Jumat, Mei 20, 2022
More
    BeritaMobil Dengan Insentif PPnBM Dilanjutkan di 2022, Ini Skema Terbarunya

    Mobil Dengan Insentif PPnBM Dilanjutkan di 2022, Ini Skema Terbarunya

    Pemerintah menyetujui dan melanjutkan kebijakan insentif Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) untuk mobil baru di tahun 2022.

    Hal ini pun ditegaskan langsung Menteri Perindustrian RI, Agus Gumiwang Kartasasmita dalam keterangan tertulis, Kamis (20/1/2022).

    “Sesuai yang disampaikan oleh Bapak Menko Perekonomian bahwa Bapak Presiden telah menyetujui perpanjangan insentif PPnBM DTP untuk kendaraan bermotor ini. Namun ada persyaratan local content atau local purchase, yang sedang dibahas nilainya oleh tim teknis,” kata Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita di Jakarta, Selasa (18/1).

    Hanya saja, ada beberapa skema dirancang ulang oleh pemerintah, khususnya terkait tarif PPnBM untuk mobil murah ramah lingkungan atau Low Cost Green Car (LCGC) serta mobil dengan banderol Rp 200 juta – Rp 250 juta.

    Nah, mau tahu apa skemanya berikut ulasannya :

    Mobil LCGC

    Untuk mobil LCGC, akan dikenakan diskon 100 persen hanya di kuartal pertama yaitu Januar-Maret 2022. Nah, pada kuartal kedua  yaitu April-Juni tarif PPnBM dikenakan 1 persen.

    Sedangkan untuk kuartal ketiga yaitu Juli-September 2022, maka tarif PPnBM naik jadi 2 persen.

    Adapun pada kuartal keempat Oktober-Desember 2022, mobil-mobil LCGC akan dikenakan PPnBM sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 74 tahun 2021, yakni sebesar tiga persen.

    Artinya, mobil LCGC harganya akan normal tanpa ada potongan PPnBM seperti saat ini. Beberapa mobil LCGC yang dimaksud yaitu Daihatsu Ayla, Daihatsu Sigra, Honda Brio Satya, Toyota Agya, dan Toyota Calya.

    Mobil Non LCGC

    Berikutnya, skema untuk mobil Non LCGC dengan harga Rp 200 juta–Rp 250 juta yang tarif PPnBM-nya sebesar 15 persen, maka pada kuartal pertama tidak diberikan diskon 100 persen lagi, melainkan hanya 50 persen.

    Sehingga pada Januari-Maret 2022 masyarakat harus membayar PPnBM sebesar 7,5 persen. Sedangkan di kuartal kedua, maka kembali membayar penuh sebesar 15 persen. 

    PPnBM DPT 100 persen

    Sekadar informasi, pada tahun 2021, diskon PPnBM 100 persen diberikan kepada mobil yang memiliki local purchase sebanyak 60 persen, dari Maret-Desember 2021.

    Kebijakan tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No. 120/2021, dengan ketentuan diskon PPnBM 100 persen untuk mobil dengan isi silinder di bawah 1.500 cc, diskon sebesar 50 persen untuk mobil dengan isi silinder 1.501-2.500 cc berpenggerak 4×2, dan potongan 25 persen untuk mobil berkapasitas sama dan berpenggerak 4×4.

    Menperin menjelaskan, perpanjangan insentif PPnBM DTP untuk kendaraan LCGC dan mobil di bawah Rp 250 juta akan memberikan dampak positif terhadap peningkatan penjualan mobil produksi dalam negeri.

    Hal ini karena kendaraan penumpang di bawah Rp 250 juta merupakan segmen andalan industri otomotif nasional yang perlu terus dikembangkan.

    “Produk dengan segmen tersebut mendominasi pangsa pasar atau sesuai dengan daya beli masyarakat, yaitu sebesar lebih dari 60 persen,” ucapnya.

    Baca juga  Punggawa Hyundai Mukiat Sutikno Kini Pimpin Bridgestone Indonesia

    Lebih lanjut dia mengatakan, mobil dengan harga kurang dari Rp 250 jutaan rata-rata kandungan lokal tinggi, sehingga berpeluang menjadi basis ekspor untuk negara-negara berkembang.

    Di samping itu, perpanjangan insentif PPnBM DTP, meskipun tidak sebesar tahun, kemarin akan mampu mengurangi shock penjualan kendaraan penumpang di masyarakat akibat kenaikan harga OTR yang sangat tinggi.

    Hal ini disebabkan tarif PPnBM segmen kendaraan penumpang kurang dari 10 orang berdasarkan PP 73/2019 sebesar 15 persen yang sebelumnya sebesar 10 persen berdasarkan PP 41/2013.

    “Segmen LCGC dan mobil di bawah Rp 250 juta sangat sensitif terhadap harga (price sensitive) sehingga sebelum adanya kepastian perpanjangan insentif PPnBM DTP ini masyarakat lebih memilih wait and see yang menyebabkan penurunan purchase order dalam beberapa minggu terakhir,” tutupnya.

    OLXers yang ingin berencana jual beli mobil lama kalian bisa langsung ke OLX Autos #JUJURLYAMAN.

    Berita Terpopuler

    Herdi Muhardi
    Penulis konten otomotif mulai dari sepeda motor, mobil, bus hingga truk yang sempat menjadi jurnalis sejak 2011 di beberapa media mainstream ternama di Indonesia.

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here