Rabu, Desember 1, 2021
OLX Auto
More
    BeritaDaihatsu dan Suzuki Indonesia Pelajari Cara Buat Ventilator Untuk Pasien Corona

    Daihatsu dan Suzuki Indonesia Pelajari Cara Buat Ventilator Untuk Pasien Corona

    Sejumlah rumah sakit di dunia termasuk di Indonesia, kewalahan menangani pasien yang terinfeksi virus corona yang semakin hari semakin banyak jumlahnya.

    Bahkan, banyak rumah sakit yang mengeluhkan kurangnya alat medis khususnya ventilator, yang merupakan alat bantu pernafasan.

    Hal ini pula yang membuat pemerintah melalui Kementerian Perindustrian RI meminta kepada industri khususnya otomotif untuk memproduksi ventilator agar dapat memenuhi permintaan rumah sakit.

    “Untuk supply ventilator, akan dibuat prototipe sederhana yang dapat diproduksi massal melalui kerja sama antara industri otomotif dengan industri komponen,” ungkap Agus, Jumat (27/3/2020).

    Lantas bagaimana persiapan industri otomotif di Indonesia dengan adanya permintaan dari sang menteri?

    Sejatinya memang ada beberapa pabrikan otomotif yang memiliki pabrik produksi di Indonesia, salah satunya Daihatsu melalui PT Astra Daihatsu Motor. Lalu apakah ADM akan membuat ventilator?

    “Sedang dipelajari. Belum bisa komentar,” ungkap Amelia Tjandra Direktur Pemasaran di PT Astra Daihatsu Motor dalam pesan tertulis.

    Kendati tak bisa memberikan komentar lebih jauh, Amel sendiri berharap agar pandemi ini cepat berlalu.

    Selain PT ADM, ternyata yang ikut mempelajari pembuatan ventilator untuk pasien terinfeksi corona yaitu Suzuki. Hal ini diungkapkan Direktur Pemasaran 4W PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) Donny Saputra.

    “Kita masih study, saat ini secara detail, belum bisa kasih informasi banyak,” ucapnya.

    Ya, semoga dengan adanya niat mempelajari pembuatan ventilator, maka para produsen otomotif ini bisa langsung berkontribusi di tengah krisis imbas corona. Aamiin!!

     

    OLX Auto

    Berita Terpopuler

    Herdi Muhardi
    Penulis konten otomotif mulai dari sepeda motor, mobil, bus hingga truk yang sempat menjadi jurnalis sejak 2011 di beberapa media mainstream ternama di Indonesia.

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here