Senin, Agustus 8, 2022
More
    MobilDFSK Gelora E, Biaya Perawatannya Cuma Rp 2.300-an Per Hari

    DFSK Gelora E, Biaya Perawatannya Cuma Rp 2.300-an Per Hari

    DFSK Gelora E merupakan mobil listrik yang masuk segmen kendaraan komersial dan sangat cocok untuk bisnis.

    Bicara soal DFSK Gelora E, PT Sokonindo Automobile selaku agen pemegang merk DFSK membocorkan besaran biaya yang harus dikeluarkan untuk perawatan mobil listrik Gelora E. 

    Disebutkan jika total biaya DFSK Gelora E yang harus dikeluarkan oleh konsumen per tiga tahun atau 50.000 km (mana yang lebih dahulu dicapai) hanya di Rp 2.550.951.

    Bahkan untuk tahun pertamanya, service berkala DFSK Gelora E biaya yang harus dikeluarkan cuma sebesar Rp 708.465.

    Artinya, biaya service DFSK Gelora E per hari mulai dari Rp 2.339. Harga tersebut bahkan lebih murah jika dibandingkan satu liter bensin pertalite.

    Menurut Marketing Head PT Sokonindo Automobile, Achmad Rofiqi, DFSK merancang DFSK Gelora E dengan mengedepankan kualitas tinggi serta dipadukan biaya perawatan berkala yang super terjangkau.

    “Sehingga konsumen kami bisa merasakan benar-benar manfaat yang ditawarkan bagi sebuah kendaraan listrik,” ungkap Rofiqi dalam keterangan tertulis.

    Rofiqi juga menyatakan, biaya perawatan yang terjangkau akan membuat konsumen DFSK selalu bisa mendapatkan kemampuan Gelora E secara optimal untuk digunakan sehari-hari.

    Kata Rofiqi, dengan biaya operasional yang sangat rendah, maka bisa membantu meningkatkan keuntungan usaha.

    Biaya service berkala DFSK ini bisa didapatkan di jaringan resmi DFSK yang tersebar di seluruh Indonesia, dan dilayani mekanik tersertifikasi.

    Selain itu, bengkel DFSK juga diklaim didukung peralatan  canggih dan modern, dengan menggunakan sparepart original, serta pelayanan ramah, serta profesional.

    Tak cuma sekedar biaya perawatan berkala, setiap pembelian DFSK Gelora E juga akan mendapatkan garansi 3 tahun atau 120.000 km.

    Serta garansi baterai dan sistem kelistrikan EV selama 5 tahun atau 200.000 km.

    Kelebihan mobil listrik DFSK Gelora E

    Selain soal biaya perawatan, mobil listrik DFSK Gelora E menjadi nilai lebih bagi para pengusaha yang inginkan efisiensi tinggi bagi bisnis.

    DFSK menjamin DFSK Gelora E tetap mengedepankan kualitas tinggi untuk memastikan kemampuannya selalu berada di kondisi optimal agar bisa menunjang bisnis lebih menguntungkan.

    “Keberadaan DFSK Gelora E menjadi bukti bagaimana mengakselerasi keuntungan usaha bisa dimulai dari biaya perawatannya yang rendah namun tetap mengedepankan kualitas kendaraan,” jelas Rofiqi.

    DFSK Gelora E didukung dengan pengisian fast charging 20-80 persen hanya membutuhkan waktu 80 menit, dengan jarak tempuh berkendara hingga 300 kilometer.

    Untuk pengisian reguler, DFSK Gelora E memiliki pengisian normal dengan listrik rumah 220V 16A dan memiliki  daya minimal 3.500 kWh.

    DFSK Gelora E juga disebut-sebut mampu melaju di jalanan yang tergenang banjir, sebab mobil ini sudah memenuhi standar proteksi internasional dengan nilai mencapai IP67. 

    Artinya, baterai mobil mampu bertahan dari air dan debu, serta sistem perlindungan baterai ini sudah kokoh sehingga mampu menahan baterai dalam kondisi ekstrem.

    Spesifikasi mesin DFSK Gelora E

    DFSK Gelora E
    DFSK Gelora E

    Dimensi

    Panjang x lebar x tinggi : 4.500 mm x 1.680 mm x 2.000 mm

    Jarak sumbu roda : 3.050 mm

    Berat total: 2.235 kg (minibus), 2.600 kg (BlindVan)

    Mesin

    Tipe penggerak listrik : Permanent Magnet Synchronous Motor (PMSM)

    Tipe baterai : Lithium-ion Phosphate

    Kapasitas baterai : 42 kWH plus

    Daya : 60 kWh pada 9.000 rpm

    Torsi : 140 Nm

    DC Charging : 2,5 jam

    Fast Charging : 2,5 jam

    Regular Charging : 8 jam

    Suspensi depan : MacPherson Independent Suspension with Stabilizer

    Suspensi belakang : 5 Leaf Spring, Non-independent Suspension with Stabilizer

    OLXers mau cari dan beli mobil bekas berkualitas, yuk cek di OLX Autos.

    Berita Terpopuler

    Herdi Muhardi
    Penulis konten otomotif mulai dari sepeda motor, mobil, bus hingga truk yang sempat menjadi jurnalis sejak 2011 di beberapa media mainstream ternama di Indonesia.

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here