Sabtu, Desember 4, 2021
OLX Auto
More
    MobilMobil BaruWuling Cortez CT Type S  Meluncur, Ini Perbedaan Dengan Type C dan L

    Wuling Cortez CT Type S  Meluncur, Ini Perbedaan Dengan Type C dan L

    Wuling Cortez Type S jadi varian terbaru melengkapi model Cortez CT C dan L yang diluncurkan PT SGMW Motor Indonesia (Wuling Motors) untuk pasar otomotif nasional.

    Varian paling anyar ini hadir dalam dua pilihan yaitu Wuling Cortez CT S MT 8-Seater dan Cortez CT S CVT-Captain Seat (Synthetic Leather). Masing-masing dibanderol Rp 209 juta dan Rp 233 juta on the road Jakarta.

    Jika melihat harganya, Wuling Cortez CT Type S ini menjadi varian paling bawah dari model Cortez CT dan harga yang ditawarkan lebih rendah sehingga dapat bersaing dengan mobil-mobil seperti Toyota Avanza, Daihatsu Xenia, Suzuki Ertiga, Honda Mobilio dan juga Mitsubishi Xpander.

    Lantas apa yang membedakan Wuling Cortez CT Type S berbeda dengan tipe C dan L?

    Menurut Product Planning Wuling Motors, Danang Wiratmoko perbedaan Wuling Cortez CT Type S dengan tipe C dan L terlihat dari bagian eksterior dan juga interior. Sedangkan untuk mesin dan transmisi masih sama yaitu menggunakan mesin turbo berkapasitas 1.5 liter.

    “Wuling Cortez CT Type S hadir sesuai dengan segmen yang sudah disasar, jadi kami melihat range harga antara Rp 200-230 juta waktu itu kami belum punya line up produk, lalu dengan Wuling Cortez CT Type S kita mengisi yang kosong,” ungkap Danang saat ditemui di kawasan Kebagusan, Jakarta, Rabu (23/7/2020). 

    Nah, supaya OLXer tidak salah piliih, berikut ini beberapa perbedaan Wuling Cortez CT Type S dengan Type C dan L, yaitu :

    Eksterior

    Wuling Cortez Type S
    Tampilan wajah Wuling Cortez Type S.

    Secara kasat mata memang tak jauh berbeda. Namun yang pasti, pada bagian wajah depan, meski sama-sama menggunakan lampu utama berteknologi LED, Cortez Type S tidak dilengkapi dengan fog lamp dan auto-on headlamp. Padahal pada varian C dan L sudah ada. 

    Wuling Cortez Type S
    Bagian pelek Wuling Cortez Type S hanya menggunakan satu warna. 

    Jika dilihat dari samping, Wuling Cortez Ct Type S ini masih menggunakan pelek berukuran 16 inci, hanya saja untuk model ini masih mengusung single tone, berbeda dengan di atasnya menggunakan Alloy Wheel with Machining.

    Cortez Type S juga tidak menggunakan fitur sunroof  dan hanya menggunakn antena short pole tidak bergaya Shark Fin seperti pada type C dan L. Selain itu, model S juga tidak dilengkapi dengan ornamen chrome pada handle pintu, frameless wiper, rain sensing wiper, hingga spion lipat (electric foldable mirror).

    Interior 

    Wuling Cortez Type S
    Interior Wuling Cortez Type S 

    Masuk ke dalam kabin juga mungkin sekilas tak ada perbedaan karena sama-sama menggunakan kombinasi dua warna. Tapi setelah melihat lebih dekat ada beberapa yang tidak sama seperti Type C dan L seperti untuk Type S 

    Jika kita meraba bagian interior Wuling Cortez CT Tipe S akan terasa berbeda dengan C maupun L yang lebih soft touch. Hal ini karena material yang digunakan berbahan fabric. Sementara pada varian L sendiri sudah dilapisi Leather-covered steering wheel. 

    Wuling Cortez Type S
    Jok bari kedua Wuling Cortez Type S CVT. 

    Oia, untuk Type S CVT juga sudah dilengkapi pilihan jok penumpang bergaya captain seat dengan bahan jok synthetic leather seperti halnya Type L. Sementara untuk tipe C belum ada. Hal yang tidak ada pada Cortez Type S yaitu Convenient Electric Front Seat Adjuster seperti Type L.

    Selain itu, Cortez Type S ini masih menggunakan tuas rem tangan seperti mobil pada umumnya, sedangkan Type C dan L sudah menggunakan rem tangan electric hanya sentuhan jari. Interior Cortez Type S juga tidak dilengkapi dengan sunglasses holder seperti Type L. 

    Wuling Cortez Type S
    Wuling Cortez Type S 

    Cortez Type S juga pengaturan AC nya masih manual yang terdiri dari tiga pengaturan masih bergaya diputar seperti Type C. Sedangkan tipe di atasnya sudah digital.

    Perbedaan juga terjadi pada seatbelt, untuk Type S dan L sudah dilengkapi hingga baris ke tiga. Sementara Type C hanya di baris pertama dan kedua.

    Kendati demikian, Cortez Type S ini dijejali meliputi Push Start/Stop Button, Advanced 8 inci Entertainment System, Audio Steering and Call Button, Rear Parking Camera,

    Fitur

    Wuling Cortez Type S
    Wuling Cortez Type S 

    Ada beberapa fitur yang ternyata tidak ada pada Wuling Cortez Type S. Seperti halnya untuk fitur keselamatan tidak dibenamkan Front and Rear Parking Sensor seperti Type L. Selain itu, untuk model S Manual Transmision tidak dilengkapi Rear Parkir.

    Wuling Cortez Type S juga tidak dilengkapi fitur Hill Hold Control seperti pada Type C dan L. Padahal fitur ini bisa membuat mobil tidak mundur ketika macet dengan kondisi jalanan miring. 

    Kantung udara atau airbag menjadi fitur penting. Hanya saja untuk Type S Cuma ada dual SRS di bagian depan seperti Type C. Sedangkan untuk Type L sudah ada di samping.

    Fitur lainnya, Wuling Cortez Type S ini sudah dilengkapi Anti Lock Braking System (ABS) dan Electronic Brake Force Distribution  (EBD) namun tidak ada Brake Assist (BA), Electronic Stability Control (ESC), Immobilizer.

    Kendati begitu, Cortez Type S sudah dijejali Keyless Entry, Remote Open Windows and Trunk, dan Anti-Theft System, Rear Disk Brake, USB charging,  ISOFIX.

    Mesin

    Wuling Cortez Type S
    Wuling Cortez Type S ini sudah dilengkapi dengan mesin Turbocharged 4 cylinders, in-line, DOHC, DVVT, berkapasitas 1.451 cc yang sanggup menyemburkan daya 140 tk pada 5.200 rpm dan torsi 250 Nm pada 1.600 – 3.600 rpm. 

    Untuk dapur pacu, Wuling Cortez Type S ini sudah dilengkapi dengan mesin Turbocharged 4 cylinders, in-line, DOHC, DVVT, berkapasitas 1.451 cc yang sanggup menyemburkan daya 140 tk pada 5.200 rpm dan torsi 250 Nm pada 1.600 – 3.600 rpm. 

    Transmisi ada pilihan mode manual dengan enam percepatan dan  Continuously Variable Transmission (CVT).

     

    OLX Auto

    Berita Terpopuler

    Herdi Muhardi
    Penulis konten otomotif mulai dari sepeda motor, mobil, bus hingga truk yang sempat menjadi jurnalis sejak 2011 di beberapa media mainstream ternama di Indonesia.

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here