Senin, Agustus 8, 2022
More
    TipsIni Tanda Oli Mesin Mobil 'Tekor' dan Penyebabnya

    Ini Tanda Oli Mesin Mobil ‘Tekor’ dan Penyebabnya

    Hampir semua literasi terkait perawatan kendaraan menyebutkan bahwa oli atau pelumas mesin punya peran yang sangat penting dalam menjaga performa mobil itu sendiri. Oli mesin mobil tekor bisa mengakibatkan kinerja mesin tidak optimal.

    Itulah mengapa setiap pemilik kendaraan, baik itu mobil maupun motor harus rajin-rajin melakukan pengecekan oli mesin. Sebab kalau kita lalai dalam urusan ini sudah pasti akan ada masalah besar yang mengintai setiap saat.

    Mengetahui tanda bahwa oli mesin berkurang atau kualitasnya sudah menurun sangat mudah. Salah satunya adalah indikator oli yang ada di MID kendaraan pasti akan berkedip.

    Perlu diingat, sebaiknya jangan menunggu sampai hal ini terjadi. Segera lakukan penggantian oli mesin sebelum dapat peringatan tersebut.

    Baca Juga: Ini Faktor Pemicu Electric Power Steering Rusak, Bikin Putaran Kemudi Jadi Berat

    Tanda Oli Mesin Mobil Tekor

    Oli Mesin Mobil Tekor

    Nah, berikut adalah tanda dimana oli mesin mobil sudah berkurang. Bersumber dari artikel di Garasi.id, setidaknya ada 6 tanda mesin mobil kekurangan pelumas.

    Lampu Indikator Menyala Saat Oli Mesin Mobil Tekor

    Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, tanda paling nyata oli mesin mobil tekor adalah lampu indikator oli akan berkedip. Itu artinya segera ke bengkel untuk melakukan penggantian oli. 

    Tapi banyak juga kasus terjadi, oli mesin berkurang tapi lampu indikator tersebut tidak menyala. 

    Bijaksananya adalah ketika mobil sebelum dipakai menemani aktivitas, periksalah kondisi oli mesin secara manual. 

    Suara Mesin Mobil Menjadi Kasar

    Oli mesin mobil tekor juga mengakibatkan suara mesin kasar saat dihidupkan. 

    Ini juga menjadi indikasi bahwa oli mesin sudah terkontaminasi kotoran dan panas yang berasal dari ruang bakar. 

    Penjelasan teknisnya sangat sederhana. Kualitas oli yang sudah menurun atau volume-nya yang semakin sedikit tidak akan cukup optimal dalam melumasi setiap gesekan yang terjadi antar komponen mesin mobil. Inilah yang menyebabkan suaranya menjadi kasar. 

    Asap Knalpot Berwarna Pekat

    Salah satu tanda oli mesin mobil masih bekerja dengan normal terlihat dari kepulan asap yang dikeluarkan knalpot.

    Asap dari knalpot yang tidak berwarna atau transparan menandakan oli mesin masih cukup baik, dari segi kualitas dan juga volume.

    Tapi jika yang terjadi adalah asap knalpot ngebul dan berwarna pekat, itu artinya ada penguapan oli yang ikut terbakar di ruang pembakaran mobil. 

    Biasakan untuk mengamati asap knalpot mobil ketika mesin dihidupkan. Ini menjadi salah satu cara mengindentifikasi oli mesin masih bagus atau sudah harus diganti.

    Garis Tanda Oli Mesin Di Bawah Low Pada Dipstick

    Seperti dijelaskan pada poin nomor 1, cara mengecek oli mesin adalah dengan melakukan pemeriksaan manual. 

    Buka kap mesin mobil, kemudian keluarkan dipstick oli dan cek, apakah posisinya masih di ketinggian normal (oli cukup) atau sudah di bawah garis L. 

    Kalau volume oli mobil di bawah garis L dipstick, sebaiknya segera lakukan pengisian ulang oli. Jangan terlalu lama membiarkan hal ini terjadi karena akan menyebabkan biaya perawatan yang lebih besar dari sekadar ganti oli. 

    Tarikan Mesin Jadi Berkurang Ketika Oli Mesin Mobil Tekor

    Salah satu ciri-ciri oli mesin mobil kurang juga bisa terdeteksi dari performa mesin itu sendiri. 

    Mesin yang bekerja secara optimal didukung dengan kualitas oli mesin yang masih baik atau cukup. 

    Jika oli sudah sangat kotor atau volumenya sedikit, dipastikan kerjanya tidak maksimal dalam melindungi komponen mesin yang bekerja. Akibatnya adalah tarikan mobil jadi kurang responsif karena kinerja antar komponen mesin jadi lebih berat.

    Mesin Mobil Sulit Dihidupkan

    Ciri-ciri terakhir adalah mesin mobil sulit untuk dihidupkan. Jadi selain suara mesin kasara, tarikan tenaga yang kurang, mesin dalam kondisi kekurangan pelumas bikin mesin susah dihidupkan. 

    Baca Juga: Ingin Beli Mobil Bekas? Cek Bushing Arm Mobil dengan Cara Mudah Ini

    Penyebab Oli Mesin Mobil Tekor

    Jika sudah mengetahui ciri-ciri oli mesin tekor, sebaiknya perlu diketahui juga apa faktor yang bisa menyebabkan oli atau pelumas mesin menjadi berkurang.

    Berikut adalah faktor penyebab oli mesin berkurang: 

    Kebocoran Drain Plug

    Adanya kebocoran pada drain plug bisa menjadi penyebab oli mobil berkurang. Drain plug adalah komponen pada mobil yang memiliki fungsi untuk membuang oli yang berasal dari dalam mesin dan komponen ini berbentuk baut yang dilengkapi dengan seal khusus.

    Kebocoran drain plug disebabkan karena lamanya usia mesin dan sering melakukan bongkar pasang di saat suhu mesin masih panas. Oleh karena itu, jika drain plug bocor, Anda bisa menggantinya dengan karet seal untuk sementara waktu.

    Kebocoran Oil Plan

    Kebocoran yang terjadi pada oil plan juga menjadi salah satu penyebab oli mobil berkurang. Oil plan memiliki fungsi sebagai wadah oli yang berguna untuk melumasi seluruh komponen mesin.

    Penguapan Oli

    Penguapan pada oli akan membuat volume oli berkurang lebih cepat. Penguapan ini terjadi saat kondisi suhu mesin tinggi atau mobil mengalami overheat yang berakibat pada sistem pendingin mesin yang tidak dapat bekerja secara maksimal. 

    Kualitas oli yang kurang bagus bisa menjadi salah satu indikator penyebab penguapan oli sehingga oli lebih cepat habis.

    Kondisi Mesin Kurang Baik

    Kondisi mesin yang kurang baik juga menjadi salah satu penyebab oli mobil berkurang. Kondisi mesin yang kurang baik ini bisa terjadi karena adanya kerusakan pada beberapa komponene, seperti kerusakan seal klep, ring piston, hingga blok mesin yang retak.

    Berita Terpopuler

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here