Minggu, Juni 26, 2022
More
    BeritaMusim Hujan, Yuks Ingat Lagi Persiapan Aman Naik Motor

    Musim Hujan, Yuks Ingat Lagi Persiapan Aman Naik Motor

    Sedia payung sebelum hujan. Pepatah lama ini sangat cocok untuk sejumlah orang agar melakukan berbagai persiapan berkegiatan.

    Termasuk mereka yang beraktivitas di saat musim hujan, dimana kita dituntut tetap melakukan mobilitas walau di tengah guyuran  hujan turun.

    Salah satunya ketika OLXer bepergian mengendarai sepeda motor. Sudah pasti hujan akan menghambat. Karena pengendara bisa kebasahan.

    Persiapan saat musim hujan

    Maka dari itu, memasuki musim hujan Yamaha mengingatkan kembali beberapa poin penting agar tetap aman dalam berkendara, yaitu:

    1. Pastikan kondisi motor dalam keadaan baik sebelum digunakan. Terutama pada area penting, seperti saringan udara, busi dan CVT pastikan bagian tidak terbuka, karena bagian tersebut berpotensi mudah terkena cipratan air hujan (water splash).

    2. Selalu siapkan jas hujan di bagasi motor. Sebagai antisipasi agar pengendara tetap melanjutkan perjalanan jika tiba-tiba hujan turun. Disarankan menggunakan jas hujan yang berbentuk baju dan celana, serta menggunakan sepatu yang tidak licin dan aman untuk berkendara.

    3. Disarankan menggunakan helm dengan visor bening. Hal ini agar tidak mengganggu pandangan saat berkendara.

    4. Pastikan lampu berfungsi dengan baik. Hal ini mempermudah pengendara agar bisa melihat kondisi jalan dan pengendara lain dari belakang dengan jelas ketika turun hujan.

    5. Gunakan sepeda motor dengan posisi aki di atas. Ketika banjir, pengendara tidak merasa khawatir terjadi mogok.

    6. Gunakan ban tubeless dan tapak lebar, dan pastikan tekanan angin ban sesuai dengan standarnya.  Mendukung pengendara tetap nyaman saat bermanuver di jalan basah dan licin.

    7. Letakkan telepon genggam anda di tempat yang aman. Pengendara dapat memanfaatkan pada accessories console box Yamaha Gear 125. Mencegah ponsel terjatuh dan terkena air hujan.

    8. Pilih rute atau jalur yang aman. Hindari melewati rute atau kultur medan jalan yang tidak dipahami sebelumnya, karena akan beresiko membahayakan pengendara saat melintasi genangan air dengan jalan berlubang yang tidak terlihat.

    9. Perhatikan kecepatan berkendara saat hujan. Hal ini sangat penting diperhatikan mengingat saat hujan membasahi aspal, maka dapat mencegah kendaraan tergelincir.

    10. Pastikan menjaga jarak aman dengan kendaraan lainnya. Ini karena saat hujan membutuhkan jarak pengereman yang lebih panjang dibandingkan kondisi jalan kering.

    11. Hindari posisi sepeda motor di belakang atau samping kendaraan besar. Kenapa demikian, sebab kendaraan besar seperti truk atau bus berpotensi mengalami blindspot.

    Dimana ada titik sopir bus tidak melihat keberadaan pengendara lain, meski sudah menggunakan kaca spion.

    12. Jika terpaksa melintasi banjir, disarankan untuk mematikan mesin dan nyalakan kembali setelah melewati banjir agar tidak terjadi water hammer (masuknya air ke ruang bakar).

    Melewati banjir

    Menurut Senior Service Advisor Yamaha FSS Jakarta, Hasan Ardiansyah saat hujan, kontur jalan yang bergelombang dan drainase yang kurang baik dapat membentuk banyak genangan air.

    Baca juga  Jangan Pakai Lampu Hazard Saat Hujan, Ini Alasannya

    “Jika tidak berhati-hati, hal ini berpotensi membahayakan pengendara dan membuat kendaraan tergelincir,” ungkap Hasan dalam keterangannya.

    Oleh karena itu, Hasan menyatakan jika motor terjebak banjir, maka akan berpotensi mati mesin, lantaran air masuk ke saluran knalpot.

    Untuk mencegah motor rusak, maka yang perlu diperhatikan adalah tak perlu langsung kembali menghidupkan mesin.

    “Lebih baik terlebih dahulu didorong ke tempat yang aman, lepas busi dan pastikan tidak ada air di dalam mesin,” ujar Hasan.

    Selanjutnya, untuk mencegah adanya kerusakan mesin atau konsleting pada sistem kelistrikan, sebaiknya cek kembali motor.

    Mau jual mobil? bisa langsung lakukan di OLX Autos.

    Berita Terpopuler

    Herdi Muhardi
    Penulis konten otomotif mulai dari sepeda motor, mobil, bus hingga truk yang sempat menjadi jurnalis sejak 2011 di beberapa media mainstream ternama di Indonesia.

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here