Berangus Divisi PR dan Humas, Tesla Ogah Berhubungan dengan Media

0
28

Pabrikan otomotif manapun tentu butuh campur tangan media sebagai saluran publikasi dalam memperkenalkan produk serta layanannya. 

Dalam hal ini tugas media harus selalu netral dan memberikan gambaran objektif mengenai sebuah produk yang dirilis untuk dinikmati para pembaca. Namun belakangan hal ini begitu sulit bila berbicara soal Tesla.

Elon Musk, CEO Tesla memutuskan untuk memberangus divisi Hubungan Masyarakat atau Public Relation-nya serta menutup komunikasi dengan semua media.  

Keputusan ini dilatarbelakangi kemarahan Elon Musk atas pemberitaan miring terkait produk Tesla. CEO Tesla ini salah menafsirkan kritik yang ditulis oleh berbagai media terkait produk electric vehicle Tesla. 

Alih-alih melakukan pendekatan seimbang, Musk malah berbalik melihat media sebagai musuh perusahaan, tulis autoevolution, Selasa (6/10/2020). 

Bulan lalu, dalam acara Battery Day, Elon Musk membeberkan soal rencana dalam menghadirkan teknologi baterai baru. Namun ini dianggap sebagian orang tidak memenuhi harapan, sehingga media juga kurang menyambut dengan baik. Lalu muncullah berita-berita kurang positif yang menyerangnya.

Tidak lama setelah itu, Musk yang merasa kurang senang dengan berbagai pemberitaan, menyebut pers “bodoh” dan tidak memahami pentingnya hal yang sudah mereka umumkan. 

Elon Musk pun akhirnya memutuskan untuk membubarkan bagian PR-nya dan memutuskan Tesla akan berjalan tanpa tim Hubungan Masyarakat (Humas). 

Bagi industri otomotif global, ini adalah hal yang pertama kali terjadi, tetapi bukan Tesla namanya kalau tidak melakukan berbagai hal secara berbeda. 

Contohnya, Tesla dari dulu memang sudah terkenal pelit dan tidak pernah mau mengeluarkan sedikitpun bajet untuk beriklan. Tapi tetap saja, memutuskan hubungan dengan pers dan media rasanya terlalu berlebihan.

Tesla bakal tetap terus memberikan informasi kepada media yang dianggap masih mendukung serta menghindari media yang dianggap berseberangan. Tapi tidak akan semudah itu karena sebagian besar pers sudah merasa tersinggung dan kemungkinan akan lebih banyak berita negatif soal Tesla yang akan dipublikasikan. 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here