Sabtu, Desember 4, 2021
OLX Auto
More
    MotorHonda ADV150, Skutik Bergaya Adventure Jadi Idola Baru

    Honda ADV150, Skutik Bergaya Adventure Jadi Idola Baru

    PT Astra Honda Motor (AHM) rupanya mendapatkan berkah tersendiri hadir di gelaran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019. Pasalnya, selama pameran yang berlangsung 18-28 Juli 2019 catatan penjualan motor Honda mencapai 2.852 unit.

    Dari total penjualan tersebut tiga motor Honda terbaru yaitu ADV150, Monkey dan Genio menjadi penyumbang terbanyak, yaitu mencapai 2.254 unit atau menyumbangkan 79 persen dari total penjualan motor Honda selama GIIAS 2019.  

    Menurut General Manager Sales PT AHM Ignatius Didi Kwok, pencapaian penjualan sepeda motor Honda pada pameran otomotif GIIAS 2019 mencerminkan kepercayaan konsumen terhadap sepeda motor Honda sebagai moda transportasi yang sesuai dengan gaya hidup konsumen yang beragam.

    “Terima kasih kepada para pengunjung GIIAS untuk dukungan dan kepercayaannya terhadap sepeda motor Honda. Hal ini menjadi inspirasi kami untuk terus berupaya menghadirkan sepeda motor yang sesuai dengan kebutuhan serta gaya hidup konsumen, serta memberikan pelayanan purna jual terbaik bagi konsumen di seluruh Tanah Air,” jelas Didi dalam keterangan tertulis. 

    Adapun dari ketiga motor terbaru Honda, yang cukup menarik selama GIIAS 2019 Honda ADV150 jadi idola baru, motor skuter matik bergaya adventure ini dipesan hingga 1.802 unit. Tak hanya itu, selama pameran Honda ADV150 dinobatkan sebagai Favorite Motorcycle Visitor Choice.

    Selain Honda ADV 150, Honda Monkey dan Honda Genio juga menjadi penyumbang penjualan sepeda motor Honda terbanyak selama GIIAS 2019, masing-masing menorehkan 290 unit dan 162 unit.

    Ringkasan Singkat 

    Pengunjung GIIAS 2019 mencari informasi soal Honda ADV150. (AHM)

    Honda ADV150 memang memiliki desain berbeda di kelas 150 cc. Motor ini dianggap lebih macho apalagi buat mereka yang suka riding. Oia, skutik yang satu ini juga memang mengadopsi gaya X-ADV yang memiliki mesin 745cc twin-cylinder.

    Meski mesinnya lebih kecil, namun Honda ADV150 diklaim memiliki beragam fitur canggih seperti Two Step Adjustable Windscreen, ruang penyimpanan sebesar 28 liter, serta sistem full digital panel meter yang dapat menampilkan berbagai informasi.

    Tampang Honda Monkey di GIIAS 2019. (AHM)

    Untuk Honda Monkey, motor ini bisa menjadi pilihan untuk mereka yang ingin tampil nyentrik di jalanan. Hal ini karena tampang Honda Monkey memang terlihat unik dan ikonik dengan konsep Iconic-Fun Bike. 

    Diperkenalkan pertama kali pada tahun 1961, model ini terus bertahan karena desainnya yang ikonik dan dimensinya yang compact. Belum lagi bobot ringan sehingga sangat menyenangkan digunakan untuk berkendara. 

    Untuk jantung pacu, Honda Monkey telah mengusung mesin silinder tunggal horizontal 4 percepatan SOHC 125cc.

    Penggunjung tampak lebih seksama meliha tampilan Honda Genio. (AHM)

    Sedangkan Honda Genio merupakan pilihan skutik terbaru yang hadir pertama kali pada akhir Juni 2019. Motor ini diklaim berdesain casual dan fashionable serta ukuran bodi yang compact. 

    Skutik ini juga dianggap cocok untuk kaum milenial, lantaran beragam fitur menarik mulai dari soket charger untuk mengisi daya smartphone, layar display yang menyajikan beragam informasi, dan lampu LED. 

    Honda Genio didukung oleh penggunaan frame(rangka) baru eSAF (enhanced Smart Architecture Frame). Teknologi frame baru Honda yang diimplementasikan pertama di Indonesia ini membuat Honda Genio lebih ringan, lincah, dan nyaman dikendarai.

    Harga

    Soal harga Honda ADV150 dilepas dengan banderol Rp 36,5 juta untuk model ABS dan Rp 33,5 juta untuk tipe CBS. Untuk Honda Monkey sendiri dijual  Rp 65 juta. Adapun untuk Honda Genio dilego Rp 17,2 juta untuk tipe CBS, sedangkan tipe CBS-ISS dibanderol Rp 17,7 juta. Semua harga ini OTR (On The Road) DKI Jakarta. (Her)

    OLX Auto

    Berita Terpopuler

    Herdi Muhardi
    Penulis konten otomotif mulai dari sepeda motor, mobil, bus hingga truk yang sempat menjadi jurnalis sejak 2011 di beberapa media mainstream ternama di Indonesia.

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here