Selasa, Desember 7, 2021
OLX Auto
More
    TipsWajib Tahu, 10 Cara Menangani Mobil Jika Terendam Banjir

    Wajib Tahu, 10 Cara Menangani Mobil Jika Terendam Banjir

    Akibat curah hujan yang tinggi, sejumlah wilayah di Indonesia terendam banjir. Bahkan menurut Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), dari 185 bencana alam yang terjadi di Indonesia sepanjang 1-21 Januari 2021, 127 diantaranya merupakan kejadian banjir.

    Tak hanya lahan dan bangunan, banjir juga membuat sejumlah mobil jadi ikut terendam. Nah, jika OLXer menjadi korban dan mobilnya terendam banjir, memang hal tersebut akan sangat merugikan.

    Namun begitu, setidaknya ada beberapa tindakan atau cara yang perlu OLXer lakukan agar mobil yang terendam dapat ditangani dengan benar dan terhindar dari masalah lebih parah. Mau tau bagaimana caranya, berikut ulasannya:

    1. Jangan menyalakan mesin

    Ilustasi banjir Masamba, Luwu Utara, Sulawesi Selatan
    Ilustasi banjir Masamba, Luwu Utara, Sulawesi Selatan. (Idris Prasetiawan/shutterstock)

    OLXer perlu ingat, sebuah mobil memiliki sistem kelistrikan. Nah, jika mobil merasa masih terendam atau basah kemudian mesin dinyalakan, maka yang bakal terjadi adalah korsleting.

    Apabila mobil mengalami korsleting, bukan tak mungkin kerusakan mobil menjadi lebih parah, terlebih beberapa bagian yang sangat memerlukan aliran listrik.

    2. Lepaskan kabel aki

    Apabila OLXer merasa mesin atau mobilnya sudah terendam banjir, maka buka kap mobil lalu lepaskan kabel aki. Tentu saja hal ini perlu dilakukan agar tidak terjadi korsleting.  Perlu diketahui pula, air merupakan penghantar listrik yang baik. Maka dari itu, jika listrik terkena air yang terjadi justru menyebabkan korsleting.

    3. Bawa mobil ke tempat yang aman

    Apabila mobil OLXer terendam banjir, kemudian tidak menyalakan mesin dan mencabut aki, maka langkah selanjutnya adalah segera evakuasi mobil ke tempat yang aman jauh dari aliran atau genangan air.

    4. Cek kondisi oil 

    Ketika mobil sudah berada di tempat aman, maka langkah selanjutnya adalah melakukan pengecekan oli. Jika air bercampur oli memang akan berubah warna dan menghilangkan fungsi atau khasiat oli mesin. Selain itu, sebaiknya ganti filter oli dengan yang baru,kemudian isi kembali oli dengan yang baru agar hasilnya lebih optimal. 

    5. Cek bahan bakar

    Saat mobil terendam bukan tak mungkin ada saja air masuk melalui celah-celah hingga menuju  tangki bahan bakar. Meski air dan bahan bakar tidak menyatu, namun apabila air pada tangki bahan bakar kemudian masuk ke saluran pembakaran, maka akibatnya bisa fatal. 

    6. Cek sistem pengereman

    Mobil yang sempat terendam banjir bisa mengalami perubahan fungsi dan kualitas sistem pengereman. Terutama pada bagian kampas rem menjadi lengket, sehingga sangat mempengaruhi kinerja rem jadi tidak optimal. 

    7. Cek kaki-kaki

    Saat mobil terendam, maka bagian yang perlu dicek pada bagian kaki-kaki mulai dari  as roda, tie rod, dan ball-joint. Hal ini dikhawatirkan karena telah terjadi gesekan mulai dari batu, kayu dan lainnya, yang mempengaruhi cara kerja bagian kaki-kaki.

    8. Cek filter udara

    Sejumlah mobil pasti memiliki filter udara yang posisinya berada di atas mesin. Namun, jika mesin terendam, maka komponen ini perlu dicek dan jika basah maka air dipastikan masuk ke ruang mesin. 

    9. Bersihkan interior

    Jika mobil terendam banjir, maka sudah dipastikan kabin juga akan ikut lepek, bau dan kotor. Karena itu, sebaiknya lepaskan sejumlah bagian kabin mobil keluar mulai dari karpet, jok, dan barang lainnya ada di dalam. 

    Kabin mobil yang sempat terendam memang harus cepat ditangani agar mencegah bau, jamur dan karatan pada sejumlah titik.   

    10. Bawa ke dealer 

    Apabila OLXer sudah merasa melakukan pengecekan dengan benar atau memang tidak mengetahui cara menanganinya, maka langkah selanjutnya sebaiknya hubungi langsung bengkel resmi atau bengkel terdekat.

     

    OLX Auto

    Berita Terpopuler

    Herdi Muhardi
    Penulis konten otomotif mulai dari sepeda motor, mobil, bus hingga truk yang sempat menjadi jurnalis sejak 2011 di beberapa media mainstream ternama di Indonesia.

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here