Kamis, Mei 26, 2022
More
    Tips & TrikKenapa Harus Ada Knalpot dan Bagaimana Cara Perawatannya 

    Kenapa Harus Ada Knalpot dan Bagaimana Cara Perawatannya 

    Knalpot jadi salah satu komponen yang ada pada kendaraan bermotor, baik sepeda motor, mobil, truk hingga bus.

    Namun seiring dengan munculnya teknologi kendaraan listrik, knalpot tak lagi dibutuhkan. Sebab, sebuah kendaraan listrik dianggap tak menghasilkan emisi yang biasanya keluar dari knalpot.

    Kendati demikian, karena kendaraan listrik volumenya masih kecil, maka keberadaan knalpot masih sangat dibutuhkan.

    Bahkan dalam keterang tertulis, Yamaha, seiring kemajuan zaman, komponen-komponen khususnya sepeda motor, dibuat dan dirancang dengan menggunakan teknologi terbaik termasuk knalpot.

    Tidak sampai disitu, desain knalpot juga disesuaikan dengan jenis atau tipe sepeda motornya, baik untuk tipe matik, sport, dan bebek.

    Bahan saat ini material knalpot sangat beragam, mulai dari bahan stainless steel, baja, lalu ada titanium yang lebih premium.

    Maka dari itu, Manager After Sales Main Dealer Yamaha PT Thamrin Brothers (Sumatera Selatan & Bengkulu), Muslian, meski terlihat sepele, knalpot juga perlu perhatikan fungsinya dan selalu mendapat perawatan.

    “Karenanya kami ingin menyampaikan sejumlah poin terkait hal tersebut sehingga turut membantu konsumen dalam memperhatikan kondisi knalpot motor mereka,” ungkap Muslian dalam keterangannya.

    Fungsi

    Ilustrasi knalpot sepeda motor. (Shutterstock)

    Nah, OLXers perlu tahu, bahwasanya knalpot bukanlah komponen sebagai pemanis, yang sekadar mengeluarkan emisi.

    Sebaliknya, fungsi knalpot ternyata sangat beragam, yaitu:

    1. Meredam suara

    Ya, fungsi paling utama knalpot adalah untuk meredam suara bising dari ruang bakar akibat proses pembakaran, setiap kali proses pembakaran munculah ledakan.

    Ledakan tersebut jika tidak diredam akan menimbulkan kebisingan.

    2. Menurunkan tekanan gas buang

    Hasil pembakaran menghasilkan tekanan yang harus dibuang, semakin minim hambatan pada knalpot maka aliran gas buang akan semakin baik sehingga tenaga akan optimal, karena tidak ada gas buang yang ikut terbakar kembali.

    3. Melepaskan panas

    Dari hasil pembakaran pasti timbul panas, dan panas di mesin harus bisa dilepaskan atau dikeluarkan. Knalpot juga berfungsi untuk melepaskan panas dari mesin.

    4. Mengurangi kadar emisi gas buang berbahaya

    Biasanya knalpot dilengkapi dengan ruang atau chamber gas buang yang dilengkapi catalytic converter, sehingga bisa mengurangi kadar emisi gas buang dan mengkonversinya menjadi gas yang ramah lingkungan.

    Perawatan knalpot

    Pemilik kendaraan biasanya memang sangat jarang memperhatikan kondisi knalpot. Mereka beralasan, karena knalpot mudah panas, maka akan sulit disentuh.

    Selain itu, posisi knalpot yang ada di area bawah kendaraan, terkadang mudah kotor bahkan muncul karat.

    Padahal, knalpot juga perlu dilakukan perawatan, agar fungsi dari sebuah komponen ini tetap bermanfaat.

    Nah, mai tahu bagaimana cara perawatan knalpot? Berikut ulasannya:

    1.Melumasi lubang silencer dan leher knalpot dengan oli secukupnya untuk menghindari kebocoran pada area silencer yang diakibatkan oleh karat, yang bermanfaat menjaga agar suara knalpot tidak berisik.

    Baca juga  Penyebab Mobil Terbakar Menurut Rifat Sungkar

    2.Membersihkan leher knalpot. Oleskan oli pada leher knalpot lalu nyalakan motor hingga oli panas dan meresap.

    3.Mengecek kondisi knalpot secara rutin jika terjadi kebocoran atau tidak, juga pastikan baut pada knalpot tidak kendor.

    4.Membersihkan knalpot yang terkena air hujan, untuk mencegah terjadi karat karena air hujan yang mengandung asam dapat membuat knalpot berbahan besi berkarat.

    Nah, itulah OLXers fungsi dan cara merawat knalpot. Menurut OLXers sendiri aplagi fungsi dan cara merawat knalpot?

    OLXers mau cari mobil bekas berkualitas bisa lihat di OLX Autos.

    Berita Terpopuler

    Herdi Muhardi
    Penulis konten otomotif mulai dari sepeda motor, mobil, bus hingga truk yang sempat menjadi jurnalis sejak 2011 di beberapa media mainstream ternama di Indonesia.

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here