Kamis, Mei 26, 2022
More
    BeritaToyota Made in Indonesia Sudah Ekspor 2 Juta Mobil

    Toyota Made in Indonesia Sudah Ekspor 2 Juta Mobil

    PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) selaku perusahaan yang memproduksi mobil Toyota di Tanah Air akhirnya mengekspor Toyota Fortuner ke Australia.

    Menurut Presiden Direktur TMMIN Warih Andang Tjahjono, ekspor perdana kendaraan Toyota Indonesia ke Australia merupakan tonggak sejarah baru bagi Toyota.

    Dengan diekspornya mobil Toyota Fortuner buatan Indonesia ke negeri Kangguru, maka ini menjadi pencapaian tersendiri bagi Toyota, karena sudah mengekspor 2 juta unit mobil sejak 1987.

    “Kami berkontribusi pada perkembangan industri otomotif nasional Indonesia termasuk dalam menjaga neraca perdagangan yang positif,” ungkap Warih dalam keterangannya.

    “Kami selalu berupaya keras untuk terus meningkatkan daya saing dan meraih kepercayaan dari pasar global dalam aktivitas ekspor,” sambung Warih.  

    Dengan bertambahnya tujuan ekspor, kata Warih, maka ini jadi pemicu semangat bagi industri otomotif untuk bisa terus meningkatkan performa ekspor.

    Sejarah Ekspor Toyota Indonesia

    Toyota Sienta siap diekspor
    Mobil Toyota Sienta siap masuk kapal untuk diekspor. (Dok TMMIN)

    Seperti disebutkan di atas, ekspor mobil Toyota Indonesia dilakukan sejak tahun 1987. Hanya saja, untuk proses perakitan mobil Toyota secara lokal, sudah dilakukan di tahun 70’an.

    Adapun pada tahun 1977, Toyota Kijang generasi pertama lahir, dan selang 10 tahun, mobil yang dikapalkan secara perdana adalah Kijang generasi ketiga (atau Kijang Super) dengan tujuan Brunei Darussalam.

    Adapun volume ekspor pertama kali, jumlahnya masih sedikit yaitu sekitar 50 unit per bulan.

    Sejalan dengan upaya untuk terus meningkatkan daya saing, Toyota Indonesia turut dalam proyek International Multi-Purpose Vehicle (IMV) pada tahun 2004.

    Alhasil, kehadiran Kijang Innova ditargetkan tak hanya untuk pasar domestik, melainkan jadi peluang besar untuk memperluas penetrasi ke pasar global.

    Beberapa tahun kemudian, volume ekspor Toyota Indonesia meningkat menjadi sekitar 7.000 unit per tahun. Upaya Toyota untuk meraih kepercayaan pasar ekspor bergerak bersama tumbuhnya industri otomotif Indonesia.

    Tujuan dan mobil yang diekspor

    Perlu diketahui, hingga saat ini aktivitas ekspor Toyota sudah dilakukan ke beberapa negara di Timur Tengah dan Amerika Latin.

    Sedangkan mobil Toyota made in Indonesia yang disukai di negeri orang saat ini adalah Kijang Innova, Fortuner, Vios, Sienta, Veloz, Avanza, Rush, Lite Ace/Town Ace, Agya, dan Raize.

    Selain dalam bentuk utuh atau Completely Built Up (CBU), Toyota juga mengekspor mobil dengan bentuk terurai Completely Knocked Down (CKD), mesin bensin, komponen, dan alat bantu produksi telah diekspor ke lebih dari 80 negara di kawasan Asia, Pasifik, Afrika, Amerika Latin, dan Timur Tengah.

    Sementara itu, volume ekspor tahunan, jumlahnya terus mengalami peningkatan, dari 100 ribu unit per tahun sejak tahun 2012 silam dan bahkan sempat menembus angka 200 ribu unit per tahun pada tahun 2018 dan 2019, sebelum pandemi COVID-19 menghantam ekonomi global.

    Baca juga  Banyak Mobil Terbaru Bermunculan GIIAS, Ini Daftarnya

    Setelah sempat terkoreksi hingga 30 persen di 2020 akibat pandemi, ekspor kendaraan utuh bermerek Toyota dari Indonesia di tahun 2021 mencatatkan angka sebesar 188 ribu unit.

    Pencapaian ini juga tak lepas dari kinerja ekspor T-Brand sudah pulih, hingga ke level 90 persen dibandingkan dengan situasi sebelum pandemi.

    OLXers mau cari mobil Toyota bekas berkualitas bisa lihat di OLX Autos.

    Berita Terpopuler

    Herdi Muhardi
    Penulis konten otomotif mulai dari sepeda motor, mobil, bus hingga truk yang sempat menjadi jurnalis sejak 2011 di beberapa media mainstream ternama di Indonesia.

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here