Sabtu, Desember 4, 2021
OLX Auto
More
    TipsPahami 6 Kiat Berkendara Irit Bahan Bakar Lewat Teknik Eco Driving

    Pahami 6 Kiat Berkendara Irit Bahan Bakar Lewat Teknik Eco Driving

    News.OLX.co.id – Salah satu yang menjadi pertimbangan orang untuk membeli mobil adalah yang punya konsumsi bahan bakar irit. Merek mobil yang bisa meyakinkan konsumennya bahwa produk yang mereka jual irit dalam konsumsi bahan bakar, kemungkinan besar akan laris. 

    Padahal, irit atau tidaknya sebuah mobil tergantung dengan kapasitas mesin yang digendongnya. Semakin kecil kubikasi mesin mobil tersebut, maka bisa lebih irit. Begitu pun sebaliknya.

    Tetapi selain itu, faktor lain penentu dari iritnya sebuah mobil dalam menghabiskan bahan bakar dalam satu perjalanan juga bergantung bagaimana cara mengemudi.

    Istilahnya, jika kaki kanan (yang menempel di pedal gas) tidak disekolahin, maka hasilnya sama saja, mobil tetap bakal jadi boros.

    Gaya berkendara seseorang menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi emisi gas buang kendaraan. Inilah yang harusnya dihindari, karena gas buang inilah yang berpengaruh terhadap kondisi lingkungan.

    Disinilah pentingnya para pemilik mobil untuk mengetahui bagaimana teknik Eco Driving.

    “Teknik Eco Driving merupakan salah satu upaya untuk memperpanjang usia pakai kendaraan karena kinerja mesin mobil tidak dipaksakan. Yang pasti ada tiga faktor yang mempengaruhi teknik Eco Driving, yaitu pengemudi, kondisi mobil, serta lingkungan,” sebut Hariadi, Asst. to Service Dept. Head PT SIS dalam sebuah keterangan tertulis, Jumat (30/7/2021).

    Eco Driving merupakan teknik mengemudi dengan tujuan mengoptimalkan konsumsi bahan bakar agar lebih efisien serta berperan mengurangi risiko kecelakaan. 

    Teknik ini juga dinilai mampu menghemat waktu dan biaya, aman, serta ramah lingkungan.

    “Pemanfaatan teknik Eco Driving dapat mengoptimalkan efisiensi bahan bakar sehingga mengurangi tingkat polusi dan lebih ramah lingkungan. Gaya dan teknik yang diterapkan pun sudah terbukti dapat mengurangi risiko kecelakaan di jalan raya. Untuk itu, penerapan teknik Eco Driving ini disarankan untuk dapat memaksimalkan fungsi kendaraan serta menjaga keamanan dan kenyamanan pengemudi,” sambungnya. 

    6 Kiat Berkendara Irit

    Teknik Eco Driving

    Untuk memaksimalkan penggunaan bahan bakar, setidaknya ada beberapa cara yang dapat dilakukan oleh pengemudi, yaitu:

    1. Waktu, rute, dan tujuan perjalanan

    Hitung estimasi waktu berkendara dengan memperhatikan rute perjalanan agar dapat menghindari kemacetan. Jika sudah terjebak dalam kemacetan, mobil akan sering melakukan stop and go, kondisi dimana mobil harus berhenti dan dijalankan kembali sesuai dengan kepadatan lalu lintas sehingga mengakibatkan boros bahan bakar. 

    Namun, selain menghindari kemacetan, dalam menghitung estimasi waktu berkendara, pengemudi juga harus menyediakan waktu lebih jika menghadapi kejadian tidak terduga di perjalanan.

    2. Cara mengemudi

    Sebisa mungkin hindari mengemudi secara agresif karena dapat memicu penggunaan bahan bakar yang boros. Dalam mengemudi dengan teknik Eco Driving, untuk mencapai putaran maksimum pengemudi harus menekan pedal gas secara perlahan dan segera pindah ke posisi gigi percepatan yang lebih tinggi. 

    Pengemudi idealnya menjaga putaran mesin di angka 2.000 hingga 3.000 rpm. Jika melakukan perpindahan gigi melebihi angka tersebut putaran mesin menjadi terlalu tinggi dan penggunaan bahan bakar akan jauh lebih boros.

    Manfaatkan momentum akselerasi saat bertemu dengan medan yang menanjak, dan gunakan engine break saat bertemu dengan medan yang menurun. 

    Akselerasi tinggi dalam mengemudi hanya akan menyebabkan konsumsi bahan bakar secara berlebihan. 

    Begitu pula ketika hendak mengerem, pengemudi harus memperhitungkan jarak pengereman sekitar 3 detik dengan menekan pedal rem secara halus dan memanfaatkan engine break untuk pengereman. 

    Selain itu, gunakan kecepatan ideal kendaraan dengan konstan sekitar 60-70 kilometer per jam untuk menghasilkan efisiensi bahan bakar.

    3. Penggunaan bahan bakar mobil yang sesuai

    Hal penting lainnya yang harus diperhatikan adalah penggunaan bahan bakar yang sesuai anjuran, yaitu bahan bakar tanpa timbal (unleaded fuel). Bahan bakar tanpa timbal akan meminimalisir polusi dari gas buang kendaraan, sehingga menjadi lebih ramah untuk lingkungan sekitar.

    4. Pilih ban mobil dengan hambatan gulir rendah

    Pemilihan ban mobil juga merupakan faktor yang penting dalam mendukung teknik Eco Driving. Salah satunya adalah dengan cara menggunakan ban bertipe hambatan gulir (rolling resistance) yang rendah. 

    Ban dengan tekanan angin yang kurang dapat memperlambat roda bergulir sehingga membutuhkan tenaga ke poros roda lebih besar. 

    5. Bijak dalam menggunakan AC

    Selain bahan bakar dan ban mobil, penggunaan AC juga menjadi salah satu faktor borosnya bahan bakar. Untuk itu, hindari menggunakan AC dengan suhu maksimal dan gunakan suhu ideal ruang kabin sekitar 20-23 derajat celcius.

    6. Perawatan kendaraan

    Yang terakhir adalah sering-sering melakukan perawatan berkala di bengkel resmi untuk menjaga performa mesin dan komponen-komponennya agar selalu dalam keadaan prima ketika digunakan. 

    Selain itu, melakukan perawatan berkala di bengkel resmi dapat menjaga garansi mobil. 

    Untuk pemilik mobil Suzuki, supaya garansi tidak hangus, ikuti jadwal free service 1.000 km – 5.000 km di bengkel resmi Informasi lebih lanjut, konsumen dapat mengunjungi website official Suzuki www.suzuki.co.id atau menghubungi Halo Suzuki di 0800-1100-800 (bebas pulsa 24 jam).

    Jika ingin menjual mobil Suzuki dengan mudah, silahkan klik 

    OLX Auto

    Berita Terpopuler

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here