Senin, Agustus 8, 2022
More
    MobilMAB Metropod, Angkot Masa Depan Berbentuk Unik Berteknologi Listrik

    MAB Metropod, Angkot Masa Depan Berbentuk Unik Berteknologi Listrik

    Gelaran Periklindo Electric Vehicle Show (PEVS) 2022 yang berlangsung di JIExpo, Kemayoran jadi moment bagi PT Mobil Anak Bangsa atau MAB untuk memamerkan sejumlah produknya, tak terkecuali MAB Metropod.

    MAB Metropod dengan bentuk boxy digadang-gadang akan seperti angkutan kota atau angkot, dengan desain unik dan lucu.

    MAB sendiri menyebut Metropod sebagai First and last mile transportation, dimana moda angkutan ini ditargetkan jadi kendaraan penghubung yang digunakan dari tempat tinggal atau tempat kerja ke moda angkutan transportasi massal.

    Menurut Direktur Utama PT MAB, Kelik Irwanto, Metropod, untuk mengisi cocok digunakan untuk kawasan sub-urban, kota satelit, kawasan industri, dan lain-lain yang berfungsi sebagai mini feeder untuk transportasi massal di kota-kota besar.

    “Ini (Metropod) masih prototipe, dan akan terus kami sempurnakan,” ungkap kelik kepada wartawan di PEVS 2022.

    MAB Metropod Dikembangkan Bersama Mahasiswa UNS

    MAB Metropod2
    MAB Metropod

    MAB Metropod mengusung konsep Low Speed Electric Vehicle (LSEV) atau kendaraan bermotor listrik berbasis baterai berkecepatan rendah. Maka dari itu, kendaraan ini diklaim sangat ideal digunakan sebagai kendaraan kecil mengangkut penumpang di kawasan perumahan atau industri.

    Metropod ini dikembangkan PT MAB yang berkolaborasi dengan Universitas Sebelas Maret (UNS) untuk pengembangan baterai, dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk pengembangan motor propulsi-nya. 

    MAB Metropod kabin
    MAB Metropod kabin

    Metropod ini akan menjadi platform kendaraan listrik ukuran kecil yang siap dikembangkan menjadi Kendaraan Otonom (Autonomous Vehicle) sampai dengan Level 4 yang dikhususkan untuk mobilitas cerdas perkotaan.

    Disebutkan, meski baru sekadar kendaraan konsep dan belum resmi dirilis, namun Metropod ini telah mendapatkan pesanan sebanyak 40-an unit.

    Jika tak ada aral melintang, Metropod yang mampu menampung 7-9 orang, dimana 4-6 duduk dan tiga orang diantaranya berdiri akan diproduksi massal mulai pertengahan tahun 2023 mendatang.

    Spesifikasi

    MAB Metropod
    MAB Metropod

    Karena bentuknya yang mungil dan cocok untuk armada transportasi, Metropod yang memiliki panjang 3.652 mm, lebar 1.525 mm dan tinggi 2.175 mm diklaim memiliki kecepatan maksimum 40 Km per jam.

    Kecepatan tersebut berasal dari baterai LiFePo 72 V 15.13 KWh ditambah Motor penggerak Permanent Magnet Synchronous Motor (PMSM).

    Dengan mesin ini daya yang dihasilkan dijanjikan antara 10-20 Kw, dan torsi maksimal antara 47-210 Nm

    Untuk memberikan rasa nyaman saat berada di dalam Metropod, maka mereka membenamkan suspensi depan dengan per keong dan pada bagian belakang per daun semieliptikal.

    OLXers mau cari mobil bekas berkualitas bisa lihat di OLX Autos.

    Berita Terpopuler

    Herdi Muhardi
    Penulis konten otomotif mulai dari sepeda motor, mobil, bus hingga truk yang sempat menjadi jurnalis sejak 2011 di beberapa media mainstream ternama di Indonesia.

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here