Minggu, Januari 16, 2022
More
    BeritaMobil Listrik Hyundai Dijual Rp 569 juta, Inden 2-3 Bulan

    Mobil Listrik Hyundai Dijual Rp 569 juta, Inden 2-3 Bulan

    Pamor merek mobil Hyundai di Indonesia memang kalah jika dibandingkan dengan brand Jepang, Eropa bahkan China yang kembali merangsek pasar otomotif nasional dalam beberapa tahun terakhir.

    Namun begitu, melalui PT Hyundai Mobil Indonesia (HMI) selaku distributor resmi mobil Hyundai di Tanah Air, merek mobil asal Korea Selatan ini ingin selangkah di depan khususnya dalam teknologi. Hal ini ditunjukan dengan diperkenalkannya mobil tanpa emisi Hyundai Ioniq Electric.

    Menurut Deputy Marketing Director PT HMI Hendrik Wiradjaja , Hyundai Ioniq Electric saat ini sudah dipesan perusahaan jasa transportasi online Grab. Bahkan tidak menutup kemungkinan, Hyundai membuka keran pemesanan untuk perusahaan lainnya.

    Hyundai Ioniq

    “Untuk tahap awal Hyundai Ioniq Electric sudah terpesan 20 unit. Memang ini trial, tapi dalam artian sambil mempersiapkan infrastruktur secara bertahap sesuai kebutuhan,” ungkap Hendrik saat ditemui di Hyundai Simprug, Jakarta, beberapa waktu lalu.

    Lantas apakah mobil listrik Hyundai Ioniq Electric juga bisa dijual perorangan?

    Ya, menurut Hendrik konsumen bisa saja membeli Hyundai Ioniq Electric dengan banderol tak sampai satu miliar yaitu hanya Rp 569 juta off the road. Artinya, jika melihat deretan harga mobil listrik, Hyundai Ioniq Electric ini harganya paling murah di Indonesia. 

    “Akan tetapi, pada dasarnya tujuan memperlihatkan dan memperkenalkan Hyundai Ioniq saat ini untuk edukasi,” kata Hendrik.

    Hyundai Ioniq kabin

    Lebih lanjut Hendrik mengatakan, edukasi yang dimaksud yaitu Hyundai ingin memberikan informasi lebih lewat tes drive perihal bagaimana seluk beluk mobil listrik Hyundai Ioniq Electric kepada konsumen agar dapat dimengerti plus minusnya.

    “Karena untuk menjual mobil ini dibutuhkan konsumen untuk mengerti, bahwa akan ditemukan kendala-kendala, salah satunya minim stasiun pengisian. Selain itu mengendarai mobil listrik juga sangat berbeda, tetapi seru, karena mobil listrik tidak ada suaranya, transmisinya juga serba dipencet. Dan ini yang perlu diedukasi,” terangnya.

    Hendrik juga menyatakan, Hyundai Ioniq Electric untuk flee (borongan seperti taksi) dan retail (perorangan) spesifikasinya akan berbeda. Dimana untuk dijual perorangan akan lebih mewah, mulai dari eksterior lampu dengan LED DRL, hingga interior yang dilengkapi infotainment yang dioperasikan dengan hanya menyentuh layar.

    Adapun jika OLXer ingin membeli mobil Hyundai Ioniq Electric, maka harus masuk daftar inden, yang membutuhkan waktu hingga 2-3 bulan lamanya. (Her)

    Baca juga  Porsche Ternyata Punya Minivan untuk Mobil Masa Depan

    Berita Terpopuler

    Herdi Muhardi
    Penulis konten otomotif mulai dari sepeda motor, mobil, bus hingga truk yang sempat menjadi jurnalis sejak 2011 di beberapa media mainstream ternama di Indonesia.

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here