkan jadi 100 negara pada tahun 2024,” jelasnya.

Dikabarkan, Toyota melalui PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia jadi salah satu yang hendak memproduksi sederet mobil dan akan dijual di Australia. Bagi TMMIN, untuk mensuplai mobil Toyota ke Australia tidak hanya sekedar emisi gas buang atau standar Euro, tetapi memang dukungan pemerintah untuk membukakan keran ekspor ke negeri Kangguru. 

Selain itu, TMMIN sendiri saat ini masih mempertimbangkan mobil apa yang tepat jika nanti harus di ekspor ke Australia. Pasalnya, TMMIN memang sempat fokus ke mobil-mobil MPV, dan hatchback. Jika pun sedan, segmennya berbeda.

 

Herdi Muhardi
Herdi Muhardi

Penulis konten otomotif mulai dari sepeda motor, mobil, bus hingga truk yang sempat menjadi jurnalis sejak 2011 di beberapa media mainstream ternama di Indonesia.



Berita Terkait



Baca Juga