Selasa, November 30, 2021
OLX Auto
More
    MobilReviewSeberapa Iritkah Konsumsi BBM Avanza?

    Seberapa Iritkah Konsumsi BBM Avanza?

    Toyota Avanza, siapa yang tak mengenal mobil yang satu ini! Ya, mobil tersebut sudah turut menemani masyarakat Indonesia dan selalu menjadi mobil terlaris di Tanah Air.

    Toyota Avanza juga dikenal dengan julukan mobil sejuta umat. Hal ini tak lain karena populasi Avanza memang tidak sedikit. Lihat saja, menurut data Toyota sejak Avanza dipasarkan pada tahun 2004 sampai Juni 2021, mobil tersebut telah menyentuh 1,8 juta unit.

    Nah, OLXer mau tahu kenapa Toyota Avanza laris berikut ulasannya.

    Alasan pilih Toyota Avanza

    Toyota Avanza Veloz
    Toyota Avanza Veloz

    Tidak dipungkiri Toyota Avanza adalah kembaran Daihatsu Xenia yang saat ini masuk kategori Low Multi Purpose Vehicle (MPV) dan memiliki banyak pesaing, mulai dari Suzuki Ertiga, Honda Mobilio, sampai Mitsubishi Xpander.

    Namun begitu, meski di kelas Low MPV banyak pilihan, akan tetapi menurut data Gaikindo, Toyota Avanza selalu paling banyak terjual setiap tahunnya.

    Nah, usut punya usut, ada beberapa faktor yang menyebabkan Toyota Avanza masih tetap dilirik konsumen, yaitu:

    Jaringan dealer dan bengkel banyak

    Alasan pertama orang membeli mobil Avanza diketahui karena Toyota memiliki jaringan dealer dan bengkel paling banyak di Indonesia yaitu lebih dari 300 dealer.

    Jika dealer dan bengkel sudah menjamur, maka pemilik Toyota Avanza tak perlu was-was atau khawatir jika mobilnya mengalami masalah di daerah manapun, karena pasti menemukan dealer dan bengkel Toyota.

    Belum lagi jika bicara soal suku cadang, akan sangat mudah mendapatkan komponen Toyota Avanza. Bahkan sekalipun kita tak menjumpai bengkel resmi, maka bengkel pinggir jalan pun biasanya punya komponen Avanza.

    Mobil keluarga dan serba guna

    Seperti budaya masyarakat Indonesia yang gemar bepergian bersama dan menyukai mobil lega.

    Ya, Toyota Avanza memang mampu menampung 7-8 orang penumpang. Alhasil, mobil ini bisa sanggup membawa satu anggota keluarga seperti ayah-ibu, dua orang anak, dan kakek-serta nenek.

    Namun jika digunakan untuk angkutan barang, mobil ini juga tetap sanggup melakukannya. Oia, Toyota Avanza sendiri memiliki panjang 4.190 mm, lebar 1.660 mm, dan tinggi 1.695 mm.

    Banyak pilihan

    Toyota Avanza juga memiliki banyak pilihan. Saat ini Toyota Avanza memiliki opsi mesin 1.3 liter dan 1.5 liter. Untuk mesin 1.3 liter ada juga varian E STD, E, G, dan GR Limited yang masing-masing dilengkapi transmisi manual dan otomatis.

    Sedangkan untuk pilihan mesin 1.5 liter, kastanya lebih tinggi karena hanya ada varian GR Limited dan mobilnya disebut Toyota Avanza Veloz. Menurut situs Toyota, setidaknya ada 10 mobil Avanza termasuk versi tertingginya Avanza Veloz.

    Harga jual stabil

    Alasan lain banyak yang membeli mobil Toyota Avanza karena harga jual kembali cenderung stabil. Jika OLXer menjual mobil Toyota Avanza pastinya tidak akan sulit karena pasti banyak yang mencarinya. 

    Demikian juga meski membeli mobil bekas harganya tidak akan terlalu murah atau kemahalan. Hal ini diketahui, penyebab harga jual Avanza stabil karena meski berstatus bekas, permintaan mobil ini tetap tinggi.

    Mesin bandel

    Seperti disebutkan di atas, Toyota Avanza hadir dengan dua pilihan mesin, yaitu 1.3 liter dengan kode 1 NR-VE dan 1.5 liter berkode 2NR-VE. Kedua mobil ini mengusung bensin dan berpenggerak roda belakang yang dikenal tangguh, apalagi saat melaju di jalanan menanjak dan handling tetap oke.

    Oia, mesin Toyota Avanza ini sudah menggunakan teknologi Dual VVT-I, 4 cylinder, DOHC. Untuk mesin 1.3 liter tenaga yang dimuntahkan bisa 95 Tk pada 6.000 rpm. Sedangkan untuk mesin 1.5 liter daya yang dikeluarkan tembus 102 Tk pada 6.000 rpm dan torsi 136 N.m/4.200 rpm.

    Harga Terjangkau

    Bagi masyarakat Indonesia, kebanyakan konsumen untuk membeli mobil disebut-sebut di kisaran harga kurang dari Rp 300 jutaan. Nah, kebetulan per September 2021, harga Toyota Avanza paling murah itu sekitar Rp 187,6 juta sampai sekitar Rp 243,8 juta.

    Seberapa irit konsumsi BBM Avanza

    Toyota Avanza
    Tampang belakang Toyota Avanza

    Meski banyak masyarakat mengenal dan mempercayakan Toyota Avanza sebagai mobil yang digunakan untuk melakukan mobilitas. Namun tak sedikit pula yang menanyakan berapa konsumsi bahan bakar minyak (BBM) Avanza?

    Diketahui, Toyota jarang sekali mengumbar masalah konsumsi BBM Avanza. Akan tetapi banyak juga yang telah melakukan berbagai pengujian seberapa irit konsumsi BBM Avanza.

    Dilansir Carvaganza, media otomotif ini diketahui pada 2019 melakukan pengujian dari Cirebon menuju Semarang menggunakan Toyota Avanza Veloz 1,5 liter dengan bahan bakar minyak Pertamax RON 92.

    Nah, selama perjalanan tersebut rata-rata konsumsi BBM 10,5 km per liter dengan teknik berkendara normal di jalan raya, namun saat di tol mobil ikut pacu lebih cepat dari biasanya.

    Sementara itu, tabloid Otomotif pernah melakukan pengujian pada 2019 dengan menggunakan Toyota Avanza 1.5S generasi pertama, dimana rute dalam kota untuk mencapai 9,9 km per liter, dan rute luar kota 11,4 km per liter.

    Adapun untuk Toyota Avanza Veloz 1.5 generasi kedua, rute dalam kota tercatat 9,8 km per liter, dan rute luar kota 12,3 km per liter.

    Namun begitu, ada juga yang melakukan pengetesan seberapa irit konsumsi BBM Avanza, yang hasilnya untuk mesin 1.3 liter untuk perjalanan dalam kota mampu rata-rata menghabiskan satu liter dalam 8-15 km. Sedangkan untuk luar kota satu liter bisa 13-18 km. Sementara mesin 1.5 liter konsumsinya tak jauh berbeda.

    Pada dasarnya, irit atau tidak sebuah mobil memang banyak faktor. Untuk penjelasan lebih detail lihat di bawah ini.

    Cara irit bahan bakar

    Toyota Avanza
    Toyota Avanza

    Irit atau borosnya berkendara ternyata bisa juga dikarenakan kemampuan si pengemudi. Oleh karenanya, jika ingin mendapatkan keiritan dalam hal konsumsi bahan bakar, maka ketahui Teknik eco driving dalam berkendara.

    Selain menjadikan berkendara dengan lebih irit bahan bakar, teknik ini sekaligus berperan untuk mengurangi risiko kecelakaan di jalan raya, serta memberikan kontribusi terhadap pelestarian lingkungan karena bisa mengurangi sumbangan gas CO2.

    Manfaat dari eco driving ini memang bisa diwujudkan dengan menguasai tiga aspek, penguasaan skill mengemudi, defensive driving, serta safety driving yang mengutamakan teknik mengemudi aman dan selalu berpikir jauh ke depan terhadap segala kemungkinan yang ada.

    Berikut adalah prinsip dasar dalam berkendara eco driving

    1. Lakukan perpindahan transmisi dengan tepat dan cepat. Ya, saat memindahkan posisi transmisi ke lebih tinggi, lakukan secepat mungkin.

    2. Jangan terlalu sering menginjak pedal gas terburu-buru seperti ‘membejeknya’.

    3. Pertahankan kecepatan dan jangan kebut-kebutan serta melakukan pengereman mendadak.

    4. Menjaga torsi (rpm), sebisa mungkin lakukan rpm antara 1.500-2.000 untuk mesin bensin dan 1.100-1800 untuk mesin diesel. Untuk mobil dengan transmisi manual pertahankan putaran mesin 2.000-3.000 rpm.

    5. Jika ingin melakukan akselerasi atau memperlambat kendaraan, sebisa mungkin lakukan dengan lembut.

    6. Matikan mesin bila tidak diperlukan atau saat berhenti lebih dari 60 detik.

    7. Menjaga muatan atau beban dalam ukuran normal, karena ini adalah salah satu faktor utama yang mempengaruhi pemakaian bahan bakar.

    8. Mengecek tekanan ban sangatlah penting agar hambatan gulir ban bisa berkurang.

    9. Gunakan AC secara bijak dan tutup rapat kaca jendela mobil, agar AC bekerja secara optimal.

    10. Gunakan BBM yang sesuai spesifikasi kendaraan dan dianjurkan pabrikan.

    11. Pantau informasi lalu lintas, dan hindari jalanan yang kerap terjadi kemacetan. Maka dari itu manfaatkan beberapa aplikasi informasi lalu lintas

    Diluar prinsip tersebut, masih banyak hal yang juga harus diperhatikan untuk tercapainya teknik eco driving. Salah satunya dengan tetap mempertahankan performa mesin mobil dengan sering melakukan perawatan rutin dan menjaga kebersihannya.

    Dan yang tidak kalah penting adalah pengendalian emosi saat berkendara serta perencanaan rute perjalanan. Disini, pemanfaatan peta digital seperti google map atau waze akan sangat membantu, karena pengendara bisa mengetahui kondisi lalu lintas agar tidak terjebak kemacetan yang tentunya membuat mobil semakin boros bahan bakar.

    Dengan mengamalkan teknik dasar eco driving seperti dijelaskan di atas, selain bisa membuat berkendara dengan lebih efisien, Anda juga bisa berkendara dengan lebih aman dan nyaman karena lebih terlatih mengendalikan emosi.

     

    OLX Auto

    Berita Terpopuler

    Herdi Muhardi
    Penulis konten otomotif mulai dari sepeda motor, mobil, bus hingga truk yang sempat menjadi jurnalis sejak 2011 di beberapa media mainstream ternama di Indonesia.

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here