Rabu, Januari 19, 2022
More
    BeritaKarena Masalah Kabel 'Kejepit', 356.309 Unit Tesla Model 3 Kena Recall

    Karena Masalah Kabel ‘Kejepit’, 356.309 Unit Tesla Model 3 Kena Recall

    Tesla memang dikenal sebagai produsen mobil dengan kebijakan “kirim sekarang, perbaiki nanti”. Sehingga banyak orang bertanya apakah model Tesla yang dijual sudah cukup diuji sebelum dilepas ke pasaran?

    Program recall terbaru dari Tesla akhirnya cukup menguatkan argumen tersebut.

    Dikabarkan sebanyak 356.309 mobil Tesla Model 3 mendapat gangguan visual di kamera spion karena kabel ‘kejepit’ akibat proses buka tutup bagasi. 

    Trug harness Tesla Model 3 menggunakan kabel koaksial inti padat untuk menampilkan gambar di layar tengah. Mengoperasikan bagasi sehari-hari, buka dan tutup bisa merusak kabel koaksial ini,” begitu penjelasan dari Tesla.

    Sehingga Tesla merasa wajib untuk melakukan recall untuk semua unit Tesla Model 3 yang diproduksi mulai 15 Juli 2017 sampai 30 September 2020.

    Sedangkan untuk unit yang diproduksi di November 2020 sudah mengadopsi desain harness bagasi yang berbeda, sehingga dianggap aman dan tak perlu dilakukan recall.

    Perubahan ini memang tidak pernah diungkapkan Tesla dan tidak pernah dijelaskan alasannya mengapa harus diubah. 

    Namun dengan adanya pemberitahuan recall ini, tentu saja jawabannya sudah tersaji secara otomatis.

    Alasan Teknis Recall Tesla Model 3

    Secara teknis, Tesla menjelaskan duduk permasalahan yang terjadi. “Kabel koaksial yang ditempelkan ke harness di tutup bagasi akan memanjang dan terlipat saat bagasi dibuka dan ditutup. Dalam kondisi bagasi tertutup inilah, harness akan terlipat dan kemungkinan menjepit dan menekan inti kabel.”

    Untuk mengetahui kondisi kabel, Tesla akan melakukan pemeriksaan dan mencari tahu apakah kabel koaksial masih dalam kondisi baik. 

    “Kalau masih bagus, mobil tersebut akan dipasangi pelindung di harness bagasi untuk memastikan radius yang cukup ketika harness menahan dalam keadaan bagasi tertutup dan mencegah keausan lebih lanjut. Sebaliknya jika sudah putus maka kabel koaksikal tersebut akan diganti serta dipasangi pelindung,” tulis Tesla.

    Program perbaikan ini sudah berlangsung sejak 23 Desember 2021 lalu. Tapi jika ini melibatkan hingga 356.309 unit, tentunya bukan perkara mudah bagi Tesla. 

    Tapi setidaknya Tesla sebagai produsen mobil besar sudah melakukan hal benar dengan mengumumkan recall. (Sumber : Autoevolution)

    Baca juga  Para Pecinta Mercedes-Benz E-Class Siap Geruduk Stadion Patriot Bekasi

    Berita Terpopuler

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here