Kamis, September 29, 2022
More
    GIIAS 2022Suzuki S-Presso Made in India, Tetap Disukai di Indonesia

    Suzuki S-Presso Made in India, Tetap Disukai di Indonesia

    Suzuki menambah amunisi baru untuk menghadapi persaingan dunia otomotif nasional dengan menghadirkan Suzuki S-Presso.

    Sebelum dipasarkan, Suzuki S-Presso telah dikembangkan dan di riset untuk pasar Indonesia. Terlebih untuk masuk segmen city car yang memiliki karakter konsumen unik, tentu butuh racikan khusus supaya bisa memikat.

    Head of Brand Development & Marketing Research 4W Suzuki Indomobil Sales (SIS) Harold Donnel yakin Suzuki S-Presso akan dilirik konsumen di Tanah Air, khususnya anak muda.  

    “Kita tetap yakin pasar city car akan tetap stabil,” ungkap Harold saat ditemui di GIIAS 2022.

    Sayangnya, animo peluncuran Suzuki S-Presso dihantui komentar miring perihal ‘Negeri Asal’ citycar berkapasitas lima orang itu. Bagi yang belum tahu, Suzuki S-Presso ini masih diboyong langsung dari Negeri Bollywood, India. Ada beberapa kalangan yang menilai produk dari India memiliki kualitas kurang baik.

    Tapi Suzuki Indonesia tidak ambil pusing soal komentar miring akan S-Presso yang masih diimpor utuh alias Completely Built Up (CBU) dari India.

    Harold menegaskan sekalipun dibuat di India, pastinya mobil-mobil Suzuki telah melalui quality control sesuai Standard Operating Procedure (SOP) yang ditetapkan.

    Belum lagi di India, penjualan Suzuki melalui Maruti dikenal tokcer. Mereka menjadi brand yang paling laris manis di antara merek mobil lainnya. Pun S-Presso menjadi salah satu mobil idaman di sana.

    Sebenarnya ini bukan kali pertama, Suzuki mendatangkan mobil dari India. Tercatat ada beberapa model yang sudah lebih dulu dikapalkan dari sana. Contohnya seperti Ignis, SX-4 S-Cross, dan juga Baleno.

    Nyatanya, tidak ada pengaruh signifikan terhadap model-model tersebut. Baik Ignis sampai Baleno sanggup memikat konsumen di Tanah Air.

    Peluang Suzuki S-Presso dibuat di Indonesia

    Suzuki S-Presso

    Urusan rakit atau produksi sebuah mobil memang bukan perkara mudah. Karena harus banyak faktor yang perlu dipenuhi, tidak selalu harus sesuai target volume penjualan.

    Tapi Suzuki tidak menutup mata. Kemungkinan akan Suzuki S-Presso dirakit dalam negeri tentu terbuka lebar. Apalagi Suzuki juga sudah memiliki pabrik yang melahirkan mobil-mobil idaman masyarakat Indonesia.

    “Menurut kami ada tiga hal, pertama adalah kondisi ekonomi, (kedua) regulasi, dan (ketiga) rancangan produk,” ujar 4W Marketing Director PT SIS Donny Saputra.

    Kata Dony, untuk saat ini Suzuki hanya ingin segmen yang dihuni Suzuki S-Presso tumbuh. Dengan begitu, penjualan Suzuki S-Presso bisa positif.

    Suzuki S-Presso cocok di Indonesia

    Suzuki S-Press dibanderol Rp 155 juta untuk transmisi manual, dan Rp 164 juta transmisi AGS. Konon, dengan harga yang terjangkau ini jadi modal Suzuki, untuk bersaing di pasar otomotif nasional.

    Ya, meski bukan diproduksi di dalam negeri, namun faktanya harga tersebut setara mobil murah ramah lingkungan atau low cost green car (LCGC) yang dibanderol Rp 155 juta sampai Rp 175 juta. Tapi perlu digarisbawahi, meski harganya bersaing Suzuki S-Presso bukan menghuni segmen ‘mobil murah’ itu.

    Tak hanya harga, menurut Head of 4W Product Development PT SIS, Yulius Purwanto, yang membuat Suzuki S-Presso layak dibeli karena diklaim mobil tersebut value for money.

    “Suzuki S-Presso mampu dengan baik melewati jalan-jalan yang sempit, padat, maupun bergelombang,” ucap Yulius.

    Hal ini karena Suzuki S-Presso yang memiliki dimensi panjang 3.565 mm, lebar 1.520 mm, dan tinggi 1.549 mm, mempunyai ground clearance hingga 180 mm. Ground clearance tinggi ini cocok untuk kondisi jalanan di luar kota-kota besar.

    Untuk mobil dengan range harga Rp 150-165 jutaan, Suzuki S-Presso telah dibenamkan fitur keselamatan dan keamanan, mulai dari Anti-lock Braking System (ABS), Heartect platform, Rear Parking Sensor, Dual SRS Airbag, dan Alat Pemadam Api Ringan.

    Adapun untuk jantung pacu, Suzuki S-Presso sudah dibenamkan mesin K108, DOHC, 3 silinder, berkapasitas 998 cc, menghasilkan tenaga sebesar 68 ps pada 5.500 rpm, serta torsi 90 Nm pada 3.500 rpm.

    Untuk itu, Suzuki S-Presso ditargetkan mampu meningkatkan penjualan nasional dengan target 460 unit per bulan atau sebanyak 2.300 unit hingga akhir tahun 2022.

    OLX Autos Hadir di GIIAS 2022

    OLX Autos melanjutkan perjalanannya di Indonesia dengan kembali bekerja sama dengan GAIKINDO menjadi official trade in partner pada event GIIAS 2022.

    Upaya ini merupakan bentuk komitmen OLX Autos untuk memperkuat industri otomotif, dengan mempermudah calon pembeli mobil baru mendapatkan mobil idamannya dengan cara menjual mobil lamanya.

    Selama gelaran GIIAS 2022 yang berlangsung pada 11-21 Agustus 2022, OLX Autos menghadirkan OLX Autos Spot yang hadir di beberapa titik, yakni di OLX Autos Spot di Hall 9, OLX Autos Information Booth di Hall 1, Hall 3A, Hall 5, dan Hall 10, serta Inspection Center di Area Parkir Hall 10 untuk bisa memenuhi berbagai kebutuhan pelanggan.

    Jual mobil lamamu di OLX Autos GIIAS 2022 sekarang dan dapatkan penawaran harga terbaik dari hasil pengecekan secara menyeluruh.

    OLXers mau cari mobil bekas berkualitas bisa lihat di OLX Autos.

    Berita Terpopuler

    Herdi Muhardi
    Penulis konten otomotif mulai dari sepeda motor, mobil, bus hingga truk yang sempat menjadi jurnalis sejak 2011 di beberapa media mainstream ternama di Indonesia.

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here