Rabu, Desember 8, 2021
OLX Auto
More
    TipsHati-Hati, di Wilayah Ini Mobil Lebih Beresiko Terkena Karat

    Hati-Hati, di Wilayah Ini Mobil Lebih Beresiko Terkena Karat

    Tak sedikit yang percaya munculnya karat atau korosi karena mobil kotor dan jarang dicuci. Meskipun anggapan tersebut ada benarnya, namun yang OLXer harus tau, karat juga bisa muncul di wilayah tertentu.

    Menurut Marketing Protera Protection (brand pelapis anti karat), salah satu wilayah yang potensi terkena karat lebih tinggi yaitu daratan yang berdekatan dengan pantai. Jakarta Utara salah satunya.

    “Karat bisa timbul karena udara, sama kadar air (yang digunakan untuk mencuci) juga berbeda, karena disana mengandung garam,” ungkap Victor saat ditemui News OLX.

    Selain berdekatan dengan pantai, Victor juga menyatakan jika wilayah tersebut kadar airnya memang tidak bagus, bukan tak mungkin ketika mencuci mobil, maka air tersebut justru menjadi penyebab timbulnya karat.

    OLXer juga harus tau, mobil yang sering terkena guyuran hujan juga bisa menyebabkan karat lho. Maka dari itu, ketika mobil kehujanan, maka ada baiknya sesampainya dirumah langsung disiram dengan air dan keringkan menggunakan lap bersih.

    “Cuci tapi nggak di lap juga bisa timbul karat. Tapi tergantung airnya juga, kalau airnya kandungan kurang bagus itu bisa (karat), karena lama-lama dia ngendap dan itu bisa nggak kering dan muncul di sela-sela tidak terjangkau,” tuturnya.

    Karena itu, Victor menyarankan, ada baiknya mobil diaplikasi anti karat. Di Protera, mobil yang sudah diaplikasikan pelapis anti karat tidak ada perawatan khusus, hanya saja dilakukan pengecekan rutin setiap satu tahun sekali.

    Sebaliknya, jika mobil sudah terkena karat, maka yang terjadi akan sulit dilakukan perbaikan. Pasalnya, karat yang menempel di bodi mobil justru bisa membuat bodi mobil keropos dan juga bolong. 

    “Paling perawatannya hanya cuci kolong setiap sebulan sekali,” tutupnya.

    OLX Auto

    Berita Terpopuler

    Herdi Muhardi
    Penulis konten otomotif mulai dari sepeda motor, mobil, bus hingga truk yang sempat menjadi jurnalis sejak 2011 di beberapa media mainstream ternama di Indonesia.

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here