Kamis, Juli 7, 2022
More
    BeritaPlat Nomor Putih Diterapkan Bertahap dan Tak Bisa Dibeli Sembarang

    Plat Nomor Putih Diterapkan Bertahap dan Tak Bisa Dibeli Sembarang

    Kebijakan pergantian Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) atau plat nomor dengan warna dasar putih dan tulisan hitam kini sudah diterapkan secara bertahap.

    Hal ini disampaikan Kepala Sub Direktorat Standar Cegah dan Tindak Direktorat Keamanan dan Keselamatan Korlantas Polri Kombes Mohammad Tora.

    “Kendaraan yang baru sekarang sudah plat putih semua. Kita mulai bulan ini. Jadi mobil yang keluar di bulan ini sudah memakai plat putih semua,” ungkap Tora saat acara Bincang Santai Forwot dan Korlantas di Jakarta beberapa waktu lalu.

    Lalu apakah akan ada biaya tambahan untuk ketika peralihan plat hitam ke putih.

    Ternyata tidak ada alias sama saja seperti mengajukan plat nomor hitam ketika membayar pajak tahunan.

    Dalam masa awal, kendaraan yang mendapatkan plat nomor baru diutamakan kendaraan baru dan habis masa berlaku lima tahunan.

    Adapun alasan mengapa penggantian plat nomor dilakukan secara bertahap, hal tersebut dikarenakan setiap kendaraan bermotor masa berlaku TNKB berbeda-beda.

    Tidak bisa dibeli sembarangan

    Ilustrasi plat nomor
    Ilustrasi pembuatan plat nomor di kios di jalanan. (Shutterstock)

    Penerapan TNKB berwarna dasar putih ternyata memiliki spesifikasi material yang berbeda dengan plat nomor warna hitam.

    Bahkan plat nomor putih terbaru ini disebut-sebut sudah menerapkan chip berteknologi Radio Frequency Identification (RFID).

    Chip tersebut memiliki banyak kegunaan, termasuk akan menjadi database suatu kendaraan, termasuk menyimpan track record.

    “Seperti data kecelakaan, pelanggaran di kendaraan tersebut. Nanti nopol ini pernah kecelakaan dan melanggar berapa kali, nanti akan ada databasenya,” jelas Tora.

    Dia juga mengatakan, plat nomor putih bukan berbahan kaleng, sehingga mudah digunting dan sebagainya.

    Bahkan, pembuatan plat nomor putih tidak bisa dilakukan di kios-kios pinggir jalan. Sebab, plat nomor yang tidak dikeluarkan dari Korlantas Polri disebut plat nomor palsu.

    “Setiap satu kendaraan satu TNKB, kalau rusak melaporkan lagi dan akan dicetak agar ada laporan pertanggung jawaban registrasinya, supaya ada record,” ucap Tora.

    Maka dari itu, agar plat nomor dan database terintegrasi dengan tepat, Korlantas Polri kini sedang mempersiapkan aplikasi khusus.

    Dengan begitu, ketika seseorang ingin melakukan jual beli kendaraan bekas, maka kita bisa mengeceknya terlebih dahulu.

    Tujuan ganti plat nomor putih

    penerapan kamera ETLE
    Penerapan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) atau tilang elektronik oleh Korlantas Polri. (Istimewa)

    Pergantian warna plat nomor kendaraan nyatanya bukan sekadar berubah tampilannya saja.

    Ya, kebijakan ini dilakukan guna mendukung program tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE).

    Berdasarkan kajian yang dilakukan Korlantas, perubahan warna mampu meningkatkan akurasi dan memaksimalkan hasil tangkapan kamera dalam proses verifikasi.

    Kamera ETLE juga sulit mengidentifikasi plat nomor berwarna hitam dengan teks putih. Sebaliknya, warna putih akan lebih kontras dan lebih bagus ditangkap kamera.

    Sejatinya, penggunaan kamera sifatnya menggunakan cahaya, kemudian cahaya itu diserap oleh warna hitam. Alhasil plat nomor berwarna dasar hitam tulisan putih maka yang diserap atau di capture oleh kamera adalah warna dasarnya.

    Baca juga  Sambut Lebaran, Beli Suzuki Ada Diskon Sampai Dapat Logam Mulia

    Maka dari itu, karena warna dasar hitam dan tulisan putih sering kali membuat tingkat kesalahannya masih cukup tinggi. Sebaliknya dengan plat nomor warna putih.

    Nah, jika plat nomor mudah direkam, maka selanjutnya dikonfirmasi ke pelanggar lalu lintas sebagai lanjutan dalam proses pro justitia ke peradilan. Sehingga menjadikan bukti-bukti yang didapat menjadi valid.

    Penerapan plat nomor putih di Indonesia pada dasarnya mencontoh dari keberhasilan di Eropa, Amerika, dan beberapa negara maju dimana rata-rata tangkapan gambar jadi lebih bagus.

    Dengan adanya sistem ETLE ini pula, diharapkan petugas polisi di jalan tidak perlu melakukan penindakan. Sebaliknya, petugas bisa melayani masyarakat dan membantu masyarakat di jalan.

    Aturan pergantian plat nomor

    Perubahan plat nomor tertuang dalam Pasal 45 Peraturan Polisi (Perpol) Nomor 7 Tahun 2021 tentang Registrasi dan Identifikasi Kendaraan Bermotor, yang berbunyi:

    (1) TNKB sebagaimana dimaksud dalam Pasal 44 ayat (1) berwarna dasar:

    a. putih, tulisan hitam untuk Ranmor perseorangan, badan hukum, PNA dan Badan Internasional

    b. kuning, tulisan hitam untuk Ranmor umum;

    c. merah, tulisan putih untuk Ranmor instansi pemerintah; dan

    d. hijau, tulisan hitam untuk Ranmor di kawasan perdagangan bebas yang mendapatkan fasilitas pembebasan bea masuk dan berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan.

    (2) Warna TNKB sebagaimana dimaksud pada ayat (1) ditambahkan tanda khusus untuk Ranmor listrik yang ditetapkan dengan Keputusan Kakorlantas Polri.

    (3) TNKB dipasang pada tempat yang disediakan di bagian depan dan belakang ranmor yang mudah terlihat dan teridentifikasi.

    (4) Standardisasi spesifikasi teknis TNKB ditetapkan dengan Keputusan Kakorlantas Polri.

    (5) Pengadaan material TNKB diselenggarakan terpusat oleh Korlantas Polri.

    Peru dicatat, penggantian plat nomor ini dilakukan secara bertahap untuk kendaraan baru terlebih dahulu dan kendaraan yang telah habis masa berlaku lima tahunan.

    Nah, jika OLXers berinisiatif ingin mengubah plat nomor maka hal itu sangat tidak dianjurkan.

    Sebab, jika itu dilakukan OLXers bisa dikenakan pasal 280 Undang-Undang Tahun 2009 Nomor 22 tentang Lalu Lintas Angkutan Jalan, dengan hukuman paling lama dua bulan atau denda Rp 500 ribu.

    OLXers mau cari dan beli mobil bekas berkualitas, yuk cek di OLX Autos.

    Berita Terpopuler

    Herdi Muhardi
    Penulis konten otomotif mulai dari sepeda motor, mobil, bus hingga truk yang sempat menjadi jurnalis sejak 2011 di beberapa media mainstream ternama di Indonesia.

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here