Minggu, November 28, 2021
OLX Auto
More
    BeritaJangan Panik Broadcast Soal Ban Rusak Parah Kena Air Keras Oleh Rampok

    Jangan Panik Broadcast Soal Ban Rusak Parah Kena Air Keras Oleh Rampok

    Berbagai informasi dalam sebuah grup di aplikasi smartphone menjadi hal yang lumrah. Namun ada pesan berantai yang cukup membuat anggotanya panik.

    Bagaimana tidak, isi dalam pesan berantai tersebut memperlihatkan sebuah ban mobil mengalami kerusakan parah sampai pecah tepat pada dinding.

    “Modus perampokan terbaru, hati-hati kalau di jalan ada botol aqua isinya penuh, jangan dilindas itu botol isi air keras. Apabila kelindes botol pecah dan ban langsung meleleh dan perampok pun datang siap beraksi,” tulis pesan berantai tersebut.

    Namun usut punya usut, pesan berantai yang isinya soal bagian dari modus perampokan tersebut pernah terjadi pada 2017 lalu dan ternyata tidak benar adanya alias hoaks.

    Menurut ahli berkendara Sony Susmana yang juga merupakan Director Training Safety Defensive Consultant (SDCI), jika dilihat dari unsur safety, air keras memang dapat merusak ban, tetapi tidak seketika langsung hancur.

    Ban rusak. (https://www.shutterstock.com/)

    “Kalau sampai mampu merusak ban seketika, harusnya plastik botol tersebut lebih dulu meleleh,” ungkap Soni, dalam pesan tertulis, Rabu (4/12/2019).

    Lebih lanjut Soni menyatakan, jika ban terkena air keras, maka khasiatnya bisa terlihat dalam jangka waktu yang relatif lama.

    “Utamanya, ban mengeras dulu terus getas, dan berikutnya sobek. Bahkan bisa hitungan hari atau bahkan minggu. Tergantung kualitas ban tersebut. Kalau itu hoaks (ada yang di broadcast),” tuturnya.

    Meski kasus yang satu ini terbilang hoaks, namun ada baiknya OLXer tetap berhati-hati jika berkendara, apalagi mengemudi sendiri dan di malam hari. (Her)

    OLX Auto

    Berita Terpopuler

    Herdi Muhardi
    Penulis konten otomotif mulai dari sepeda motor, mobil, bus hingga truk yang sempat menjadi jurnalis sejak 2011 di beberapa media mainstream ternama di Indonesia.

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here