Minggu, Desember 5, 2021
OLX Auto
More
    TipsJangan Asal Jumper Aki 'Soak', Ini Cara dan Aturan yang Benar

    Jangan Asal Jumper Aki ‘Soak’, Ini Cara dan Aturan yang Benar

    Mobil yang terlalu sering parkir di garasi akibat PSBB tanpa mendapatkan perlakuan khusus seperti memanaskan mesin, berpotensi membuat aki mobil tekor atau ‘soak’. Kondisi ini jika dibiarkan lama-lama tidak hanya membuat aki rusak sampai tidak bisa dipakai sama sekali, bahkan juga bakal merembet pada kerusakan lain yang lebih parah di mobil.

    Ciri-ciri saat aki sudah ‘soak’ atau tekor adalah mobil susah dihidupkan. Memutar kunci kontak ke posisi ‘On’ harus berkali kali dilakukan sebelum mesin mobil benar-benar bisa hidup. 

    Sayangnya, masih banyak pemilik mobil mengabaikan hal ini dan tetap berusaha mempertahankan penggunaan aki ‘soak’ tersebut. Tentu kebiasaan ini sangat tidak direkomendasikan. Sebaiknya ganti aki dengan yang baru agar sistem kelistrikan mobil bekerja dengan baik.

    “Perawatan aki merupakan hal yang terbilang mudah namun sering luput dilakukan oleh pengguna. Untuk merawat kondisi aki, selain pemeriksaan air aki, pengguna juga perlu menghidupkan kendaraan secara rutin minimal 5 menit setiap harinya,” terang Boediarto, Head of After Sales & CS Operation Group PT MMKSI dalam keterangan tertulis terkait tips menjumper aki dari Mitsubishi Motors, Jumat (18/12/2020).

    Tapi jika sudah terlanjur, dan mobil akhirnya tidak bisa dihidupkan sama sekali, artinya Anda sudah harus siapkan kocek untuk beli aki baru. 

    Untuk kondisi darurat, mobil masih bisa dihidupkan dengan tujuan agar bisa dibawa menuju bengkel terdekat. Cara yang paling sering dilakukan adalah dengan menjumper.  

    “Saat aki mobil sudah ‘soak’ atau tidak lagi mampu menghidupkan mesin dan kelistrikan pada mobil, maka solusi yang paling cepat adalah dengan melakukan jumper aki. Ini adalah proses mengalirkan listrik dari aki lain yang masih bagus, ke aki mobil yang bermasalah,” jelasnya.

    Tapi sebelum melakukannya, ada beberapa hal yang harus dipersiapkan dan juga harus Anda perhatikan : 

    1. Gunakan kabel khusus

    Seperti dijelaskan sebelumnya, proses jumper adalah memindahkan aliran listrik dari aki yang masih bagus ke aki yang ‘soak’, artinya untuk proses ini butuh penggunaan kabel khusus.

    Arus listrik pada saat menyalakan mobil sangat tinggi sehingga harus menggunakan kabel dengan kapasitas besar serta kuat menahan beban listrik bertegangan tinggi. 

    Anda bisa membeli kabel jumper di toko-toko aksesoris mobil atau lewat online. Di OLX kabel jumper juga mudah Anda dapatkan. 

    2. Gunakan mobil dengan kapasitas aki yang sama atau lebih besar

    Hal kedua yang juga harus menjadi perhatian dalam melakukan jumper adalah kapasitas aki. Sebaiknya aki yang digunakan untuk menjumper kapasitasnya sama besar atau lebih besar dibandingkan kapasitas aki yang tekor. Yang juga harus diperhatikan adalah voltasenya harus sama, misalnya sama-sama 12 volt.

    3. Posisikan mobil berdekatan

    Selanjutnya posisikan kedua mobil yang akan terlibat jumper ini secara berdekatan. Tujuannya agar kabel yang digunakan bisa menjangkau masing-masing aki. Karena harus diingat, kabel jumper itu memang tidak terlalu panjang. Posisinya bisa saling berhadapan atau juga bersebelahan. 

    Selain itu, pastikan juga kedua mobil sudah dalam posisi aman dalam arti tuas rem terpasang aktif. Kalau mobilnya jenis transmisi otomatis, pastikan posisinya ada di posisi netral. 

    4. Menghubungkan kabel jumper

    Yang terakhir adalah proses jumper aki itu sendiri. Sebelum melakukannya, pastikan kedua mobil dalam kondisi mesin tidak menyala. Pastikan juga jepitan kabel sudah benar, posisi kutub terminal positif dan negatif dari kedua aki tersebut. Jika kutub terminal baterai kotor, sebaiknya dibersihkan terlebih dulu menggunakan kain lap. 

    Setelah memastikan semua aman, hubungkan penjepit kabel jumper berwarna merah ke kutub positif (+) aki yang normal (mobil A). Lalu sambungkan penjepit kabel jumper warna merah lainnya pada kutub aki positif (+) yang bermasalah (mobil B). 

    Kemudian pasang kabel jumper negatif ke kutub negatif (-) aki mobil A dan pasang sisi satunya ke kutub negatif (-) aki mobil B, setelah itu nyalakan mesin mobil A. 

    Dalam kondisi mesin mobil A menyala, kemudian baru coba nyalakan mesin mobil B. 

    Biarkan mesin menyala selama beberapa menit untuk mengisi tenaga pada aki yang ‘soak’. Untuk melepaskan kabel jumper saat mobil menyala harus secara hati-hati dengan urutan lepas kabel negatif mobil B, kemudian lepas kabel negatif mobil A. Berikutnya lepas kabel positif dengan urutan yang sama seperti kabel negatif tersebut.

    Kalau percobaan pertama belum berhasil, diamkan dulu selama beberapa saat agar proses pengisian tenaga menjadi lebih banyak. 

    Tapi sekali lagi diingatkan kepada Anda pemilik mobil, bahwa proses jumper ini dilakukan hanya dalam kondisi darurat saja. Sebaiknya jika sudah ada indikasi aki mobil ‘soak’, mending langsung lakukan penggantian aki.

    Untuk kendaraan merek Mitsubishi, ada aki Genuine Battery untuk Mitsubishi Xpander, Pajero Sport dan Triton, yang bisa didapatkan di dealer Mitsubishi Motors. Pembelian aki genuine Mitsubishi Motors ini ada garansi selama satu tahun, atau 10.000 km, mana yang tercapai lebih dulu.

    OLX Auto

    Berita Terpopuler

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here