Jumat, April 19, 2024
Lainnya
    Tak BerkategoriDaftar Mobil Listrik Paling Irit Hemat Energi, Urutan Pertama Bukan Tesla

    Daftar Mobil Listrik Paling Irit Hemat Energi, Urutan Pertama Bukan Tesla

    Mobil listrik saat ini menjadi mobil yang populer di Indonesia. Mulai banyak masyarakat yang kini menggunakan mobil listrik karena lebih ramah lingkungan maupun irit. Bila mobil dengan mesin konvensional berpatokan pada ukuran Km/L.

    Untuk mobil listrik ini tentu berbeda, lebih tepatnya menggunakan ada yang menggunakan ukuran MGPe (setara mil per galon) untuk EV. MGPe ini pun dikeluarkan oleh Badan Perlindungan Lingkungan (EPA) Amerika Serikat. 

    Perlu diketahui bahwa meski sama-sama mobil listrik, setiap mobil listrik satu dan yang lainnya tentu membutuhkan daya yang berbeda untuk melaju pada setiap kilometernya. Nah, maka dari itu, keberadaan mobil listrik yang saat ini sudah dianggap paling irit, ternyata memiliki peringkat tersendiri.

    Untuk peringkat mobil listrik paling irit ini ternyata bukan diduduki oleh mobil listrik yang sangat populer di seluruh dunia, melainkan oleh mobil listrik yang sama-sama  buatan dari Negeri Paman Sam tersebut.

    Baca juga: Daftar Lengkap 15 Mobil Listrik Yang Dijual di Indonesia dan Harganya!

    Berikut 5 daftar mobil listrik paling irit hemat energi di dunia:

    Lucid Air Pure

    Lucid Air Grand Touring
    Lucid Air Grand Touring (Wikipedia)

    Mengutip dari Makeuseof, urutan pertama pada tahun 2023 ini ada Lucid Air Grand Touring. Lucid Air adalah mobil listrik baterai yang diproduksi dan dipasarkan oleh Lucid Motors perusahaan yang berasal dari Amerika Serikat. 

    Diluncurkan pada Desember 2016, mobil ini dirancang untuk bersaing dengan merek yang sudah ada di industri kendaraan listrik. Lucid Air ini pun berani untuk bersaing dengan mobil seperti Tesla Model S Plaid, Fisker Karma, Porsche Taycan, hingga dengan mobil mewah seperti Mercedes Benz, BMW dan Audi. 

    Memang dibuat menjadi mobil mewah, penampilan Lucid Air ini begitu elegan. 

    Spesifikasi dan kapasitas baterai

    Lucid Air untuk setiap versi standarnya dilengkapi dengan baterai 88 kWh dengan penggerak roda belakang yang mampu menghasilkan tenaga 480 hp dan torsi 600 Nm. 

    Mobil memiliki kemampuan jelajah 653 km dan kecepatan hingga 300 km/jam.. Pada tahun 2021, versi paling efisien yang dijual di AS adalah Lucid Air Grand Touring dengan roda 19 inci.

    Keefisiensian mobil ini diukur oleh EPA dan hasilnya sebesar 26 kWh/100 mil (160 kilometer), yang setara dengan 1,8 liter/100 km bensin.

    Selain irit, pengisian daya pada mobil ini terbilang cukup cepat. Hanya membutuhkan waktu 20 menit untuk mengisi daya dari 0 hingga 80%. 

    Kelebihan:

    1. Daya jelajah yang jauh hingga lebih dari 600 km.
    2. Irit dan paling hemat energi.
    3. Memiliki desain yang mewah dan elegan, tidak kalah dengan mobil mewah lainnya.

    Kekurangan:

    1. Fitur yang terdapat pada Lucid Air bisa dibilang belum mumpuni dibandingkan mobil listrik lainnya.
    2. Tempat pengisian daya yang saat ini masih minim.

    Harga

    Untuk harganya sendiri, Lucid Air Grand Touring ini dibanderol dengan harga Rp1,9 milyar.

    Tesla Model 3 RWD

    Tesla Model 3 RWD
    Tesla Model 3 RWD (Wikipedia)

    Tesla Model 3 RWD merupakan varian standar yang menjadi mobil listrik paling irit dan hemat energi dari Tesla. Di balik nama populernya, Tesla menjadi mobil yang sangat banyak diminati.

    Untuk Tesla Model 3 RWD ini mampu menempuh jarak 305 mil dari baterai 62kWh-nya. Untuk efisiensi dayanya, mobil ini mencapai 25 kWh/100 mil atau hampir 2 liter untuk 100 km.

    Spesifikasi dan kapasitas baterai

    Dibekali dengan baterai lithium-ion berkapasitas 50 kWh (Standard Range), 62 kWh (Mid Range). Tesla Model 3, motor listriknya mampu menghasilkan tenaga 258 hp dan torsi 317 Nm.

    Kecepatan maksimum pada mobil listrik ini mencapai 225 Km/Jam. Sedangkan untuk akselerasinya dari 0-100 km/jam hanya 5,6 detik. 

    Pengisian dayanya pun cepat yaitu hanya membutuhkan waktu 30 menit untuk supercharge.

    Kelebihan:

    1. Tesla Model 3 RWD memiliki akselerasi yang cepat dan kecepatan maksimum yang tinggi.
    2. Jarak tempuh yang panjang.
    3. Kualitas konstruksi yang baik, Model 3 RWD memiliki bahan dan konstruksi yang berkualitas tinggi, memberikan kenyamanan dan keamanan bagi pengguna.
    4. Fitur keselamatan yang canggih seperti sistem pengereman ABS, ESC, Regenerative Braking System, dan TPMS.
    5. Tesla Model 3 RWD dilengkapi dengan teknologi autopilot

    Kekurangan:

    1. Harganya yang masih relatif mahal dibandingkan dengan mobil listrik lainnya. 
    2. Masih terbatasnya stasiun pengisian daya.
    3. Dimensi mobil yang dianggap cukup terbatas, terutama pada bagian belakang.

    Harga

    Tesla Model 3 RWD di Indonesia sendiri dijual dengan beberapa varian:

    • Tesla Model 3 Standard Range Plus Rp1,5 miliar
    • Tesla Model 3 Long Range Rp2,5 miliar
    • Tesla Model 3 Performance Rp 2,7 miliar

    Baca juga: 7 Rekomendasi Mobil Listrik Terbaik Dilengkapi Manfaat dan Cara Perawatannya

    Chevrolet Bolt EV

    Chevrolet Bolt EV
    Chevrolet Bolt EV (makeuseof)

    Masih dari pabrikan otomotif asal Negeri Paman Sam, Chevrolet memiliki mobil yang ditenagai baterai listrik yang diberi nama Chevrolet Bolt EV. Dari penampilannya sangat terlihat jelas mobil ini merupakan jenis mobil hatchback. 

    Pembuatan Chevrolet Bolt EV ini merupakan kerjasama dari General Motors di bawah nama Chevrolet dan LG Corporation. Untuk pasar Eropa, mobil ini diberi nama Opel Ampera-e namun sudah dihentikan sejak tahun 2018.

    Spesifikasi dan kapasitas baterai

    Chevrolet Bolt EV ini dibekali dengan baterai lithium-ion 66 kWh yang memiliki daya jelajah hingga 420 Km. Menggunakan satu motor listrik dengan tenaga 150 kW dapat menghasilkan tenaga hingga 200 hp dan torsi 266 lb-ft.

    Untuk pengisian dayanya, mobil ini termasuk cepat. Yaitu dengan waktu 30 menit, daya pada baterai bisa terisi dari 0-80%. 

    Chevrolet Bolt EV menggunakan penggerak roda depan dan memiliki kapasitas untuk 5 orang penumpang. Mobil listrik ini dapat melesat hingga kecepatan 150 km/jam. Akselerasi dari motor listrik ini dari 0-96 km/jam hanya butuh waktu 6.5 detik.

    Dibekali dengan berbagai fitur untuk menunjang kenyamanan dan keselamatan, mobil ini menjadi salah satu mobil listrik paling hemat energi. Dari pengukuran EPA, mobil ini dapat mengkonsumsi 28 kWh/100 mil, atau bila dikonversikan menjadi 2 liter bensin untuk jarak 100 km.

    Kelebihan:

    1. Chevrolet Bolt EV menjadi memiliki desain yang menarik sebagai hatchback dan dapat menampung 5 orang penumpang.
    2. Konsumsi energi yang sangat hemat.
    3. Pengisian daya baterai yang relatif cepat.

    Kekurangan:

    1. Harga dari Chevrolet Bolt EV ini sudah mencapai angka milyaran.
    2. Ada masalah terhadap baterainya yang membuat General Motors menarik peredaran Chevrolet Bolt EV.

    Harga

    Harga dari Chevrolet Bolt EV ini sempat menyentuh angka di atas Rp500 jutaan. Namun sempat turun hingga Rp400 jutaan untuk unit barunya.

    Hyundai Kona EV

    Hyundai Kona EV
    Hyundai Kona EV (Wikipedia)

    Selanjutnya adalah mobil dari Negeri Gingseng, yaitu Korea Selatan dengan Hyundai Kona EV yang cukup digemari di pasar otomotif Asia. Hyundai Kona menjadi salah satu pilihan mobil listrik terbaik selain mobil listrik dari Benua Eropa maupun Amerika.

    Hyundai Kona EV mulai diluncurkan sejak tahun 2018 di Korea dan Eropa. Hyundai Kona EV ini merupakan mobil listrik kedua dari Hyundai usai Ioniq. 

    Mobil ini pun merupakan mobil berjenis SUV Crossover yang memiliki penampilan gagah sporty. Sehingga mobil listrik tidak melulu berjenis sedan atau mobil mungil.

    Spesifikasi dan kapasitas baterai

    Kona Electric tersedia dalam dua kapasitas baterai yaitu 39,2 kWh dan 64 kWh. Selain itu ada beberapa varian yang ditawarkan seperti Ultimate yang memiliki fitur cruise control adaptif dan bersama dengan pemusatan jalur, yang berarti kendaraan tersebut memenuhi standar SAE untuk level 2 tanpa pengemudi.

    Hyundai Kona EV ini memiliki jangkauan 415 km dengan baterai 64 kWh. Mobil ini dibekali dengan sati motor listrik bertenaga 150 kW yang dapat menghasilkan tenaga 201 hp dan torsi 291 lb-ft.

    Dapat diisi daya dengan pengisian cepat (DC) hingga 100 kW, membutuhkan waktu pengisian sekitar 47 menit hingga 80% kapasitas, dan dapat diisi daya dengan pengisian Level 2 (AC) hingga 7.2 kW, membutuhkan waktu pengisian sekitar 9 jam.

    Mobil ini dapat berakselerasi dari 0-96 km/jam dengan waktu 6,4 detik. Untuk kecepatan maksimumnya mobil ini dapat melesat sampai 167 km/jam. Sedangkan untuk efisiensi energinya mencapai 28 kWh/100 mil, atau bila dikonversikan menjadi 2 liter bensin untuk jarak 100 km.

    Kelebihan:

    1. Jangkauan baterai yang cukup jauh, mencapai 258 mil menurut EPA, sehingga sangat cocok untuk perjalanan jarak jauh.
    2. Performa yang baik dengan akselerasi yang cepat dan responsif.
    3. Ruang kabin yang luas dan nyaman untuk 5 penumpang.
    4. Fitur keselamatan dan hiburan yang lengkap dan modern.

    Kekurangan:

    1. Harga yang relatif mahal dibandingkan dengan mobil listrik lain di kelasnya.
    2. Ketersediaan masih terbatas di beberapa negara.
    3. Kapasitas bagasi yang kecil, terutama jika dibandingkan dengan mobil SUV lain di kelasnya.
    4. Tidak dilengkapi dengan penggerak all-wheel drive (AWD).

    Harga

    Harga dari Hyundai Kona EV ini dibanderol dengan harga mulai Rp750 jutaan.

    Baca juga: Semakin Banyak Diminati, Ini Kelebihan dan Kekurangan Beli Mobil Listrik

    Kia Niro EV

    Kia Niro
    Kia Niro (Wikipedia)

    Masih dari Negeri Gingseng, Korea Selatan dengan Kia Niro EV. Mobil ini sudah diproduksi sejak tahun 2016. Mobil ini pun dibuat dengan tiga versi yaitu mulai dari mobil hybrid, plug-in hybrid, dan baterai listrik.

    Kalau untuk versi mobil listriknya, Kia Niro baru ada sejak tahun 2018. Diluncurkan di International Electric Vehicle Expo di Korea, bernama Niro EV di Asia dan Amerika Utara dan e-Niro di Eropa.

    Spesifikasi dan kapasitas baterai

    Kia Niro EV tersedia dalam dua versi baterai, yaitu 39,2 kWh dan 64 kWh. Menggunakan baterai lithium ion polymer berpendingin cairan. 

    Baterai diproduksi/disediakan oleh SK Innovation, berbeda dengan Kona Electric yang menggunakan baterai dari LG Chem.

    Versi 39,2 kWh digerakkan oleh motor listrik magnet permanen 100 kW (130 hp) dengan torsi 395 Nm (291 lb-ft) dan dapat menempuh jarak hingga 288 km dalam dengan sekali pengisian daya.

    Versi 64 kWh dapat menempuh 455 km dan memiliki motor 150 kW (200 hp) yang lebih bertenaga yang menghasilkan jumlah torsi yang sama. Kedua mobil tersebut berpenggerak roda depan. 

    Untuk efisiensi energinya, Kia Niro EV ini mencapai 30 kWh/100 mil, atau bila dikonversi menjadi 3 liter bensin untuk jarak 100 km.

    Kelebihan:

    1. Jangkauan jelajah yang cukup jauh hingga mencapai 300 km..
    2. Ruang kabin yang luas dan nyaman untuk 5 penumpang serta kapasitas bagasi yang besar, membuat mobil ini cocok untuk perjalanan jarak jauh bersama keluarga.
    3. Fitur keselamatan dan hiburan yang lengkap dan modern.

    Kekurangan:

    1. Harga yang relatif mahal dibandingkan dengan mobil listrik lain di kelasnya.
    2. Ketersediaan masih terbatas di beberapa negara.
    3. Tidak dilengkapi dengan penggerak all-wheel drive (AWD).
    4. Tidak dilengkapi dengan fitur sistem pengemudi otomatis yang sepenuhnya otonom.

    Harga 

    Untuk harga dari Kia Niro EV, Anda dapat membelinya dengan harga Rp800 jutaan.

    Nah, itulah ulasan mengenai mobil listrik paling irit hemat energi di dunia saat ini yang bisa menjadi referensi Anda sebelum membeli mobil listrik.

    Kalau soal menjual mobil bekas untuk berganti ke mobil listrik, pastikan untuk mempercayakan ke OLX Autos. Anda akan mendapatkan penawaran menarik serta pembayaran cepat tanpa ribet.

    Hindari proses jual mobil yang ribet dan #PilihYangPasti untung dan aman di OLX Autos. Prioritas kami adalah keamanan bertransaksi, sehingga menjual mobil bisa lebih nyaman. Kamu bisa dapatkan pembayaran instan dan tanpa hidden fee!

    Populer
    GIIAS 2023
    Berita Terkait