Minggu, Mei 29, 2022
More
    BeritaSiap-siap Tahun Ini Mobil Listrik Terbaru Akan Masuk Indonesia

    Siap-siap Tahun Ini Mobil Listrik Terbaru Akan Masuk Indonesia

    Era mobil listrik di depan mata dan semakin berdatangan ke Indonesia. Ya, ini tak lepas berkat dicetuskannya Peraturan Presiden RI Nomor 55 Tahun 2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai untuk Transportasi Jalan disahkan.

    Dengan adanya kebijakan tersebut, industri otomotif nasional semakin dibanjiri mobil-mobil hemat energi yang diklaim zero emission, baik dari brand lama maupun baru.

    Selain itu, dari tahun ke tahun mobil listrik sudah ada juga yang dijual masal, ataupun hanya sekadar diperkenalkan ke public.

    Bahkan merek mobil Hyundai mendirikan pabrik pertamanya di Asia Tenggara tepatnya di Cikarang, Bekasi, dan disebut-sebut akan secara khusus menggarap mobil listrik, termasuk Hyundai Ioniq 5.

    Nah kini, Ketua Umum Gaikindo Yohannes Nangoi membocorkan, bahwa akan ada lagi mobil-mobil listrik bermunculan di pasar otomotif nasional.

    “Untuk mobil listrik, saya rasa akan segera ada. Tunggu saja dalam beberapa bulan, tunggu pas GIIAS, kita akan launching. Merek baru, mobil baru. Tunggu saja,” ungkap Nangoi kepada awak media di acara Jakarta Auto Week, Senayan, Selasa (15/3/2022).

    Masih terkait soal mobil listrik, Nangoi menyebutkan, pada bulan September 2022, akan ada mobil listrik yang diproduksi di Indonesia.

    “Dan kemudian di Agustus di GIIAS (2022), itu nanti akan ada launching merek-merek baru dan produk listrik yang kita launching,” ujarnya.

    Saat ditanya lebih lanjut soal model dan nama merek mobil listrik yang dimaksud, Nangoi masih enggan membeberkan secara gambling.

    Kendala Mobil Listrik di Indonesia

    Kendati Era Elektrifikasi di depan mata, namun saat ini penjualan mobil listrik secara nasional volumenya tergolong sangat kecil.

    Menurut data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), market share segmen mobil listrik pertumbuhannya tidak seperti segmen lainnya.

    Pasalnya, baru Hyundai dengan Ioniq dan Kona Electric, serta Nissan dengan Leaf nya yang benar-benar berjualan. Itupun angkanya tak sampai seribu unit.

    Nangoi mengatakan sedikitnya volume penjualan mobil listrik dikarenakan ada beberapa faktor.

    Selain harga, lanjut dia, ada juga teknologi. Dia mencontohkan, pada tahun 1995, harga sebuah handphone mencapai Rp 15 juta. Hal tersebut karena teknologi saat itu belum berkembangan. Alhasil tidak ada yang bisa beli, karena masih mahal.

    Namun berbeda dengan sekarang, sebuah handphone harganya sudah banyak yang terjangkau, karena teknologi berkembang dan mudah digunakan, diikuti daya beli masyarakat mulai naik, dan infrastruktur semakin memudahkan.

    “Namun (sekarang) belum bisa ngomong karena faktornya berbeda-beda. Kita lihat saja income perkapita Indonesia 600 dollar per tahun, sudah luar biasa. Kalau dia sampai 5 ribu – 6 ribu, mobil-mobil tersebut akan laku,” ujarnya.

    “Makanya mobil-mobil yang laku di Indonesia berharga Rp 250 juta ke bawah. Mungkin kalau income per capita sudah 5-6 ribu harga mobil Rp 500 juta ke bawah bisa naik,” sambungnya.

    Baca juga  Wuling Motors Mulai Jualan Mobil Listrik di GIIAS 2021?

    Untuk baterai, Nangoi tak menampik sangat berpengaruh terhadap sebuah harga. Akan tetapi untuk pembuatan baterai mobil listrik, juga harus dikembangkan teknologinya.

    Selain itu, jika pun ada pabrik baterai mobil listrik berdiri di Indonesia, maka produknya bukan hanya untuk pasar domestik, tapi harus di ekspor agar membuka market.

    “Jadi tidak bisa ketika buat pabrik, hanya untuk lokal saja. Sementara pasar untuk mobil listrik di Indonesia masih kecil. Jadi kita bekerja sama pabrikan-pabrikan besar,” tutupnya.

    OLXers mau cari mobil Toyota bekas berkualitas bisa lihat di OLX Autos.

    Berita Terpopuler

    Herdi Muhardi
    Penulis konten otomotif mulai dari sepeda motor, mobil, bus hingga truk yang sempat menjadi jurnalis sejak 2011 di beberapa media mainstream ternama di Indonesia.

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here