Demi Alasan Kesehatan, GAIKINDO Batalkan Pelaksanaan Pameran GIIAS Surabaya 2020

0
26

Dengan berbagai pertimbangan, khususnya soal kesehatan masyarakat, Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) dengan begitu berat hati mengumumkan kembali pembatalan pelaksanaan GIIAS Surabaya 2020.

Sebelumnya GAIKINDO sudah mengumumkan lewat keterangan resmi terkait rencana penyelenggaraan GIIAS 2020 The Series yang dikonsentrasikan pada 2 (dua) pameran, yakni GIIAS Surabaya 2020 dan The 28th GIIAS 2020, BSD-City. 

Namun, dalam perkembangannya, jelang penyelenggaraan GIIAS Surabaya 2020 yang semakin dekat, kondisi pandemi COVID-19 secara nasional, khususnya di wilayah Surabaya hingga saat ini masih menunjukkan tren kenaikan.

Ini kemudian jadi pertimbangan utama GAIKINDO untuk membatalkan pelaksanaan GIIAS Surabaya 2020, karena mengingat kesehatan dan keselamatan dari para peserta pameran, pengunjung pameran, serta masyarakat umum menjadi prioritas. 

“Sebuah keputusan berat bagi kami untuk membatalkan penyelenggaraan GIIAS Surabaya 2020 karena industri otomotif saat ini telah siap untuk mulai bangkit kembali. Namun, kesehatan masyarakat khususnya di Jawa Timur tetap menjadi prioritas kami, sehingga dengan satu suara GAIKINDO mengambil keputusan ini,” jelas Yohannes Nangoi, Ketua Umum GAIKINDO dalam keterangan tertulis hari ini, Kamis (16/7/2020).

Sebuah keputusan yang sangat disayangkan mengingat GAIKINDO yang saat ini tengah berupaya membangkitkan industri otomotif lewat penyelenggaraan pameran GIIAS. 

Sementara Ketua III GAIKINDO yang sekaligus merupakan ketua penyelenggara pameran GIIAS, Rizwan Alamsjah, menegaskan pembatalan pameran GIIAS Surabaya 2020 bukan karena ketidaksiapan penyelenggaraan pameran, melainkan keputusan yang didasarkan atas kepedulian terhadap angka penyebaran COVID-19 di Jawa Timur khususnya kota Surabaya. 

“Persiapan pameran berlangsung sesuai dengan yang direncanakan panitia dan peserta, namun sebagai tindakan pencegahan pandemi COVID-19 menjadi semakin luas kami, memutuskan untuk lebih fokus mempersiapkan GIIAS 2020 di BSD-City pada 22 Oktober – 1 November 2020, di Indonesia Convention Exhibtion (ICE). Agar seluruh peserta bisa tampil maksimal dan memberikan yang terbaik disana,” ungkap Rizwan.

Persiapan tersebut juga terkait dengan protokol Kesehatan ketat yang harus diberlakukan terkait kondisi dan situasi pengamanan. Bukan hanya diberlakukan untuk seluruh pengunjung, namun juga kepada seluruh peserta dan seluruh pihak yang terkait dengan penyelenggaraan pameran, seperti pihak venue penyelenggaraan pameran, para pekerja stand, penyedia makanan, hingga penyedia transportasi. 

“Protokol kesehatan sedang dipersiapkan bersama, kami ingin semua pihak melakukan persiapan dengan detil baik dari pihak penyelenggara maupun para peserta, sehingga pameran dapat berlangsung dengan aman dan nyaman untuk seluruh pengunjung,” tambah Rizwan. 

“Semoga situasi pandemi ini dapat segera teratasi, dan GIIAS 2020 di BSD-City dapat berjalan sesuai rencana, mendorong industri kembali berjalan dan bertumbuh, serta tetap menjaga kesehatan masyarakat,” pungkasnya. 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here