Minggu, Agustus 14, 2022
More
    TipsIstri, Jangan Percaya 100% Kehebatan Suami Nyetir Saat Mudik

    Istri, Jangan Percaya 100% Kehebatan Suami Nyetir Saat Mudik

    Melakukan perjalanan mudik bersama keluarga dengan mobil pribadi memang mengasyikan. Selain ditemani orang-orang terkasih, selama perjalanan kita bisa saling mendekatkan diri satu sama lainnya.

    Meski begitu, menurut Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI) Sony Susmana, ketika mudik bersama keluarga sudah sebaiknya saling berbagi tugas.

    Ya, jika suami menjadi Driver di kursi kemudi, maka istri atau anggota keluarga lainnya duduk disamping sebagai Co-Driver. Sony menegaskan, fungsi istri sebagai Co-Driver sangat penting.

    “Jadi jika mudik, istri jangan hanya tidur, tante-tante kalau yang nyetir suaminya jangan percaya 100 persen. Biasanya laki-laki kalau lagi nyetir ditanya, ‘Pah cape pah?’ itu gengsinya tinggi,” ungkap Sony di acara Cars & Coffee Powered by OLX Autos, bertajuk Mudik yang Pasti Bareng OLX Autos, di OLX Autos Store BSD, Tangerang Selatan, 25 April 2022.

    Lebih lanjut,  Sony menyampaikan, bahwa tugas Co-Driver jangan dianggap sepele, karena ikut memegang peran penting untuk membantu dan mengingatkan sang Driver.

    Ciri Pengemudi Mengantuk Saat Mudik

    Mengantuk dikala posisi sedang mengemudi merupakan hal yang sering terjadi. Bahkan istilah yang disebut microsleep ini jadi faktor utama penyebab kecelakaan.

    “Ibarat computer itu sedang di shutdown. Kita bawa mobil yang bergerak, mobile, dan tidur itu kelewatan banget, karena pasti kecelakaan,” ujar Sony.

    Kata Sony, peristiwa microsleep akan sangat terasa ketika mobil melaju dengan cepat di atas 80 km per jam.

    “Kalau kecepatan mobil di atas 100 km per jam, disarankan jika lelah jangan diteruskan, lebih baik istirahat,” tuturnya.

    Lebih lanjut Sony menjelaskan, untuk mengetahui pengemudi letih, lelah, atau mengantuk, biasanya mereka lebih sering mengedipkan mata atau sengaja menggoyang-goyangkan badan.

    Jika itu terjadi, maka peran istri sebagai Co-Driver adalah meminta pengemudi beristirahat di rest area dan lakukan stretching otot, otak dan syaraf setidaknya dalam waktu 15 menit.

    “Jangan justru dimarahin, karena hubungan suami istri, Driver dan Co-Driver harus baik komunikasinya jangan sampai berantem. Karena tugas Co-Driver itu membangkitkan suasana, jangan cuma diem pasrah” ucapnya.

    Adapun agar tidak mudah mengantuk saat mengemudi, setidaknya pengemudi diwajibkan tidur atau istirahat yang cukup sebelum bepergian.

    Jika mata Lelah dan mengantuk saat mengemudi sedangkan rest area masih jauh, maka cara mengantisipasinya dengan membuka kaca 10 cm, agar ada sirkulasi udara.

    Sony juga menyatakan, jika hendak bepergian seperti mudik lebaran, maka si Driver harus jadi orang yang tahu, kapan waktu harus mengemudi dan tidak.

    Mau beli mobil bekas untuk mudik lebaran, bisa kunjungi OLX Autos.

    Berita Terpopuler

    Herdi Muhardi
    Penulis konten otomotif mulai dari sepeda motor, mobil, bus hingga truk yang sempat menjadi jurnalis sejak 2011 di beberapa media mainstream ternama di Indonesia.

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here