Minggu, Mei 29, 2022
More
    BeritaPolis Razia Operasi Keselamatan 2022, Ini Pelanggaran yang Jadi Target

    Polis Razia Operasi Keselamatan 2022, Ini Pelanggaran yang Jadi Target

    Polisi Republik Indonesia secara serentak menggelar Operasi Keselamatan di sejumlah wilayah di Tanah Air, mulai dari 1-14 Maret 2022.

    Menurut Kadiv Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo, Operasi Keselamatan digelar dalam rangka menciptakan kondisi aman dan nyaman jelang bulan suci Ramadhan.

    “Sehingga pelaksanaan nanti di bulan suci Ramadhan semua bisa berjalan dengan baik. Masyarakat bisa nyaman beribadah, beraktivitas, dan kegiatan keagamaan lainnya,” ungkap Dedi seperti dilansir NTMC Polri.

    Diketahui Operasi Keselamatan diharapkan meningkatkan keamanan, keselamatan, ketertiban dalam berlalu lintas..

    Adapun operasi yang berlangsung selama dua minggu, dengan melibatkan personel gabungan dari TNI dan Polri, akan dilakukan melalui upaya preventif.

    Target Operasi Keselamatan

    Nah, OLXers yang kerap beraktivitas dengan menggunakan kendaraan mobil maupun sepeda motor, sebaiknya lebih taat dan tertib berlalu lintas.

    Jika melanggar Operasi Keselamatan 2022, OLXers bisa dikenai Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

    Nah, ada beberapa target khusus dalam Operasi Keselamatan yang dilakukan di lapangan, antara lain:

    1. Tidak menggunakan helm ber-SNI

    OLXers yang melanggar akan dikenai pasal 291 ayat 1 UU no 22/2009, dengan ancaman hukuman pidana kurungan paling lama 1 bulan atau denda paling banyak Rp 250 ribu.

    2. Tidak menggunakan safety belt atau sabuk pengaman saat berkendara

    OLXers yang melanggar akan dikenai pasal 289 UU no 22/2009, dengan ancaman hukuman paling lama 1 bulan atau denda paling banyak Rp 250 ribu.

    3. Berboncengan lebih dari 1 orang

    OLXers yang melanggar akan dikenai pasal 292 UU no 22/2009, dengan ancaman hukuman paling lama 1 bulan atau denda paling banyak Rp 250 ribu.

    4. Menggunakan ponsel saat berkendara

    OLXers yang melanggar akan dikenai pasal 283 UU no 22/2009, dengan ancaman hukuman paling lama 3 bulan atau denda paling banyak Rp 750 ribu.

    5. Mengemudikan kendaraan jika masih di bawah umur

    OLXers yang melanggar akan dikenai pasal 281 UU no 22/2009, dengan ancaman hukuman paling lama 4 bulan atau denda paling banyak Rp 1 juta.

    6. Berkendara dalam pengaruh alkohol

    OLXers yang melanggar akan dikenai pasal 283 UU no 22/2009, dengan ancaman hukuman paling lama 3 bulan atau denda paling banyak Rp 750 ribu.

    7. Melawan arus kendaraan

    OLXers yang melanggar akan dikenai pasal 287 UU no 22/2009, dengan ancaman hukuman paling lama 2 bulan atau denda paling banyak Rp 500 ribu.

    8. Berkendara secara ugal-ugalan

    OLXers yang melanggar akan dikenai pasal 311 UU no 22/2009, dengan ancaman hukuman paling lama 1 tahun atau denda paling banyak Rp 3 juta.

    9. Membawa barang secara berlebihan Over Dimension dan Overloading

    OLXers yang melanggar akan dikenai pasal 307 UU no 22/2009, dengan ancaman hukuman paling lama 2 bulan atau denda paling banyak Rp 500 ribu.

    Baca juga  Sejarah Honda Civic di Indonesia, Favoritmu Generasi Berapa?

    Nah, OLXers yang ingin punya mobil Volvo bekas yuk cek di sini.

    Berita Terpopuler

    Herdi Muhardi
    Penulis konten otomotif mulai dari sepeda motor, mobil, bus hingga truk yang sempat menjadi jurnalis sejak 2011 di beberapa media mainstream ternama di Indonesia.

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here