Sabtu, Januari 22, 2022
More
    BeritaPenyebab Mobil Terbakar Menurut Rifat Sungkar

    Penyebab Mobil Terbakar Menurut Rifat Sungkar

    Mobil terbakar kerap kali terjadi. Tentu saja, hal ini sangat mengkhawatirkan karena saat mobil terbakar bisa terjadi di jalanan maupun di parkiran.

    Jika OLXers menyebut penyebab paling utama mobil terbakar karena ada gangguan atau masalah pada sistem kelistrikan. Maka itu tidak salah.

    Namun begitu, lebih jauh Pereli Nasional sekaligus Brand Ambassador Mitsubishi Indonesia, Rifat Sungkar mengatakan, jika melihat kasus yang terjadi, penyebab mobil terbakar sebenarnya banyak faktor.

    “Mobil terbakar kita lihat ada yang di mobil mesin depan dan belakang. Penyebabnya pun berbeda-beda,” ungkap Rifat saat acara Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) Virtual Interview beberapa waktu lalu.

    Nah mau tahu lebih detail penjelasan Rifat soal penyebab mobil terbakar, begini ulasannya.

    Mobil mesin depan

    Rifat menjabarkan untuk mobil dengan mesin depan biasanya akar masalah yang jarang diketahui justru diawali ketika mobil melewati genangan air.

    Menurut Rifat, genangan air cukup jahat karena tidak semua mobil mempersiapkan hal tersebut.

    “Contohnya, ada mobil ECU (Electronic Control Unit) di bawah lantai, ada juga mobil lain air intake-nya di bawah bemper. Ada juga kasus kendaraan baru terbakar, karena power steering putus dan minyaknya kena heater,” ujar Rifat.

    Mobil mesin belakang

    Adapun jika mobil dengan mesin belakang kasus penyebab terbakarnya beda pula.

    Kata Rifat, biasanya mobil dengan mesin belakang bukan karena sistem kelistrikan. Tapi, masalah yang terjadi karena mesinnya terlalu dekat, dan knalpot juga terlalu dekat dengan bumper.

    “Lihat di Youtube supercar banyak terbakar. Itu kasusnya beda lagi knalpot panas, dan membakar bemper dan bemper membakar mesin,” tuturnya.

    Penyebab mobil terbakar juga bisa dikarenankan beberapa faktor lain mulai dari kebocoran bahan bakar minyak, modifikasi, dan faktor eskternal.

    Sedia APAR

    Sedia payung sebelum hujan. Ya, peribahasa ini bisa diterapkan pada mobil dimana sebaiknya menyediakan APAR (Alat Pemadam Api Ringan) sebelum api menjalar lebih besar.

    Selain itu, di Indonesia sendiri pemerintah mewajibkan mobil baru dilengkapi Alat Pemadam Api Ringan (APAR).

    Nah, kebijakan ini diatur dalam Peraturan Direktur Jenderal Perhubungan Darat Nomor : KP.972/AJ.502/DRJD/2020 tentang Fasilitas Tanggap Darurat Kendaraan Bermotor.

    Jika mobil OLXers sudah dilengkapi APAR namun dilepas atau sengaja tidak dibawa, maka ada sanksi berupa Pasal 278 UU No 22 Tahun 2009 tentang LLAJ dengan pidana kurungan paling lama satu bulan atau denda paling banyak Rp 250 ribu.

    Jenis-Jenis APAR

    Nah, OLXer juga harus tahu, meski mobil-mobil terbaru sudah dilengkapi APAR. Namun saat ini APAR juga dijual di pasaran termasuk di situs jual beli online. 

    Tapi, sebelum OLXer membeli APAR apa yang tepat dibawa, berikut ini kami jelaskan jenis-jenis APAR yang umum digunakan, yaitu :

    Baca juga  Jual Mobil Cepat Dengan 3 Cara Ini!

    1. APAR Air

    APAR air (Water), merupakan jenis APAR yang diisikan oleh air dengan tekanan tinggi. APAR jenis ini dianggap paling Ekonomis dan cocok untuk memadamkan api yang disebabkan bahan-bahan padat non-logam seperti Kertas, Kain, Karet, Plastik dan lain sebagainya (Kebakaran Kelas A). 

    Hanya saja, jenis APAR air tidak disarankan atau cukup berbahaya jika dipergunakan pada kebakaran yang dikarenakan Instalasi Listrik bertegangan (Kebakaran Kelas C).

    2. APAR Busa

    APAR busa (FOAM) adalah jenis APAR yang terdiri dari bahan kimia membentuk busa atau disebut Aqueous Film Forming Foam (AFFF). Jika busa ini menyembur keluar kearah bahan yang terbakar, maka dapat membuat oksigen tidak dapat masuk untuk proses kebakaran. 

    APAR busa AFFF sangat efektif untuk memadamkan api yang ditimbulkan oleh bahan-bahan padat non-logam seperti Kertas, Kain, Karet dan lain sebagainya (Kebakaran Kelas A) serta kebakaran yang dikarenakan bahan-bahan cair yang mudah terbakar seperti Minyak, Alkohol, Solvent dan lain sebagainya (Kebakaran Jenis B).

    3. APAR Serbuk Kimia

    APAR serbuk kimia atau Dry Chemical Powder Fire Extinguisher berisikan serbuk kering kimia yang merupakan kombinasi dari Mono-amonium dan ammonium sulphate. Serbuk kering Kimia yang dikeluarkan ke arah benda terbakar dapat memisahkan Oksigen yang merupakan unsur penting terjadinya kebakaran. 

    APAR jenis Dry Chemical Powder ini merupakan Alat pemadam api yang serbaguna karena efektif untuk memadamkan kebakaran di hampir semua kelas kebakaran seperti Kelas A, B dan C.

    Hanya saja, APAR ini tidak disarankan untuk digunakan dalam Industri karena akan mengotori dan merusak peralatan produksi di sekitarnya. Nah, APAR serbuk kimia ini sangat umum digunakan pada mobil.

    4. APAR Karbon Dioksida 

    APAR Karbon Dioksida (CO2) adalah jenis APAR yang menggunakan bahan Karbon Dioksida atau Carbon Dioxide CO2) sebagai bahan pemadam.  APAR jenis ini cocok untuk Kebakaran Kelas B (bahan cair yang mudah terbakar) dan Kelas C (Instalasi Listrik yang bertegangan).

    OLXer juga harus tahu, saat ini ada empat golongan kebakaran, yang terdiri dari kebakaran kelas A, B, C dan D. 

    OLXers yang ingin berencana jual mobil lama kalian bisa langsung ke OLX Autos #JUJURLYAMAN.

    Berita Terpopuler

    Herdi Muhardi
    Penulis konten otomotif mulai dari sepeda motor, mobil, bus hingga truk yang sempat menjadi jurnalis sejak 2011 di beberapa media mainstream ternama di Indonesia.

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here