Sabtu, Januari 22, 2022
More
    BeritaTidak Cuma Ban, Ini Material Karet Pada Mobil yang Harus Diketahui

    Tidak Cuma Ban, Ini Material Karet Pada Mobil yang Harus Diketahui

    Material untuk membuat mobil tidak hanya besi baja untuk bodi, atau plastik pada interior. Pasalnya karet juga dibutuhkan untuk beberapa bagian komponen penting pada mobil.

    Menurut pereli nasional yang juga Brand Ambassador Mitsubishi Indonesia, Rifat Sungkar, rubber atau karet merupakan bagian penting karena menyangkut unsur keselamatan dan kenyamanan berkendara.

    “Karet bukan hanya ban. Tapi termasuk urusan karet yang ada di mobil seperti karet pintu, bushing, mounting body, dan karet wiper. Untuk ban memang paling terlihat,” ungkap Rifat saat acara Media Virtual Interview Mitsubishi, Selasa (21/12/2021).

    Untuk lebih detail, Rifat menjabarkan beberapa hal penting terkait material karet pada mobil yang perlu OLXers ketahui. Berikut ulasannya:

    Ban

    Menurut Rifat material karet pada ban bisa disebut ringkih. Pasalnya, ban bisa habis masa bertugas jika sudah melewati batas waktu.

    “Untuk melewati batas waktu atau tidak, usahakan ban diperhatiin sesuai dengan tahun mobil, misalnya mobil tahun 2020, bannya harus ada informasi ditulis 20. Biasanya ada di belakang dua digit,” ujar Rifat.

    Rifat juga menyatakan, untuk mengecek sebuah ban bisa dilihat lebih dekat apakah karetnya masih bagus atau sudah keras.

    “Kalau keras gripnya berarti kurang baik. Untuk mempertahankan kondisi ban, perhatian tekanan angin. Selain itu harus dispooring, kalau enggak di spooring tingkat keausan akan berbeda,” jelas Rifat.

    Selain itu, alangkah baiknya lakukan rotasi pada ban mobil dengan cara menyilang atau crossing. Hal ini dilakukan agar menyamaratakan keausan ban dan performa penggunaan ban jadi lebih maksimal.

    Rifat juga menyampaikan sebaiknya ban serep atau cadangan dilakukan pengecekan. Termasuk rajin untuk melakukan pengisian tekanan angin.

    Wiper

    Wiper
    Ilustrasi Wiper saat hujan. (Shutterstock)

    Untuk karet wiper, Rifat menyampaikan dirinya selalu mengganti alat penghapus air pada kaca depan tersebut, setiap pergantian musim (musim di Indonesia kemarau dan hujan).

    Rifat mengatakan, meski wiper kerap jarang dipakai saat musim kemarau, namun jika sekali digunakan saat musim hujan maka sapuannya kurang maksimal.

    Maka dari itu, Rifat menyarankan untuk penggunaan karet wiper sebaiknya menggunakan jenis silikon. Meski di cuaca panas kurang maksimal, namun saat digunakan untuk menyeka air akan lebih baik.

    Karet Pintu

    Untuk karet pintu, bagian ini kerap diabaikan. Padahal kata Rifat, karet pintu sangat berguna untuk kekedapan suara di kabin.

    Agar tetap awet, Rifat menyarankan untuk melakukan pengecekan karet pintu seperti bagian pengelemannya.

    “Sering di bagian kanan, suka melengkung karena kesangkut tubuh, kita harus cek agar optimali kekedapan suaranya,” ucapnya.

    Oia, karet pintu juga bisa menjadi penghalau air hujan agar tidak masuk ke dalam kabin.

    Bushing

    Bushing merupakan komponen yang terletak pada bagian kolong mobil atau tepatnya menempel di kaki-kaki.

    Baca juga  Mobil LCGC Kena Pajak Barang Mewah, Ini Kata Pabrikan

    Keberadaan bushing yaitu menghubungkan arm dengan sasis, sehingga membantu menahan getaran atau gesekan antara logam satu dan lainnya.

    Sejatinya, bushing seringkali terabaikan. Padahal fungsi bushing dapat meredam atau mengurangi getaran saat mobil melaju.

    Perlu diketahui, ketika bushing sudah mengalami masalah biasanya akan berpengaruh pada handling. Adapun ciri bushing bermasalah yaitu terdengar suara berdecit lantaran karet aus atau mengalami keretakan.

    Jika bushing sudah bermasalah biasanya harus diganti segera mungkin. Hal ini karena keawetan bushing sangat beragam, tergantung pemakaian, kondisi jalan, serta daya angkut.

    Engine Mounting

    Bagian engine mounting juga perlu diketahui. Ini karena komponen tersebut berguna lantaran dapat menyangga mesin dengan rangka bodi mobil.

    Dengan adanya engine mounting, maka hal tersebut dapat menahan atau meredam mesin saat kondisi menyala agar tidak bergetar.

    Pasalnya, jika tak ada engine mounting maka getaran mesin akan terasa masuk ke dalam kabin. Selain itu, jika mesin bergetar kenceng, bukan tak mungkin komponen pada di dalam kap mesin jadi ikut bermasalah.

    Maka dari itu, engine mounting ini perlu dilakukan pengecekan secara berkala. Jika tak tau posisinya tanyakan pada mekanik, termasuk apakah masih layak atau tidak.

    Jika OLXer ingin cepat menjual mobil bisa kunjungi di OLX Autos.

    Berita Terpopuler

    Herdi Muhardi
    Penulis konten otomotif mulai dari sepeda motor, mobil, bus hingga truk yang sempat menjadi jurnalis sejak 2011 di beberapa media mainstream ternama di Indonesia.

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here