Minggu, Mei 29, 2022
More
    Tips & TrikMau Ganti Ban Untuk Harian Atau Mudik Lebaran? Perhatikan Hal Ini

    Mau Ganti Ban Untuk Harian Atau Mudik Lebaran? Perhatikan Hal Ini

    Ban jadi salah satu komponen terpenting pada sebuah kendaraan, baik itu mobil, sepeda motor, truk mau bus.

    Pasalnya, ban bukan sekadar material yang melingkai velg berwarna hitam sehingga membantu memindahkan kendaraan dari satu tempat ke tempat lainnya.

    Sebaliknya ban memiliki banyak fungsi, mulai dari menopang beban kendaraan, menyerap benturan, mentransmisikan traksi dan daya pengereman ke permukaan jalan, serta memiliki kemampuan menjaga dan merubah arah kendaraan.

    Apalagi ban sepeda motor, dimana kendaraan roda dua ini jadi moda transportasi yang sering digunakan masyarakat.

    Menurut Manager After Sales Main Dealer Yamaha PT Thamrin Brothers (Sumatera Selatan & Bengkulu), Mulian, ban sangat penting dalam melancarkan aktivitas berkendara pengguna sepeda motor.

    “Untuk itu perlu dipahami juga mengenai peran ban serta cara memilih ban sepeda motor,” ungkap Mulian dalam keterangannya.

    Nah, jika OLXers ingin memilih dan cara merawat ban yang baik dan benar, lihat tipsnya sebagai berikut.

    Cara memilih ban

    1. Ban tubeless dan ban dalam (tube)

    Ban tubeless tidak menggunakan ban dalam dan tidak mudah bocor saat terkena benda tajam. Sedangkan ban tube menggunakan ban dalam dan bisa digunakan pada velg Cast Wheel (CW) dan Spoke Wheel (SW).

    2. Ban radial dan ban bias

    Ban radial merupakan tipe ban yang menggunakan lapisan, sedangkan ban bias menggunakan lapisan dan bahan serat nilon.

    Ban radial memiliki kontruksi kuat untuk grip, bobot ban lebih ringan, umur ban lebih panjang. Sedangkan ban bias konstruksi lebih kuat untuk menahan bobot yang berat, dinding ban lebih kuat.

    3. Melihat kode ban

    Sebuah ban pasti memiliki kode ban. Contoh ada tanda 150 / 70 R 17 M/C 69 V.

    Jika dijabarkan maka artinya 150 (lebar ban), 70 (tinggi ban), R (jenis ban yaitu radial), 17 (diameter velg ban), dan M/C: (Motorcycle diperuntukkan untuk sepeda motor), kemudian  69 (batas maksimum namun bukan maksimal 69 kg berat yang bisa digunakan), serta V (batas kecepatan maksimum).

    Contoh jika V = kecepatan 240 km/jam, ban itu bisa mampu menahan kecepatan motor tersebut

    4.       Tanda segitiga di dinding ban

    Menunjukan keausan ban, jika kondisi ban sudah mepet ke tanda segitiga tersebut artinya ban tersebut sudah mengalami keausan dan wajib diganti.

    Tips perawatan

    Setelah mengetahui cara memilih ban, maka tidak ada salahnya OLXers juga mengetahui bagaimana cara merawatnya.

    1. Tekanan udara

    Tekanan udara harus diperiksa sesuai dengan tipe motor, karena semakin tinggi cc motor semakin besar pula bobot atau berat dari motor tersebut. Tekanan udara setiap tipe motor dapat dilihat di buku manual service.

    2. Permukaan ban

    Cek permukaan ban jika terdapat kerikil atau benda tajam yang menyangkut di ban, agar terhindar dari kebocoran ban.

    Baca juga  Keunggulan Mobil Penggerak Roda Depan, Tidak Bikin Deg-Degan di Tanjakan

    3. Menghindari permukaan jalan yang tidak rata

    Usahakan untuk menghindari jalan yang tidak rata agar terhindar dari kebocoran ban.

    4. Over kapasitas

    Usahakan beban tidak melebihi standar kapasitas motor tersebut. Karena ban akan cepat rusak jika beban terlalu berat.

    5. Pengereman

    Disarankan saat melakukan pengereman tidak terlalu dekat dengan titik pemberhentian/stop karena jika terlalu dekat akan mengakibatkan ban motor terjadi slip.

    6. Disarankan menggunakan nitrogen

    Karena tekanan yang ada di nitrogen lebih stabil dan tidak terlalu cepat memuai jika dibandingkan dengan angin biasa.

    Nah itu dia cara memilih dan merawat ban, semoga berguna ya apalagi mau mudik lebaran yang sudah diperbolehkan pemerintah

    OLXers mau cari mobil bekas berkualitas bisa lihat di OLX Autos.

    Berita Terpopuler

    Herdi Muhardi
    Penulis konten otomotif mulai dari sepeda motor, mobil, bus hingga truk yang sempat menjadi jurnalis sejak 2011 di beberapa media mainstream ternama di Indonesia.

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here